17, 2026
Nasional

Antrean BBM Mengular, Sulsel Berlakukan Ganjil Genap di Seluruh SPBU

Hendra Hartono
Hendra Hartono Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Antrean BBM Mengular, Sulsel Berlakukan Ganjil Genap di Seluruh SPBU

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengumumkan penerapan sistem ganjil-genap di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk mengatasi antrean panjang yang terjadi di beberapa lokasi SPBU akibat kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Lonjakan Permintaan dan Kelangkaan BBM

Sejak beberapa pekan terakhir, sejumlah SPBU di Sulsel mengalami kelangkaan BBM bersubsidi terutama jenis Pertalite dan Solar. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang kendaraan yang mencapai beberapa kilometer di beberapa lokasi. Warga terpaksa harus menunggu berjam-jam untuk bisa mendapatkan BBM bersubsidi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel, Andi Pangerang, mengatakan bahwa lonjakan permintaan BBM bersubsidi tidak sebanding dengan pasokan yang tersedia. "Kami melihat adanya peningkatan permintaan yang signifikan sementara pasokan dari Pertamina terbatas. Hal ini menjadi penyebab utama antrean yang terjadi," ujarnya.

Implementasi Sistem Ganjil-Genap

Untuk mengatasi masalah ini, Pemprov Sulsel bersama Pertamina Wilayah Sulawesi menetapkan penerapan sistem ganjil-genap di seluruh SPBU mulai hari ini. Menurut aturan ini, kendaraan dengan nomor polisi ganjil hanya diizinkan mengisi BBM pada hari ganjil, sedangkan nomor polisi genap hanya boleh pada hari genap.

"Sistem ini diterapkan secara merata di seluruh kabupaten dan kota di Sulsel. Kami berharap langkah ini dapat meratakan distribusi BBM dan mengurangi antrean yang sangat panjang di beberapa SPBU," jelas Andi Pangerang.

Selain sistem ganjil-genap, pihak berwenang juga akan meningkatkan pengawasan di SPBU untuk mencegah praktik curang seperti pengisian lebih dari satu kali atau pengisian untuk kendaraan tidak bermotor yang seharusnya tidak mendapatkan subsidi.

Tanggapan Warga dan Pelaku Usaha

Kebijakan ini mendapatkan beragam tanggapan dari warga. Sebagian warga menyambut baik langkah ini diharapkan bisa mengurangi beban menunggu. "Seharusnya ini bisa membantu karena antreannya terlalu panjang. Semoga tidak ada lagi yang memanfaatkan situasi," ujar Ahmad, warga Makassar yang biasanya mengisi BBM di SPBU Terboyo.

Di sisi lain, ada juga warga yang khawatir sistem ini akan menambah kesulitan. "Kadang-kadang saya butuh BBG darurat tapi harus menunggu hari genap padahal hari ini ganjil. Harusnya ada pengecualian untuk kebutuhan darurat," kata Siti, warga Maros.

Sementara itu, para pengelola SPBU menyatakan siap melaksanakan kebijakan ini. "Kami akan menyesuaikan jadwal petugas dan operasional SPBU agar penerapan ganjil-genap berjalan lancar," kata Muhammad, salah seorang manajer SPBU di Kabupaten Gowa.

Langkah-Langkah Pendukung

Untuk mendukung implementasi ini, Pemprov Sulsel juga akan meningkatkan operasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengawasi pelaksanaan sistem ganjil-genap. Selain itu, pihaknya akan memantau ketersediaan stok BBM secara rutin.

"Kami juga berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan pasokan BBM stabil. Jika ada kelangkaan di suatu daerah, kami akan segera melakukan redistribusi dari daerah yang kelebihan stok," tambah Andi Pangerang.

Perkembangan Terkini dan Harapan

Saat ini, Pemprov Sulsel sedang mengevaluasi dampak penerapan sistem ganjil-genap. Hasil evaluasi akan menjadi pertimbangan untuk kebijakan selanjutnya. "Jika sistem ini terbukti efektif, kami akan terus menggunakannya hingga situasi BBM normal kembali. Namun, jika ada kendala, kami akan menyesuaikan," ujarnya.

Pemerintah pusat juga diminta untuk segera menindaklanjuti situasi ini agar kelangkaan BBM di Sulsel dapat segera tuntas. Warga berharap agar kebutuhan BBM dapat terpenuhi dengan adil dan merata tanpa harus melalui proses yang rumit.

Dengan penerapan sistem ganjil-genap, diharapkan antrean di SPBU dapat teratasi dan warga dapat mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap BBM bersubsidi. Pemprov Sulsel berkomitmen untuk terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperl guna menstabilkan pasokan BBM di wilayahnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Hartono

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter