24, 2026 ID
Papua Pegunungan

GIDI Apresiasi Kepedulian GKI terhadap Pengungsi Yahukimo

GIDI Apresiasi Kepedulian GKI terhadap Pengungsi YahukimoJAYAPURA — Gereja Injili di Indonesia (GIDI) menyampaikan apresiasi kepada Gereja Kristen Indonesia (GKI) atas kepeduliannya terhadap warga pengungsi asal Kabupaten Yahukimo, Provinsi

GIDI Apresiasi Kepedulian GKI terhadap Pengungsi Yahukimo

GIDI Apresiasi Kepedulian GKI terhadap Pengungsi Yahukimo

JAYAPURA — Gereja Injili di Indonesia (GIDI) menyampaikan apresiasi kepada Gereja Kristen Indonesia (GKI) atas kepeduliannya terhadap warga pengungsi asal Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Kepedulian tersebut dinilai sebagai wujud nyata persekutuan umat Kristen di tengah situasi kemanusiaan yang masih berlangsung hingga saat ini.

Para pengungsi Yahukimo kini tersebar di sejumlah lokasi penampungan, baik di wilayah Papua Pegunungan maupun di luar daerah tersebut. Mereka meninggalkan kampung halaman menyusul gangguan keamanan yang terjadi di sejumlah distrik, terutama akibat aksi kelompok bersenjata yang membuat warga tidak lagi merasa aman menjalani aktivitas sehari-hari. Sebagian besar dari mereka adalah perempuan, anak-anak, dan lansia.

GKI dinilai hadir memberikan pendampingan melalui berbagai bentuk bantuan, mulai dari pemenuhan kebutuhan logistik, layanan kesehatan, hingga pendampingan psikologis bagi kelompok yang paling terdampak. Layanan ibadah dan dukungan rohani juga diberikan agar para pengungsi tetap kuat secara mental dan spiritual selama berada di tempat penampungan.

Apresiasi GIDI ini sekaligus menegaskan bahwa respons kemanusiaan tidak boleh dibatasi oleh perbedaan denominasi gereja. Di tengah penderitaan, persatuan umat justru menjadi kekuatan utama dalam meringankan beban sesama. GIDI mendorong agar sinergi antar gereja terus diperkuat, baik dalam penyaluran bantuan maupun dalam upaya pemulihan jangka panjang bagi warga terdampak.

GIDI juga mengajak gereja-gereja lain dan masyarakat luas untuk memperluas kepedulian serupa. Perhatian terhadap pengungsi Yahukimo tidak hanya penting dilakukan dalam jangka pendek, tetapi juga harus berlanjut hingga mereka dapat kembali ke daerah asal dengan kondisi yang aman dan kondusif.

Selain bantuan langsung, koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dinilai penting untuk memastikan pengungsi mendapatkan akses layanan publik yang memadai. GIDI berharap pemerintah hadir secara maksimal dalam menjamin keamanan dan memulihkan ketertiban di Yahukimo sehingga warga dapat segera kembali ke rumah mereka.

Situasi pengungsian warga Yahukimo sendiri masih menjadi perhatian serius berbagai pihak. Sebagian besar pengungsi menggantungkan kebutuhan hidup pada bantuan pihak lain, sementara aktivitas ekonomi dan pendidikan anak-anak ikut terganggu. Kondisi ini membutuhkan respons bersama yang cepat dan terukur dari semua elemen, termasuk organisasi kemasyarakatan dan lembaga keagamaan.

Melalui apresiasi tersebut, GIDI berharap kerja sama antar gereja di Tanah Papua semakin erat. Persekutuan yang dibangun atas dasar kasih diharapkan mampu menjadi saluran berkat bagi mereka yang sedang berada dalam masa-masa sulit, sekaligus menjadi fondasi bagi perdamaian di Bumi Cenderawasih.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag