Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca perairan untuk wilayah DKI Jakarta dan perairan utara Jawa Barat yang berlaku pada Senin, 24 Agustus 2026. Prakiraan ini mencakup kondisi angin, tinggi gelombang, serta potensi hujan yang menjadi perhatian utama nelayan, operator kapal penyeberangan, dan masyarakat pesisir di sepanjang pantai utara.
Angin dan Gelombang di Perairan Utara Jawa Barat
Secara umum, cuaca di perairan Teluk Jakarta, perairan utara DKI Jakarta, hingga perairan utara Jawa Barat yang meliputi wilayah Karawang, Subang, dan Indramayu diprakirakan cerah berawan hingga berawan. BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan dengan intensitas ringan pada sebagian wilayah pada siang hingga sore hari yang dapat memengaruhi jarak pandang di laut.
Kecepatan angin di perairan tersebut diprakirakan berkisar antara 5 hingga 20 knot atau sekitar 9 hingga 37 kilometer per jam, dengan arah dominan dari barat daya hingga barat laut. Tinggi gelombang di perairan utara Jakarta dan Teluk Jakarta umumnya diprakirakan berada pada kategori rendah, yakni antara 0,1 hingga 1,25 meter. Sementara itu, di perairan utara Jawa Barat, gelombang diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,5 meter, dengan potensi kenaikan di perairan yang lebih jauh dari pantai.
Kondisi ini dinilai masih relatif aman bagi aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan skala kecil hingga menengah. Meski demikian, BMKG tetap mengimbau nelayan tradisional dan pengguna perahu kecil untuk mewaspadai potensi angin kencang yang bersifat lokal, terutama saat terjadi hujan. Operator kapal penyeberangan di rute Merak–Bakauheni juga diminta memperbarui informasi cuaca secara berkala karena lintas penyeberangan di Selat Sunda dapat mengalami perubahan kondisi secara tiba-tiba.
Bagi nelayan yang beroperasi dari pelabuhan-pelabuhan kecil di pesisir utara Jawa Barat, seperti Karawang dan Indramayu, kondisi ini masih mendukung aktivitas melaut pada pagi hari. Namun, mereka diimbau kembali ke darat lebih awal apabila angin mulai meningkat menjelang sore. Sementara itu, aktivitas bongkar muat di pelabuhan perikanan diprakirakan tetap berjalan normal.
Untuk masyarakat pesisir utara Jawa Barat, BMKG menyarankan agar selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi, termasuk aplikasi dan media sosial BMKG yang diperbarui secara berkala. Imbauan serupa disampaikan bagi wisatawan yang berencana mengunjungi pantai di kawasan pesisir utara agar tidak berenang terlalu jauh dari garis pantai apabila terjadi peningkatan tinggi gelombang.
Prakiraan ini berlaku hingga Selasa dini hari. BMKG akan memperbarui informasi apabila terdapat perkembangan kondisi cuaca yang signifikan di wilayah perairan DKI Jakarta dan utara Jawa Barat.
Komentar (0)