17, 2026
Teknologi

Usai Dilantik KONI, Ini Rencana Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia!

Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI) 2026-2030 di bawah kepemimpinan Ngatino resmi dilantik di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).]]>

Lestari Purnama
Lestari Purnama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Usai Dilantik KONI, Ini Rencana Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia!

Usai Pelantikan, Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia Segera Bangun Timnas

Pengurus Kickboxing Indonesia (KBI) periode 2023-2027 resmi dilantik oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman pada Rabu (15/11/2023) di Jakarta. Dengan dilantiknya pengurus baru ini, KBI segera mengarahkan perhatiannya pada pembentukan tim nasional yang akan bersaing di berbagai ajang internasional.

Struktur Pengurus dan Target Kinerja

Pengurus KBI periode baru dipimpin oleh Agus Supriyanto sebagai Ketua Umum, dengan didampingi oleh Herry Prasetyo sebagai Wakil Ketua Umum. Struktur pengurus terdiri dari berbagai komisi yang fokus pada aspek pengembangan cabang olahraga ini. Komisi Teknis akan mengawasi pembinaan atlet, Komisi Pembinaan dan Prestasi menargetkan medali di ajang multi-event, serta Komisi Promosi dan Media yang akan memperkenalkan kickboxing Indonesia ke kancah internasional.

Agus Supriyanto dalam sambutannya menyatakan bahwa kickboxing Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di level Asia maupun dunia. "Kita memiliki atlet-atlet berbakat yang hanya membutuhkan pembinaan yang terstruktur dan dukungan yang optimal. Target kami adalah menjadi salah satu kekuatan kickboxing terdepan di Asia dalam lima tahun ke depan," ujarnya.

Pembentukan Tim Nasional dan Pembinaan Atlet

Salah satu prioritas utama pengurus baru adalah membentuk tim nasional untuk berbagai kategori, baik senior maupun junior. Timnas akan dipersiapkan secara matang untuk menghadapi SEA Games 2025 di Thailand dan Asian Games 2026 di Jepang. KBI akan menggelar seleksi nasional terbuka untuk menemukan bibit-bibit muda berbakat yang akan diasah menjadi atlet profesional.

Ketua Komisi Teknis KBI, Budi Santoso, menjelaskan bahwa proses pembinaan akan dilakukan melalui program akademi yang tersebar di beberapa daerah. "Kita akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk membina atlet secara sistematis. Program akademi ini akan mencakup aspek fisik, mental, teknik, dan strategi bertanding," paparnya.

Peningkatan Infrastruktur dan Pendanaan

Untuk mendukung program-program yang akan digelar, KBI berencana meningkatkan kualitas infrastruktur olahraga kickboxing di Indonesia. "Kita akan bekerja sama dengan KONI dan pemerintah untuk membangun pusat pelatihan nasional yang dilengkapi dengan fasilitas lengkap. Selain itu, kita juga akan mengembangkan pusat-pusat pelatihan daerah yang akan menjadi sarana pembinaan atlet di tingkat regional," jelas Agus Supriyanto.

Mengenai pendanaan, KBI berharap dapat mengandalkan APBN melalui KONI, sponsor swasta, serta pemasukan dari gelaran turnamen nasional dan internasional. "Kita akan membangun sistem pemasukan yang berkelanjutan agar program-program pembinaan dapat berjalan tanpa terhambat masalah anggaran," tambahnya.

Program Jangka Pendek dan Panjang

Dalam jangka pendek, KBI akan menggelar kejuaraan nasional untuk mengidentifikasi atlet-atlet potensial. Selain itu, akan ada program pelatihan pelatih dan wasit untuk meningkatkan kualifikasi profesional mereka. "Kita juga akan mengirim tim untuk mengikuti kejuaraan internasional seperti World Kickboxing Championship dan Asian Kickboxing Championship untuk memberikan pengalaman bertanding pada atlet-atlet kita," ujar Herry Prasetyo.

Dalam jangka panjang, KBI menargetkan kickboxing menjadi salah satu cabang olahraga andalan Indonesia di ajang multi-event. "Kita ingin kickboxing Indonesia dikenal di seluruh dunia dengan prestasi yang konsisten. Untuk itu, perlu investasi jangka panjang dalam pembinaan atlet dari tingkat dasar hingga elite," pungkas Agus Supriyanto.

Kerjasama dengan Federasi Internasional

KBI juga berencana memperkuat hubungan dengan World Kickboxing Association (WKA) dan federasi internasional lainnya. "Kerjasama ini penting untuk memperoleh pengakuan internasional, memperoleh lisensi pelatih, serta membuka peluang bagi atlet kita untuk berkarir profesional di luar negeri," jelas Budi Santoso.

Dengan dibentuknya pengurus baru yang solid dan program-program yang terencana, kickboxing Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan prestasi signifikan dalam waktu dekat. Pengurus KBI berkomitmen untuk mengangkat citra cabang olahraga ini di mata masyarakat internasional melalui prestasi atlet yang konsisten dan profesionalisme pengelolaan organisasi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Purnama

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter