Persebaya Raih Kemenangan Dramatis atas PSIM, Tavares Akui Kesulitan Menjamu 10 Pemain
Tim sepakbola Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi Liga 2 yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kabupaten Malang, Sabtu (15/7/2023). Gol tunggal yang dicetak oleh Osas Saha pada menit ke-78 menjadi penentu kemenangan bagi tim berjuluk Laskar Jawa Timur ini.
Dalam pertandingan yang berlangsung cukup sengit itu, Persebaya harus berjuang keras setelah PSIM kebobolan sebelum akhirnya bermain dengan 10 pemain akibar mendapat kartu merah dari wasit. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui bahwa kemenangan ini tidak didapatkan dengan mudah.
Pertandingan Sengit hingga Akhir
Sebagaimana prediksi, pertandingan antara dua tim kuat ini berlangsung sangat kompetitif sejak kick-off. Persebaya yang menjadi tuan rumah mencoba menguasai jalannya pertandingan dengan serangan balik yang cepat, sementara PSIM lebih mengandalkan permainan bertahan yang solid sebelum melancarkan serangan balik.
Pada babak pertama, kedua tim sama-sama kesulitan menemukan celah dalam pertahanan lawan. Peluang pertama terjadi pada menit ke-23 ketapi sundulan Osas Saha masih bisa diamankan penjaga gawang PSIM. PSIM juga mencoba melancarkan serangan namun tendangan dari luar kotak penalti masih melebar.
Babak pertama berakhir dengan skor 0-0. kedua tim masruki ruang ganti dengan kondisi masih imbang. Pelatih kedua tim melakukan sedikit perubahan untuk membangun strategi di babak kedua.
Gol Penentu dan Kartu Merah
Babak kedua berjalan lebih menegangkan. Pada menit ke-60, Persebaya hampir unggul melalui sepakan jarak jauh dari Rudi, namun bola masih bisa diblok pemain belakang PSIM.
Puncaknya baru terjadi pada menit ke-78. Osas Saha berhasil menyelesaikan umpan silang dari sayap kanan Persebaya dengan sundulan memaksimal. Bola yang ditujukan ke pojok kiri gawang tak mampu diselamatkan penjaga gawang PSIM.
Setelah unggul, Persebaya mencoba mengendalikan jalannya pertandingan. Namun, pada menit ke-85, PSIM harus bermain dengan 10 pemain setelah bek kanan mereka mendapat kartu merah akibat melakukan tackle keras terhadap pemain Persebaya.
Meskipun unggul dan bermain dengan keunggulan pemain, Persebaya masih harus berjuang keras hingga pertandingan berakhir. PSIM yang bermain dengan 10 pemain terus menekan pertahanan Persebaya dalam beberapa menit terakhir, namun skuat asuhan Bernardo Tavares berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang ditiup wasit.
Komentar Pelatih
Setelah pertandingan, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengaku kemenangan ini diraih dengan susah payah. Ia mengapresiasi perjuangan timnya dalam menghadapi tekanan dari PSIM.
"Kemenangan ini bukanlah kemenangan yang mudah. PSIM adalah tim yang sangat kuat dan memiliki karakter pertahanan yang solid. Kami harus bekerja keras untuk menemukan celah," ujar Tavares dalam konferensi pers usai pertandingan.
Ia juga mengakui bermain melawan 10 pemain PSIM tidak membuat permainan Persebaya lebih mudah.
Sementara itu, pelatih PSIM, Jafri Sastra, mengakui kekalahan ini adalah hasil dari kesalahan individu yang mengakibatkan kebobolan dan kehilangan satu pemain di tengah jalannya pertandingan.
"Kami bermain baik sebelum kebobolan dan kartu merah. Namun, satu kesalahan individu bisa mengubah jalannya pertandingan. Kami harus evaluasi performa tim secara menyeluruh," ujar Jafri.
Dengan kemenangan ini, Persebaya mengumpulkan poin penuh dan mendapat motivasi tambahan menjalani laga selanjutnya. Sementara itu, PSIM harus bangkit kembali dari kekalahan ini untuk tetap bersaing di puncak klasemen Liga 2.
Komentar (0)