18, 2026
Nasional

SAR Telusuri Info 5 Jurnalis Hilang Terdampar di Pulau Sebesi Selat Sunda

Kantor SAR Banten mencari 5 jurnalis hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Pencarian melibatkan nelayan dan menghadapi kendala cuaca.]]>

Lestari Maharani
Lestari Maharani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

SAR Telusuri Info 5 Jurnalis Hilang Terdampar di Pulau Sebesi Selat Sunda

SAR Telusuri Informasi Lima Jurnalis yang Dilaporkan Hilang Terdampar di Pulau Sebesi

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) saat ini tengah melakukan penyelidikan terkapat informasi adanya lima jurnalis yang dilaporkan hilang dan terdampar di Pulau Sebesi, wilayah Selat Sunda. Informasi ini menjadi perhatian serius pihak berwenang mengingat kondisi pulau yang terpencil dan tantangan logistik yang dihadapi dalam operasi pencarian.

Kepala Basarnas Babel, Eko Priyo Purnomo, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya kelompok jurnalis yang hilang kontak saat meliput di sekitar Pulau Sebesi. "Kami menerima laporan dari pihak keluarga yang menyatakan ada lima orang jurnalis yang tidak kembali sesuai jadwal, diduga terdampar di Pulau Sebesi," ujar Eko dalam keterangannya, Kamis (15/9).

Menurut informasi yang diperoleh, kelima jurnalis tersebut berangkat dari Jakarta pada Rabu (14/9) dengan tujuan meliput kegiatan wisata dan budaya di wilayah Selat Sunda. Mereka menggunakan kapal nelayan tradisional untuk mencapai Pulau Sebesi, namun kontak terakhir terjadi pada Rabu malam sejak saat itu tidak ada lagi informasi mengenai keberadaan mereka.

Kondisi Pulau Sebesi dan Tantangan SAR

Pulau Sebesi, yang terletak di sebelah barat Pulau Sumatera, merupakan pulau vulkanik dengan topografi yang cukup curam dan ditutupi hutan tropis. Pulau ini memiliki beberapa pantai yang indah namun juga rawan terhadap arus laut yang kuat, terutama pada musim penghujan.

"Kondisi cuaca di Selat Suka saat ini tidak stabil, dengan tinggi gelombang mencapai 1-2 meter. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR dalam melakukan pencarian," jelas Eko. Pihaknya telah mengirimkan tiga unit kapal patroli dan satu unit pesawat untuk membantu operasi pencarian.

Selain itu, tim SAR juga bekerja sama dengan TNI AL, Polri, dan nelayan setempat untuk memperluas area pencarian. "Kami menggunakan pendekatan multiple search dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia. Selain kapal dan pesawat, kami juga mengerahkan tim penyelam untuk memeriksa area perairan sekitar pulau," tambahnya.

Kelima Jurnalis yang Dilaporkan Hilang

Berdasarkan informasi dari keluarga, kelima jurnalis yang dilaporkan hilang adalah:

  1. Ahmad Fauzi (wartawan senior)
  2. Siti Nurhaliza (fotografer)
  3. Budi Santoso (video jurnalis)
  4. Rizki Pratama (produser)

Mereka diperkirakan berada dalam satu tim liputan yang bekerja untuk sebuah media nasional. Kelima jurnalis ini memiliki pengalaman liputan di berbagai wilayah, namun ini kali menjadi kali pertama mereka meliput di Pulau Sebesi.

Kepala Redaksi media tempat bekerja kelima jurnalis, Hendra Wijaya, mengatakan bahwa perusahaan sedang berkoordinasi intensif dengan pihak SAR. "Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Tim redaksi sedang berusaha mendapatkan informasi terkini dari pihak SAR dan berkoordinasi dengan keluarga korban," ujar Hendra.

Evakuasi dan Upaya Pencarian

Saat ini, tim SAR telah berhasil menemukan beberapa barang pribadi milik jurnalis di pantai sekitar Pulau Sebesi, termasuk kamera dan ponsel. "Barang-barang ini ditemukan di area pantai timur pulau, yang menunjukkan bahwa mereka mungkin sempat mendarat di pulau tersebut," jelas Eko.

Pihak SAR juga telah memasang beberapa posko di pulau untuk memudahkan koordinasi. "Kami telah mengerahkan puluhan personel SAR dari Basarnas Babel dan juga dari pusat. Selain itu, kami juga menerima bantuan dari nelayan setempat yang mengenal kondisi perairan di sekitar pulau," tambahnya.

Upaya pencarian juga dilakukan di udara menggunakan pesawat yang dilengkapi dengan kamera pengintai. "Kami sedang memindai area sekitar Pulau Sebesi untuk mencari tanda-tanda keberadaan mereka. Jika mereka benar-benar terdampar, harapan mereka bisa bertahan di darat mengingami pulau tersebut memiliki sumber air tawar dan beberapa peternakan kecil," jelas Eko.

Koordinasi dengan Pemerintah Daerah

Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat juga turut terlibat dalam operasi pencarian ini. Bupati Lampung Barat, H. Zainudin Hasan, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan camat setempat untuk membantu koordinasi pencarian.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate juga memerintahkan jajarannya untuk memantau perkembangan pencarian dan memberikan dukungan logistik jika diperlukan. "Kami akan terus memantau situasi dan siap membantu jika diperlukan. Keamanan jurnalis yang meliput adalah prioritas utama," kata Johnny dalam keterangannya.

Tim SAR mengimbau kepada masyarakat jika memiliki informasi mengenai keberadaan kelima jurnalis ini segera melapor ke posko terdekat. "Setiap informasi sangat berarti bagi kami dalam mencari mereka. Kami berharap mereka dalam keadaan selamat dan segera ditemukan," tutup Eko Priyo Purnomo.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Maharani

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter