17, 2026
Nasional

Dentuman Bandung Dikaitkan Anak Krakatau, Ahli ITB Buka Suara

Suara dentuman di Bandung hebohkan internet. Banyak yang mengaku mendengar dentuman dan merasa kaca rumah mereka bergetar. Anak Krakatau muncul di pembahasan.]]>

Teguh Setiawan
Teguh Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Dentuman Bandung Dikaitkan Anak Krakatau, Ahli ITB Buka Suara

Dentuman Bandung Dikaitkan Anak Krakatau, Ahli ITB Buka Suara

Warga Kota Bandung digemparkan dengan serangkaian dentuman yang terdengar sejak beberapa hari terakhir. Fenomena ini memicu kepanikan di kalangan masyarakat dan berbagai spekulasi muncul mengenai penyebabnya. Beberapa pihak menghubungkan fenomena ini dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Untuk memberikan penjelasan yang lebih ilmiah, sejumlah ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) telah memberikan analisis mereka mengenai fenomena ini.

Fenomena Dentuman yang Terdengar di Bandung

Sejak awal pekan ini, warga beberapa wilayah di Kota Bandung melaporkan mendengar dentuman yang cukup keras dan berulang-ulang. Suara yang dideskripsikan seperti ledakan atau tembakan ini terdengar paling jelas di wilayah utara dan timur Kota Bandung. Beberapa wingga melaporkan getaran yang menyertai suara tersebut, meskipun tidak berkelanjutan.

Kepolisian Daerah Jawa Barat pun menerima banyak laporan dari warga mengenai fenomena ini. Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol. Drs. Ade Ary Syam Indra Nasution mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi di lapangan untuk mengetahui sumber suara tersebut.

Teori Anak Krakatau Muncul

Banyaknya spekulasi yang menghubungkan fenomena dentuman di Bandung dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau muncul mengingarkan jarak antara kedua lokasi yang relatif dekat. Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda memang dikenal sebagai gunung berapi aktif yang pernah meletus dahsyat pada tahun 1883.

Beberapa warga dan bahkan beberapa praktisi di media sosial mengaitkan suara yang didengar di Bandung dengan aktivitas magma di Anak Krakatau. Mereka berpendapat bahwa letusan kecil atau aktivitas vulkanik di gunung tersebut dapat menghasilkan gelombang suara yang merambat jauh hingga ke Bandung.

Analisis Ahli ITB

Untuk memberikan penjelasan yang lebih ilmiah, sejumlah ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) turun tangan menganalisis fenomena ini. Profesor Teknik Geologi ITB, Dr. Ir. Haryo Guritno, M.Sc., menjelaskan bahwa meskipun secara teori mungkin, kemungkinan besar dentuman di Bandung tidak langsung berhubungan dengan aktivitas Anak Krakatau.

Dr. Guritno menambahkan bahwa lebih mungkin fenomena ini disebabkan oleh aktivitas geologi lokal atau bahkan aktivitas manusia. "Kita perlu mempertimbangkan kemungkinan adanya aktivitas tektonik lokal, aktivitas pertambangan, atau bahkan tes militer yang mungkin dilakukan di daerah tersebut," jelasnya.

Penelitian Lanjutan Dilakukan

Tim ahli dari ITB telah melakukan pengukuran dan pengambilan data untuk meneliti fenomena ini lebih lanjut. Mereka menggunakan seismograf untuk mendeteksi getaran bumi yang mungkin terjadi di sekitar wilayah Bandung.

"Kami sedang menganalisis data seismik dari sejumlah stasiun pemantau di Jawa Barat. Jika ada aktivitas tektonik yang signifikan, biasanya akan terdeteksi oleh instrumen-instrumen ini," kata Dr. Ir. Budi Santoso, ahli seismologi dari ITB.

Sementara itu, tim geofisika ITB juga melakukan pengukuran parameter atmosfer untuk mengetahui apakah ada anomali yang mungkin menyebabkan suara aneh tersebut. Mereka memeriksa kondisi suara, tekanan udara, dan faktor-faktor atmosfer lainnya.

Kesimpulan Sementara

Berdasarkan analisis awal, ahli ITB menyimpulkan bahwa kemungkinan besar fenomena dentuman di Bandung tidak disebabkan oleh aktivitas Anak Krakatau. Mereka menyarankan untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum hasil penelitian lengkap tersedia.

Pemerintah Daerah Jawa Barat bersama Badan Geologi dan Pusat Vulkanologi dan Mitasi Bencana Geologi (PVMBG) terus memantau situasi dan berkoordinasi untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Teguh Setiawan

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter