<p> </p><div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkMs4b1l1baMk8sRqoEmauEKG29peCLdta3sXGHyojhFvN5bPZaxujkT1C4fQueNgov4U0jsbWbkJk56S9mYuP5daGR6IYk12YhdI5efny3_RPirHg8Fd7kepIasaDigGzW6f8-gjNfROdO-bU-lSJ93Q2nZCiuXCsEghGzppLnCSsLNnpuuaFOl0nEhw/s1040/IMG-20260918-WA0003.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" data-original-height="619" data-original-width="1040" height="190" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhkMs4b1l1baMk8sRqoEmauEKG29peCLdta3sXGHyojhFvN5bPZaxujkT1C4fQueNgov4U0jsbWbkJk56S9mYuP5daGR6IYk12YhdI5efny3_RPirHg8Fd7kepIasaDigGzW6f8-gjNfROdO-bU-lSJ93Q2nZCiuXCsEghGzppLnCSsLNnpuuaFOl0nEhw/s320/IMG-20260918-WA0003.jpg" width="320" /></a></div><br /><p></p><p>_Siaran Pers Bersama Kementerian Kesehatan & Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI_</p><p><br /></p><p>*Jakarta, 17 September 2026* — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) minimal satu kali setiap tahun. </p><p><br /></p><p>Langkah proaktif ini krusial dilakukan guna mendeteksi potensi masalah kesehatan sedini mungkin serta mencegah timbulnya komplikasi penyakit yang lebih berat di kemudian hari.</p><p><br /></p><p>Layanan CKG ini dirancang agar mudah diakses, cepat, dan berstandar tinggi. Untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat, efisiensi alur pelayanan di Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terus ditingkatkan. </p><p><br /></p><p>Seluruh rangkaian proses, mulai dari registrasi, verifikasi identitas, pemeriksaan kesehatan, hingga edukasi medis dan penyampaian rekomendasi tindak lanjut, diatur secara efektif dengan durasi pelayanan sekitar 60 menit.</p><p><br /></p><p>Pemeriksaan ini dirancang secara komprehensif sehingga tidak hanya berhenti pada tahap pendeteksian kondisi fisik saat itu, tetapi juga mencakup langkah penanganan berkesinambungan. </p><p><br /></p><p>Jika dari hasil skrining ditemukan adanya indikasi atau faktor risiko penyakit, masyarakat tidak perlu khawatir karena sistem pelayanan kesehatan akan langsung memproses langkah medis lanjutan yang dibutuhkan.</p><p><br /></p><p>Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Widyawati, menyampaikan pelayanan CKG tidak hanya berhenti pada tahap pemeriksaan atau diagnosis awal.</p><p><br /></p><p>"Dalam pemeriksaan, bila ditemukan faktor risiko maupun penyakit, masyarakat dipastikan mendapatkan tata laksana medis dan pendampingan. Penanganan ini dikoordinasikan langsung dengan Jaminan Kesehatan Nasional sesuai ketentuan," ujar Widyawati.</p><p><br /></p><p>Untuk memanfaatkan layanan ini, pendaftarannya sangat mudah. Masyarakat dapat mendaftar melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile, layanan WhatsApp Chatbot Kemenkes di nomor 0811-1050-0567, atau datang langsung ke Puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau Kartu Keluarga.</p><p><br /></p><p>---</p><p><br /></p><p>Narahubung:</p><p><br /></p><p>Kementerian Kesehatan</p><p>Winnie Widiantini</p><p>+62 813-8133-9695</p><p><br /></p><p>Badan Komunikasi Pemerintah</p><p>Rahma Hayuningdyah</p><p>rahma.hayuningdyah@gca.go.id</p>
Tak Berhenti di Diagnosis, CKG Berlanjut Jika Ditemukan Risiko Penyakit*
← Artikel Sebelumnya
BNPB: 94 Korban Meninggal Saat Pengungsian Mayoritas Lansia dengan Penyakit K...
Artikel Selanjutnya →
Komentar (0)