24, 2026 ID
Teknologi

BRIN Tawarkan Fasilitas Riset Indonesia kepada Periset Negara BRICS

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka akses fasilitas riset unggulan milik Indonesia bagi para periset dari negara-negara BRICS. Tawaran tersebut disampaikan BRIN pada pertemuan kerja sama sains dan teknologi BRICS yang digelar ta

BRIN Tawarkan Fasilitas Riset Indonesia kepada Periset Negara BRICS

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka akses fasilitas riset unggulan milik Indonesia bagi para periset dari negara-negara BRICS. Tawaran tersebut disampaikan BRIN pada pertemuan kerja sama sains dan teknologi BRICS yang digelar tahun ini, sebagai bagian dari strategi menjadikan Indonesia pusat kolaborasi riset dan inovasi di kawasan Asia Tenggara.

Infrastruktur Sains dan Teknologi untuk Kolaborasi Global

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menegaskan bahwa berbagai infrastruktur riset berteknologi tinggi Indonesia siap digunakan bersama periset internasional. Fasilitas yang ditawarkan mencakup Observatorium Nasional Timau di Nusa Tenggara Timur yang dilengkapi teleskop optik, serta jaringan teleskop radio untuk penelitian astronomi dan astrofisika.

Selain observatorium, BRIN membuka akses Reaktor Riset G.A. Siwabessy di Kawasan Sains dan Teknologi Serpong. Reaktor ini mendukung riset berbasis neutron untuk pengembangan material maju, termasuk baterai, superkonduktor, dan komposit untuk industri dirgantara. Fasilitas akselerator serta laboratorium nanoteknologi juga masuk dalam daftar yang dapat dimanfaatkan bersama.

Dari sisi kelautan dan antariksa, BRIN menawarkan kapal riset serta stasiun bumi untuk penerimaan data satelit penginderaan jauh. Data tersebut dinilai penting bagi riset perubahan iklim, mitigasi bencana, hingga pemantauan sumber daya alam. BRIN juga menyediakan pusat komputasi kinerja tinggi untuk pengolahan data besar di bidang bioinformatika, material, dan kecerdasan buatan.

Penawaran ini dinilai strategis karena BRICS merupakan kelompok ekonomi berkembang yang aktif menggelontorkan pendanaan riset. Lewat kolaborasi tersebut, periset Indonesia berpeluang terlibat dalam proyek-proyek internasional berskala besar, mulai dari pengembangan reaktor kecil modular hingga eksplorasi antariksa. Di sisi lain, Indonesia juga memperoleh akses teknologi dan pertukaran ilmu pengetahuan dari negara anggota lainnya, termasuk peluang riset bersama di bidang energi baru terbarukan dan ketahanan pangan.

BRIN menilai langkah ini sejalan dengan kerangka sains, teknologi, dan inovasi BRICS yang mendorong terbentuknya jaringan pusat riset bersama. Indonesia, yang memiliki salah satu infrastruktur riset terbesar di Asia Tenggara, disebut siap menjadi tuan rumah kegiatan penelitian kolaboratif, termasuk pertukaran peneliti muda dan program magang di laboratorium BRIN.

BRIN berharap kerja sama ini berjalan dua arah, tidak hanya berbagi infrastruktur tetapi juga membangun kapasitas sumber daya manusia. Dengan posisi geografis yang strategis dan fasilitas yang terus dimodernisasi, Indonesia optimistis menjadi tujuan utama riset bagi negara berkembang. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen BRIN mendorong keterbukaan data dan sains terbuka dalam ekosistem riset global.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag