17, 2026
Nasional

Program Sahabat Literasi Tingkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Rakyat Solok

Minat baca siswa SRMP 5 Solok meningkat berkat perpustakaan aktif dan program Sahabat Literasi. Siswa kini rajin membaca dan meminjam buku.]]>

Galih Nasution
Galih Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Program Sahabat Literasi Tingkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Rakyat Solok

Program Sahabat Literasi Tingkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Rakyat Solok

Program Sahabat Literasi yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Solok telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan minat baca siswa Sekolah Rakyat di wilayah tersebut. Program yang berjalan sejak Januari 2023 ini bertujuan untuk menciptakan budaya membaca sejak dini di kalangan pelajar melalui berbagai kegiatan menarik dan interaktif.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Solok, Dr. Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa program ini merupakan respons terhadap rendahnya minat baca di kalangan siswa. "Berdasarkan survei kami, tingkat minat baca siswa di Solok masih rendah, hanya sekitar 35%. Program ini kami harapkan bisa meningkatkan angka tersebut menjadi minimal 70% dalam tiga tahun ke depan," ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu (15/3).

Implementasi Program di Sekolah

Program Sahabat Literasi telah diimplementasikan di 25 Sekolah Rakyat se-Kota Solok dengan berbagai kegiatan mendukung. Salah satu kegiatan unggulan adalah gerakan "15 Menit Setiap Hari" yang mewajibkan siswa untuk membaca selama 15 menit sebelum jam pelajaran dimulikan. Selain itu, setiap sekolah juga wajib menyediakan ruang baca yang nyaman dan dilengkapi beragam jenis buku.

Kepala Sekolah SDN 07 Solok, Siti Aminah, menyampaikan bahwa respons dari siswa dan orang tua sangat positif. "Kami melihat perubahan signifikan. Siswa yang awalnya malas membaca kini menunjukkan minat yang tinggi. Bahkan, beberapa siswa sudah mulai membuat klub membaca di sekolah mereka," kata Siti.

Peran Komunitas dan Orang Tua

Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan komunitas dan orang tua. Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Perpustakaan Kota Solok, komunitas pecinta buku, serta para relawan untuk menyediakan bahan bacaan berkualitas dan mengadakan berbagai kegiatan seperti bedah buku, lomba menulis cerpen, serta lomba membaca puisi.

"Kami juga melibatkan orang tua melalui program 'Baca Bersama Anak'. Setiap Jumat, kami mengundang orang tua untuk datang ke sekolah dan membaca bersama anaknya. Hal ini tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga mempererat hubungan orang tua dan anak," tambah Siti Aminah.

Tantangan dan Solusi

Meski telah menunjukkan hasil positif, program ini masih menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah ketersediaan buku yang masih terbatang, terutama buku-buku berkualitas dan sesuai dengan minat anak-anak. Selain itu, beberapa guru juga merasa kurang terlatih dalam membimbing siswa untuk membaca secara efektif.

Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Pendidikan terus berupaya meningkatkan koleksi buku di setiap sekolah. "Kami bekerja sama dengan penerbit lokal dan juga mengadakan program donasi buku. Selain itu, kami juga menyelenggarakan pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam membimbing kegiatan literasi," jelas Ahmad Fauzi.

Dampak Jangka Panjang

Dampak positif dari program Sahabat Literasi mulai terlihat dengan semakin banyaknya siswa yang gemar membaca. Beberapa sisbah bahkan telah meraih prestasi dalam lomba menulis dan membaca di tingkat provinsi. "Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga menciptakan generasi yang kritis, kreatif, dan cerdas," ujar Ahmad Fauzi dengan penuh optimisme.

Program Sahabat Literasi diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan minat baca di kalangan pelajar. Dengan dukungan dari berbagai pihak, program ini dijamin akan terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi dunia pendidikan di Kota Solok.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Galih Nasution

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter