17, 2026
Politik

Strategi Prabowo Mendayung Politik Luar Negeri

Presiden Prabowo Subianto menunjukkan intensitas diplomasi tinggi dengan 56 kunjungan ke 28 negara.]]>

Kirana Utami
Kirana Utami Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Strategi Prabowo Mendayung Politik Luar Negeri

Strategi Prabowo Mendayung Politik Luar Negeri

Pada masa kampanye Pilpres 2024, Prabowo Subianto menunjukkan kecenderungan kuat dalam membangun narasi kebijakan luar negeri yang berbeda dari pendahulunya. Calon presiden nomor urut 02 ini secara konsisten menyampaikan visi Indonesia sebagai negara maritim yang berdaulat dan aktif dalam menyampaikan aspirasi global.

Dalam berbagai kesempatan, Prabowo menekankan pentingnya Indonesia untuk mengambil peran lebih aktif dalam kancah internasional. Ia menyoroti bahwa Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di dunia dan ekonomi terbesar keenam ASEAN wajib memiliki kehadiran politik yang sejalan dengan potensi tersebut.

Kebijakan Ekonomi dan Diplomasi Maritim

Salah satu pilar utama dalam strategi luar negeri Prabowo adalah pengembangan diplomasi maritim. Ia menegaskan bahwa Indonesia perlu memaksimalkan potensi sumber daya alam di perairan sebagai bagian dari kebijakan ekonomi dan politik luar negeri. Dalam pidatonya, Prabowo menyebutkan bahwa 60% wilayah Indonesia adalah lautan, yang berarti potensi ekonomi maritim harus menjadi prioritas dalam hubungan internasional.

Prabowo juga mengusulkan pembentukan blok ekonomi maritim yang melibatkan negara-negara kepulauan di dunia. Ia berpendapat bahwa dengan menggabungkan kekuatan ekonomi maritim, negara-negara kepulauan dapat memiliki bargaining power yang lebih tinggi dalam perundingan internasional, terutama dalam hal akses sumber daya dan perdagangan.

Hubungan dengan Dunia Barat dan Timur Tengah

Dalam hal hubungan bilateral, Prabowo menunjukkan sikap pragmatis. Ia menyatakan akan membangun hubungan yang seimbang antara Amerika Serikat dengan negara-negara di Asia Timur dan Timur Tengah. Prabowo menilai bahwa Indonesia tidak perlu memilih blok tertentu, melainkan harus mampu bermain di kancah geopolitik global dengan cara yang menguntungkan bagi kepentingan nasional.

Mengenai hubungan dengan negara-negara Timur Tengah, Prabowo menekankan pentingnya menjaga hubungan strategis dengan negara-negara Teluk, terutama dalam hal kerja sama ekonomi dan perlindungan tenaga kerja Indonesia. Ia menyoroti bahwa ada sekitar 4 juta warga Indonesia yang bekerja di kawasan tersebut, sehingga kebijakan luar negeri harus memprioritaskan kepentingan mereka.

Pertahanan dan Keamanan Regional

Prabowo juga menyoroti pentingnya peran Indonesia dalam menjaga stabilitas regional. Ia menilai bahwa keamanan di Asia Tenggara adalah tanggung jawab bersama, dan Indonesia harus menjadi pemain kunci dalam menjaga perdamaian di wilayah tersebut. Dalam konteks ini, Prabowo mendukung penguatan peran ASEAN sebagai organisasi regional yang efektif dalam menyelesaikan konflik dan mempromosikan stabilitas.

Prabowo juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pertahanan yang independen dan berdaulat. Ia menekankan bahwa Indonesia perlu mengembangkan industri pertahanan nasional untuk mengurangi ketergantungan pada negara lain, sekaligus meningkatkan kapasitas pertahanan negara.

Kerja Sama Multilateral dan Isu Global

Dalam arena multilateral, Prabowo menekankan pentingnya Indonesia untuk kembali mengambil peran kepemimpinan dalam isu-isu global. Ia menyebutkan isu perubahan iklim, ketimpangan ekonomi global, dan ketidakstabilan geopolitik sebagai tantangan yang memerlukan solusi kolektif.

Prabowo juga menyoroti pentingnya Indonesia untuk mengoptimalkan peran dalam organisasi internasional seperti PBB, WTO, dan G20. Ia berpendapat bahwa Indonesia harus menggunakan platform multilateral ini untuk memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang dan menyampaikan aspirasi bangsa secara lebih efektif.

Secara keseluruhan, strategi luar negeri Prabowo Subianto menekankan pada pembangunan kekuatan nasional yang komprehensif, mulai dari ekonomi, pertahanan, hingga diplomasi. Dengan pendekatan pragmatis dan berorientasi pada kepentingan nasional, Prabowo berusaha menempatkan Indonesia sebagai aktor global yang berpengaruh dan dihormati dalam komunitas internasional.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Utami

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter