24, 2026 ID
Teknologi

Mendiktisaintek Dorong Ekosistem Riset Berbasis Teknologi Jelang Hakteknas 2026

Ekosistem Riset Berbasis Teknologi Jadi Prioritas Menuju Hakteknas 2026Menjelang peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2026, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) menegaskan pentingnya memban

Mendiktisaintek Dorong Ekosistem Riset Berbasis Teknologi Jelang Hakteknas 2026

Ekosistem Riset Berbasis Teknologi Jadi Prioritas Menuju Hakteknas 2026

Menjelang peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2026, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) menegaskan pentingnya membangun ekosistem riset nasional yang berbasis teknologi dan berorientasi hilirisasi. Kebijakan itu dinilai krusial agar hasil riset perguruan tinggi tidak berhenti pada publikasi, melainkan bertransformasi menjadi produk, proses, dan layanan yang dapat dimanfaatkan industri serta masyarakat luas.

Mendiktisaintek menilai masih terdapat kesenjangan antara riset akademik dan kebutuhan dunia usaha. Karena itu, arah kebijakan ke depan akan memprioritaskan riset terapan pada bidang-bidang strategis seperti kecerdasan artifisial (AI), semikonduktor, bioteknologi, energi terbarukan, hingga keamanan siber. Skema pendanaan riset pun diarahkan untuk mendorong kolaborasi lintas institusi, termasuk kemitraan antara kampus, lembaga riset, dan industri.

Dari sisi regional, pemerintah mendorong pemerataan ekosistem riset ke luar Pulau Jawa. Penguatan pusat inovasi dan inkubator teknologi di berbagai daerah diharapkan mampu menjawab tantangan lokal, mulai dari pertanian presisi, ketahanan pangan, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Dengan pendekatan berbasis potensi daerah, riset tidak lagi terpusat di kota-kota besar, tetapi tumbuh di kawasan yang paling membutuhkan.

Ketersediaan talenta digital menjadi syarat mutlak dalam ekosistem tersebut. Kementerian berkomitmen memperkuat kurikulum berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), sekaligus membuka ruang bagi peneliti muda untuk terlibat langsung dalam proyek riset nasional. Pemanfaatan infrastruktur komputasi bersama dan keterbukaan data juga didorong agar para peneliti di daerah dapat mengakses fasilitas setara dengan yang tersedia di pusat.

Hakteknas sendiri memiliki makna historis sebagai momentum kebangkitan penguasaan teknologi nasional, mengacu pada keberhasilan penerbangan perdana pesawat N-250 yang dirancang insinyur Indonesia. Peringatan tahun ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kemandirian teknologi merupakan fondasi daya saing bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Menjelang puncak perayaan, sejumlah agenda seperti pameran inovasi, forum riset, dan penghargaan bagi peneliti dijadwalkan berlangsung. Harapannya, peringatan Hakteknas 2026 tidak sekadar seremoni, melainkan titik tolak percepatan ekosistem riset nasional yang inklusif, kolaboratif, dan berbasis teknologi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag