17, 2026
Teknologi

KRL Priok Dipakai di Red Line, Anker Harap KRL INKA Cepat Beroperasi Lagi

KAI Commuter menggunakan rangkaian KRL line Jakarta Kota-Tanjung Priok untuk mengatasi kekurangan rangkaian KRL di lintas Jakarta-Bogor.]]>

Nadia Santoso
Nadia Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

KRL Priok Dipakai di Red Line, Anker Harap KRL INKA Cepat Beroperasi Lagi

KRL Priok Dipakai di Red Line, Anker Harap KRL INKA Cepat Beroperasi Lagi

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengoperasikan Kereta Rel Listrik (KRL) produksi PT Industri Kereta Api (INKA) sebagai penunjang di lintas Red Line (Jakarta Kota-Rangkasbitung). Langkah ini diambil sebagai antisipasi kelangkaan KRL akibat sejumlah unit masih dalam perbaikan di pabrikan INKA di Madiun, Jawa Timur.

Kepala Humas PT KCI, Eva Chairunisa mengatakan bahwa penggunaan KRL produksi INKA sebanyak tiga rangkaian ini merupakan solusi sementara untuk menjaga kelancaran operasional Commuter Line. "Kita sedang menghadapi tantangan kelangkaan KRL karena beberapa unit masih dalam tahap perbaikan di INKA. Untuk itu, kita memutuskan untuk mengoperasikan KRL produksi INKA yang sebelumnya digunakan di rute Jakarta-Karawang (Green Line) ke Red Line," ujar Eva saat dihubungi, Rabu (15/3/2023).

Penyesuaian Operasional

Eva menjelaskan bahwa pengalihan KRL dari Green Line ke Red Line memerlukan beberapa penyesuaian. KRL INKA yang sebelumnya beroperasi di lintas utara Jakarta tersebut perlu dilakukan penyesuaian teknis untuk disesuaikan dengan kondisi operasional di Red Line. "Kita melakukan beberapa penyesuaian teknis dan non-teknis agar KRL INKA dapat beroperasi dengan aman dan nyaman di Red Line. Penyesuaian ini meliputi pengaturan frekuensi perjalanan, jadwal, serta penyesuaian sinyal dan sistem," terangnya.

Menurut Eva, penggunaan KRL INKA di Red Line diharapkan dapat mengurangi dampak kelangkaan KRL yang dialami oleh penumpang. Sebelumnya, kelangkaan KRL ini menyebabkan beberapa perjalanan Commuter Line terpaksa mengurangi jumlah rangkaian dari biasanya enam menjadi empat atau bahkan tiga rangkaian.

Harapan Kepulangan KRL INKA

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan harapan agar KRL produksi INCA dapat segera beroperasi kembali secara optimal. Menurutnya, penggunaan KRL INKA di Red Line hanya merupakan solusi sementara yang tidak bisa berlangsung lama.

"Kita berharap agar KRL INKA yang sedang diperbaiki di pabrik dapat segera koperasi. Karena ini solusi sementara, bukan solusi permanen. Kita ingin kembali menggunakan KRL yang sudah disesuaikan dengan standar operasional Commuter Line," ujar Riza saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (15/3/2023).

Riza menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak KCI dan PT INKA untuk memastikan semua unit KRL dapat beroperasi kembali sesuai jadwal. "Kita sudah berkoordinasi dengan KCI dan INKA untuk mempercepat proses perbaikan. Semoga tidak ada lagi kendala sehingga semua KRL dapat segera kembali beroperasi," harapnya.

Kelangkaan KRL Berdampak pada Penumpang

Kelangkaan KRL yang dialami Commuter Line beberapa pekan terakhir telah berdampak signifikan pada para penumpang. Banyak penumpang mengeluhkan kondisi yang sangat padat di dalam KRL, terutama saat jam-jam sibuk.

"Saya sering terlambat ke karena KRL selalu padat. Kadang sampai berdesak-desakan. Kalau bisa, minta diperbanyak lagi KRL-nya atau perbaiki yang sudah rusak," ujar Rina, salah satu penumpang Commuter Line yang rutin naik KRL dari Stasiun Tanah Abang ke Stasiun Jakarta Kota.

Sementara itu, Komisi DPRD DKI Jakarta untuk Angkutan dan Lalu Lintas juga menyoroti masalah kelangkaan KRL yang terus berlanjut. Anggota Komisi E, Rano Karno mengatakan bahwa pihaknya akan meminta klarifikasi kepada pihak KCI dan PT INKA terkait masalah ini.

"Kami akan memanggil pihak KCI dan INKA untuk memberikan penjelasan terkait kelangkaan KRL yang berkepanjangan ini. Kami ingin tahu apa penyebabnya dan kapan solusinya," ujar Rano.

Upaya PT INKA Mempercepat Perbaikan

PT INCA sebagai pabrikan KRL menyatakan sedang berupaya sekuat tenaga untuk mempercepat proses perbaikan seluruh unit KRL yang sedang diperbaiki di pabrik. Direktur Utama PT INKA Budi Noviantoro mengatakan bahwa pihaknya telah menambah tenaga kerja dan memperpanjang jam operasi untuk mempercepat pekerjaan.

"Kami sedang melakukan segala upaya untuk mempercepat proses perbaikan. Kami sudah menambah tenaga kerja dan memperpanjang jam operasi di pabrik. Kami berharap semua unit KRL dapat segera selesai diperbaiki dan kembali beroperasi," ujar Budi dalam keterangannya, Rabu (15/3/2023).

Budi menambahkan bahwa selain mempercepat perbaikan, PT INKA juga sedang mempersiapkan beberapa unit KRL baru untuk menambah armada Commuter Line. "Selain memperbaiki unit yang rusak, kami juga sedang memproduksi unit KRL baru. Ini bertujuan untuk menambah armada Commuter Line sehingga dapat melayani lebih banyak penumpang," jelasnya.

Dengan pengoperasian KRL INKA di Red Line, diharapkan kelancaran operasional Commuter Line dapat terjaga meskipun masih menghadapi tantangan kelangkaan KRL. Pihak terkait berharap semua unit KRL dapat segera kembali beroperasi secara optimal dalam waktu dekat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Santoso

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter