Polisi Imbau Penonton Persija Vs Persib Tertib dan Tak Bawa Benda Berbahaya
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Pusat memberikan imbauan kepada seluruh penonton yang akan menyaksikan laga persahabatan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 15 Oktober 2023 ini diharapkan berjalan aman dan tertib tanpa adapun gangguan.
Kepala Polres Jakarta Pusat, Komisaris Besar (Kompol) Ahmad Yani, dalam konferensi pers yang diselenggarakan, Kamis (12/10/2023), menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah personel untuk mengamankan jalannya pertandingan. "Kita sudah menyiapkan 1.500 personel gabungan dari Polres Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, dan satuan khusus seperti Brimob dan Ditreskrimum. Tujuannya adalah untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama pertandingan berlangsung," ujar Yani.
Upaya Pencegahan Aksi Anarkis
Polri khawatir adanya potensi aksi anarkis atau kekerasan antara suporter kedua tim yang dikenal memiliki rivalitas sengit. Sejarah persaingan antara Persija dan Persib telah melahirkan sejumlah insiden yang tidak diinginkan, baik di Jakarta maupun Bandung. Untuk itu, pihak kepolisian akan menerapkan kebijakan ketat terkait barang-barang yang dibawa oleh penonton.
"Kami melarang penonton membawa benda-benda berbahaya seperti senjata tajam, petasan, kembang api, dan benda lain yang berpotensi menimbulkan kerusuhan. Selain itu, kami juga melarang membawa ban bekas, topeng, dan atribut yang bisa digunakan untuk provokasi," tambah Yani.
Sistem Tiket dan Akses Masuk
Untuk meminimalkan gangguan, pihak kepolisian bekerja sama dengan manajemen Persija Jakarta dan operator stadion dalam mengatur sistem distribusi tiket. Tiket akan dijual secara online melalui platform resmi untuk menghindari praktik penjualan tiket liar yang sering menimbulkan kerumunan di depan pintu stadion.
"Penonton diwajibkan membuktikan identitas diri saat masuk ke stadion. Kita juga akan melakukan pemeriksaan ketat barang-barang yang dibawa oleh setiap penonton. Bagi yang membawa barang larangan, akan kami konfiskasi dan berikan surat keterangan pengambilan barang setelah pertandingan selesai," jelas Yani.
Titik Kumpul dan Rute Akses
Polres Jakarta Pusat telah menentukan beberapa titik kumpul untuk suporter Persija dan Persib. Suporter Persija akan dikumpulkan di sekitar Monas dan dipetakan menuju stadion melalui rute yang telah ditentukan. Sementara itu, suporter Persib akan dikumpulkan di sekitar Gelora Bung Karno dan diarahkan melalui jalur masuk terpisah.
"Kita akan menutup beberapa ruas jalan di sekitar stadion sebelum dan selama pertandingan berlangsung. Ini untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan para suporter bisa terkontrol. Kami juga akan memasang pagar pembatas untuk memisahkan suporter kedua tim di dalam stadion," tambah Yani.
Siaga Medis dan Evakuasi
Tim medis dari Polda Metro Jaya dan beberapa rumah sakit sekitar stadion akan siaga penuh selama pertandingan berlangsung. Selain itu, tim SAR juga akan disiagakan untuk berjaga-jaga jika diperlukan evakuasi darurat.
"Kita telah menyiapkan beberapa posko kesehatan di dalam dan sekitar stadion. Selain itu, dua ambulans akan standby di titik-titik strategis. Semua tim medis telah diberi arahan khusus untuk mengantisipasi segala kemungkinan, termasuk kerusuhan yang melukai banyak orang," ujar Yani.
Imbauan kepada Suporter
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh suporter untuk tetap menjaga sportivitas dan etiket dalam menonton pertandingan. "Sepak bola adalah olahraga yang harus dinikmati. Jangan sampai persaingan di lapangan berubah menjadi permusuhan di tribun. Kami menghimbau agar suporter tidak melakukan provokasi dan menghormati lawan," kata Yani.
Polisi juga akan menindak tegas setiap orang yang terbukti melakukan kekerasan atau provokasi. "Kita tidak akan berkompromi dengan pelaku kekerasan. Setiap orang yang terbukti melakukan tindakan anarkis akan kita tindak pidana sesuai aturan berlaku," tegas Yani.
Peran Komunitas Suporter
Dalam upaya menjaga ketertiban, Polri juga melibatkan peran dari organisasi suporter resmi dari kedua tim. "Kita berkoordinasi dengan The Jakmania dan Bobotoh untuk menjaga anggotanya. Mereka yang paling mengenal suporternya, jadi peran mereka sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Yani.
Pertandingan persahabatan antara Persija dan Persib diharapkan dapat berlangsung aman dan damai. "Kita optimis pertandingan ini akan berjalan sukses. Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari semua pihak, kami yakin tidak akan ada insiden yang merusak sportivitas pertandingan," pungkas Yani.
Komentar (0)