18, 2026
Nasional

7 Jurnalis Hendak Liput Anak Krakatau Hilang Kontak, SAR Lakukan Pencarian

Sejumlah wartawan dilaporkan hilang kontak saat hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Tim SAR masih melakukan pencarian.]]>

Lestari Saputra
Lestari Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

7 Jurnalis Hendak Liput Anak Krakatau Hilang Kontak, SAR Lakukan Pencarian

7 Jurnalis Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, Tim SAR Segera Lakukan Evakuasi

Sebanyak tujuh jurnalis dilaporkan hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda pada Rabu (15/11). Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) telah diterjunkan untuk mencari para wartawan yang dikabarkan tengah meliput letusan gunung berapi tersebut.

Kronologi Hilangnya Para Jurnalis

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengungkapkan bahwa para jurnalis tersebut terdiri dari enam pria dan seorang perempuan. Mereka berangkat menggunakan kapal motor KM Sinabung untuk meliput aktivitas Anak Krakatau sejak Selasa (14/11) pagi.

Para jurnalis tersebut dilaporkan terakhir kali memberikan kabar sekitar pukul 15.00 WIB melalui telepon satelit. Setelah itu, komunikasi terputus secara mendadak. Kapal yang membawa mereka juga tidak kembali ke pelabuhan seperti yang direncanakan pada pukul 17.00 WIB.

Upaya Pencarian dan Evakuasi

Sejak diterimanya laporan hilangnya para jurnalis, tim SAR gabungan langsung diterjunkan. Tim tersebut terdiri dari personel Basarnas, TNI AL, Polri, dan BPBD setempat. Pencarian dilakukan di sekitar perairan Anak Krakatau dan Selat Sunda.

"Kami menggunakan beberapa kapal patroli dan pesawat untuk mempercepat proses pencarian," jelas Kepala Basarnas Air Marshal (Purn) Marjono Basarnas.

Tim SAR juga meminta bantuan nelayan setempat untuk membantu mencari jejak kapal KM Sinabung. Para nelayan diminta melapor apakah melihat kapal tersebut atau ada tanda-tanda kapal tenggelam di sekitar perairan yang dilalui.

"Kondisi cuaca di lokasi saat ini masih memungkinkan untuk pencarian, meski arus laut cukup deras. Kami berharap para jurnalis dapat ditemukan dengan selamat," tambah Muhari.

Kondisi Anak Krakatau Saat Ini

Gunung Anak Krakatau yang terletak di antara pulau Sumatra dan Jawa memang dikenal sebagai gunung berapi yang masih aktif. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan status gunung ini pada level II (Waspada) sejak Juli 2023.

Menurut Hendra, aktivitas vulkanik Anak Krakatau cenderung meningkat sejak Oktober 2023. Pihaknya telah memperingatkan masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati area berjarak 2 km dari kawah gunung tersebut.

Tanggapan Pihak Terkait

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan pemerintah memberikan prioritas utama untuk keselamatan para jurnalis yang hilang. "Pemerintah akan melakukan segala upaya untuk menemukan mereka secepat mungkin," ujar Moeldoko.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers Eko Yantho menyampaikan duka cita atas kejadian yang menimpa para jurnalis. Kami berharap mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat," ujar Eko.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad juga memberikan respons serupa. DPR akan memantau perkembangan pencarian dan berkoordinasi dengan Basarnas untuk memastikan evakuasi berjalan lancar," ujar Sufmi.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian para jurnalis masih berlangsung. Tim SAR berharap dapat menemukan jejak KM Sinabung sebelum gelap tiba. Para keluarga korban telah berkumpul di pelabuhan Labuhan menunggu kabar terbaru tentang keberadaan sanak saudara mereka.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Saputra

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter