18, 2026
Politik

Potret Hujan Deras Tiba-Tiba Turun Semalaman, Banjir Menerjang Kota

Hujan deras merusak rumah dan mengganggu mobilitas warga Mogadishu, Somalia. Pemerintah membentuk komite tanggap darurat untuk menangani banjir.]]>

Julia Halim
Julia Halim Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Potret Hujan Deras Tiba-Tiba Turun Semalaman, Banjir Menerjang Kota

Hujan Deras Mengakibatkan Banjir di Berbagai Wilayah

Curah hujan tinggi yang terjadi secara mendadak sejak semalam mengakibatkan banjir di beberapa wilayah di kota. Banjir yang terjadi sejak dini hari ini menggenangi permukiman warga, jalan protokol, serta fasilitas umum lainnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota, Ahmad Fauzi, mengatakan bahwa curah hujan yang mencapai 150 milimeter dalam 24 jam terakhir menjadi penyebab utama banjir yang melanda beberapa kecamatan.

Kondisi Saat Ini

Hingga siang hari, banjir masih tercatat di 10 kecamatan dengan tinggena air bervariasi. Di wilayah Kelurahan Cipinang, ketinggian air mencapai 80 sentimeter, sehingga warga di sekitar sungai diimbau untuk mengungsi sementara ke posko pengungsian yang telah disiapkan pemerintah.

"Kita sudah mengaktifkan posko di tiga lokasi, yakni di Gedung Olahraga (GOR) Cipinang, Balai Kelurahan Cipinang Baru, dan SDN Cipinang Muara. Saat ini ada sekitar 150 warga yang sudah mengungsi," ujar Ahmad Fauzi.

Sementara itu, di wilayah Jalan Raya Bogor, ketinggian air mencapai 50 sentimeter sehingga arus lalu lintas terhambat. Polisi lalu lintas sudah mengalihkan arus kendaraan melalui jalan alternatif untuk mengantisipasi kemacetan.

Upaya Penanggulangan

Pemerintah daerah telah mengaktifkan tim tanggap darurat yang terdiri dari personel BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan relawan untuk melakukan penanganan darurat. Tim ini melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir, penyediaan bantuan sembako, serta pengoperasian pompa untuk menguras air yang menggenangi permukiman warga.

Dampak Banjir

Banjir ini tidak hanya mengakibatkan kerusakan pada fasilitas umum, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat. Beberapa sekolah di wilayah terdampak telah menghentikan kegiatan belajar mengajar (KBM) sementara dan beralih ke pembelajaran daring.

"Kami memutuskan untuk menghentikan KBM di lima sekolah di wilayah Cipinang karena kondisi yang tidak memungkinkan. Kami akan mengevaluasi kembali besok untuk melihat apakah kondisi sudah memungkinkan untuk melanjutkan kegiatan belajar," ujar Kepala Dinas Pendidikan kota, Maya Sari.

Sementara itu, pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cipinang juga terdampak karena akses menuju rumah sakit terputus. Rumah sakit tersebut sudah mengantisipasi dengan menyiapkan tim kesehatan yang siaga 24 jam dan membatasi kunjungan pasien untuk sementara waktu.

Peringatan Dini

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi di wilayah kota dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah daerah meminta warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas saat terjadi keadaan darurat.

"Kami meminta warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di dekat saluran air. Selain itu, hindari beraktivitas di dekat sungai atau daerah rawan banjir saat hujan turun," pesan Ahmad Fauzi.

Warga yang terdampak banjir dapat menghubungi posko darurat di nomor telepon 112 atau datang langsung ke posko pengungsian yang telah disiapkan. Pemerintah juga menyediakan bantuan berupa sembako, selimut, dan air bersih bagi warga yang terdampak.

Proses Normalisasi

Tim BPBD bersama petugas kebersihan masih terus melakukan pembersihan saluran air dan pengurasan banjir di berbagai titik. Diperkirakan dalam 24 jam ke depan, kondisi di sebagian besar wilayah akan normal kembali.

"Kami akan terus memantau perkembangan cuaca dan situasi banjir. Semua pihak diminta untuk bersatu menghadapi bencana ini," tutup Ahmad Fauzi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Julia Halim

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter