18, 2026
Nasional

2 OTK di Karanganyar Serang Karyawati Toko hingga Luka di Kepala

Dua OTK menyerang karyawati toko di Karanganyar, Jawa Tengah, hingga luka di kepala. Penyerangan terekam CCTV, polisi masih memburu pelaku.]]>

Rizky Amelia
Rizky Amelia Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

2 OTK di Karanganyar Serang Karyawati Toko hingga Luka di Kepala

2 OTK di Karanganyar Serang Karyawati Toko hingga Luka di Kepala

Dua orang tenaga kerja (OTK) ditemukan tewas di dalam sebuah toko di Karanganyar, Serang, Banten. Kedua korban merupakan karyawati toko yang ditemukan dalam kondisi luka di kepala. Kejadian tragis ini terjadi pada Rabu (15/3) sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung menjadi perhatian aparat kepolisian setempat.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Karanganyar, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Budi Santoso mengatakan bahwa penemuan mayat dua korban dilakukan oleh seorang warga setempat yang hendak berbelanja di toko tersebut. "Warga datang ke toko untuk berbelanja namun pintu terkunci dan tidak ada respon dari dalam. Warga kemudian melihat adanya celah di jendela dan mendapati dua korban dalam kondisi tidak bernyawa," ujar Budi Santoso.

Setelah menerima laporan, aparat kepolisian langsung datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di dalam toko, polisi menemukan dua korban dalam kondisi terbaring di lantai dengan luka di bagian kepala. Korban pertama bernama Siti Aminah (32), warga Desa Sukamulya, Kecamatan Karanganyar, sedangkan korban kedua adalah Rina Dewi (28), warga Desa Cipocok, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Proses Penyelidikan Dimulai

Tim Identifikasi dan Visualisasi (Idvis) Polres Serang langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Tim forensik juga diterjunkan untuk memeriksa kondisi korban dan mencari jejak-jejak yang bisa menjadi petunjuk penyebab kematian. "Kami masih melakukan penyelidikan untuk menentukan apakah ini pembunuhan atau ada latar belakang lain. Korban mengalami luka di kepala yang diduga akibat dibenturkan dengan benda tumpul," jelas Kapolres Serang, Komisaris Polisi (Kompol) Ahmad Yani.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda pencurian barang berharga di dalam toko. Barang-barang seperti uang kas, handphone, dan elektronik lainnya tidak hilang. Hal ini membuat polisi menduga adanya motif lain di balik peristiwa tragis ini.

Kondisi Toko dan Korban

Toko yang menjadi lokasi kejadian adalah sebuah warung kelontong yang berlokasi di Jalan Raya Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Serang. Toko ini buka pukul 07.00 WIB dan biasanya ramai dikunjungi pembeli di pagi hari. Namun, pada Rabu pagi, toko tersebut tidak dibuka seperti biasanya.

Kedua korban bekerja sebagai karyawan di toko tersebut dan sudah bekerja selama lebih dari dua tahun. Siti Aminah menjabat sebagai kasir sedangkan Rina Dewi sebagai penjaga toko. Keduanya diketahui memiliki hubungan kerja yang harmonis dan tidak pernah ada laporan adanya perselisihan antara karyawan atau dengan pemilik toko.

Pemilik toko, Budi Santoso (45), mengaku kaget mendengar kabar kematian dua karyawatinya. "Saya tidak tahu apa yang terjadi. Tadi malam toko tutup seperti biasa dan tidak ada yang aneh. Saya baru tahu dari telepon warga pagi ini," ucap Budi sambil menangis.

Teknis Penyelidikan

Polisi telah mengamankan beberapa barang bukti di lokasi TKP, termasuk bekas darah di lantai toko dan sebuah palu yang diduga sebagai senjata pembunuhan. Palu tersebut ditemukan dekat mayat Siti Aminah dengan nampak bekas darah di bagian kepala palu.

"Kami juga telah mewawancarakan sejumlah saksi, termasuk warga sekitar dan pemilik toko. Saat ini, kami sedang fokus mengembangkan motif pembunuhan ini. Apakah ada dendam, perselisihan, atau motif lainnya," jelas Kasat Reskrim Polres Serang, Komisaris Polisi (Kompol) Eko Purnomo.

Status Korban

Berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan tim dokter forensik RSUD Serang, kedua korban mengalami luka memar di bagian kepala yang diduga akibat dibenturkan dengan benda tumpul. Dugaan sementara kematian korban akibat pendarahan otak yang disebabkan oleh trauma kepala.

Kemungkinan Motif Pembunuhan

Beberapa motif sedang dikembangkan oleh polisi dalam penyelidikan kasus ini. Salah satu kemungkinan adalah dendam antara karyawan atau dengan pemilik toko. Namun, dari hasil keterangan pemilik toko dan beberapa warga, tidak ditemukan adanya perselisihan signifikan.

Kemungkinan lain adalah motif pencurian yang gagal. Namun, polisi menemukan bahwa uang kas di dalam toko tidak hilang, sehingga motif ini masih diragukan. "Kami masih terbuka untuk semua kemungkinan. Semua saksi akan kita dengar untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai peristiwa ini," ujar Kompol Ahmad Yani.

Saat ini, polisi masih terus mengembangkan penyelidikan dan belum menetapkan status kasus ini sebagai pembunuhan berencana atau pembunuhan biasa. Pihak kepolisian berharap dengan adanya keterangan dari saksi-saksi yang akan diperiksa, kasus ini dapat segerang terungkap.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizky Amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter