18, 2026
Nasional

Hijaukan 26 Ribu Hektare Hutan, Perhutani Siapkan 20 Juta Bibit Buat Musim Tanam 2026

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/18/6aac84d49649a-perum-perhutani-menyemai-bibit-tanaman_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Putri Gunawan
Putri Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Hijaukan 26 Ribu Hektare Hutan, Perhutani Siapkan 20 Juta Bibit Buat Musim Tanam 2026

Perumum Perhutani Persero mempersiapkan program penanaman pohon skala besar pada tahun 2026. Perusahaan BUMK di bidang kehutanan ini menargetkan menanam sebanyak 26 ribu hektare lahan dengan persediaan 20 juta bibit siap tanam. Program ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga keberlanjutan hutan dan meningkatkan kualitas lingkungan di Indonesia.

Kepala Humas Perhutani, Budi Santoso, mengatakan bahwa persiapan untuk musim tanam 2026 telah dimulai sejak awal tahun ini. "Kita telah mempersiapkan sebanyak 20 juta bibit dari berbagai jenis pohon yang sesuai dengan kondisi ekologis di masing-masing wilayah kerja Perhutani," ujar Budi dalam konferensi pers yang diselenggarakan di kantor pusat Perhutani, Jakarta, Rabu (15/9).

Target Penanaman Wilayah Wilayah

Target penanaman 26 ribu hektare akan dibagi merata di seluruh unit pelayanan wilayah (UPW) Perhutani. Wilayah Jawa dan Bali akan mendapat alokasi terbesar dengan 15 ribu hektare, diikuti oleh wilayah Sumatera dengan 7 ribu hektare, dan sisanya untuk Kalimantan dan Sulawesi.

Setiap bibit yang akan ditanam telah melalui proses seleksi ketat untuk memastikan kualitas dan adaptabilitas. "Kita tidak hanya menyiapkan bibit secara kuantitas, tetapi juga kualitas. Setiap bibit harus lolos uji tahan terhadap hama dan penyakit serta mampu bertahan di kondisi iklim yang beragam," jelas Kepala Bidang Rehabilitasi Hutan dan Tanaman Industri Perhutani, Dr. Ir. Hartono, M.Si.

Partisipasi Masyarakat dan Pelaku Usaha

Program penanaman pohon tahun 2026 akan melibatkan berbagai pihak, masyarakat lokal, pelaku usaha, serta organisasi masyarakat (ormas) di sekitar kawasan hutan. Perhutani akan memberikan dukungan teknis dan bibit bagi para pelaku yang ingin berpartisipasi dalam program ini.

"Kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kelestarian hutan. Melalui program ini, diharapkan dapat tercipta sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam upaya melestarikan sumber daya alam," tambah Budi Santoso.

Teknologi Modern dalam Pemanenan Bibit

Untuk memastikan kualitas bibit, Perhutani menerapkan teknologi modern dalam proses budidaya dan pemanenan bibit. Pusat Pembibitan Perhutani di beberapa wilayah telah dilengkapi dengan fasilitas canggih seperti sistem irigasi otomatis, kontrol suhu dan kelembaban, serta sistem pemantauan pertumbuhan bibit secara real-time.

"Kita menggunakan sistem hydroponik dan aeroponik untuk beberapa jenis bibit yang memerlukan perawatan khusus. Teknologi ini membantu kita dalam menghasilkan bibit berkualitas tinggi dengan waktu yang lebih singkat," sebut Hartono.

Monitoring dan Evaluasi

Setelah penanaman, Perhutani akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan tingkat keberhasilan program. Tim khusus akan diterjunkan untuk memantau pertumbuhan pohon dan mengidentifikasi tantangan yang mungkin dihadapi.

"Kita akan melakukan pengukuran pertumbuhan setiap tiga bulan selama tahun pertama. Data ini akan kami analisis untuk mengevaluasi efektivitas program dan merumuskan strategi peningkatan untuk tahap berikutnya," jelas Hartono.

Dampak Positif bagi Lingkungan

Program penanaman pohon skala besar ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan, terutama dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, memperbaiki kualitas udara, serta menjaga keanekaragaman hayati. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan melalui program agroforestri dan pengembangan tanaman hutan bukan kayu (THBK).

"Dengan menanam 26 ribu hektare hutan, kita berkontribusi dalam penyerapan karbon sebesar 1,2 juta ton per tahun. Ini adalah langkah nyata kita dalam mengurangi dampak perubahan iklim," kata Budi Santoso.

Perhutani terus berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hutan di Indonesia. Melalui program penanaman pohon tahun 2026, diharapkan dapat tercipta hutan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Gunawan

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter