17, 2026
Teknologi

Peneliti BRIN Warning El Nino Terkuat dan Terlama 2026, Ini Dampaknya

Fenomena Super El Nino 2026 diprediksi mencapai puncak dengan suhu +3°C. Simak!]]>

Julia Halim
Julia Halim Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Peneliti BRIN Warning El Nino Terkuat dan Terlama 2026, Ini Dampaknya

El Nino Terkuat dan Terlama Diprediksi Terjadi pada 2026

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperingatkan bahwa potensi terjadinya fenomena El Nino terkuat dan terlama dalam sejarah akan terjadi pada tahun 2026. Peringatan ini dikeluarkan berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti BRIN dalam mengantisipasi dampak signifikan yang akan ditimbulkan bagi berbagai sektor di Indonesia.

Dalam keterangannya, Kepala Pusat Klimatologi BRIN, Heri Kurniawan menjelaskan bahwa penelitian tersebut menggunakan model peramalan berbasis data historis dan pola siklus El Nino yang telah terjadi sebelumnya. "Berdasarkan simulasi dan analisis data, kami memperkirakan pada tahun 2026 akan terjadi El Nino dengan intensitas yang sangat kuat dan durasi yang lebih lama dibandingkan dengan kejadian sebelumnya," ujar Heri dalam konferensi pers virtual yang diadakan beberapa waktu lalu.

Dampak Signifikan terhadap Iklim dan Pertanian

Fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada 2026 ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap pola iklim di Indonesia. Salah satu dampak utama adalah penurunan curah hujan yang ekstrem di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama di bagian barat dan tengah negara. Hal ini berpotensi menyebabkan kekeringan yang meluas dan berkepanjangan.

Dampak langsung dari kekeringan ini akan dirasakan oleh sektor pertanian. Beberapa daerah yang berpotensi mengalami gagal panen antara lain Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sumatera. Komoditas pertanian yang paling rentan terhadap kondisi ini adalah padi, jagung, dan kedelai. Kepala Divisi Perlindungan Sosial dan Ketahanan Pangan BRIN, Dr. Siti Nurhaliza menjelaskan bahwa kekeringan dapat mengurangi produktivitas pertanian hingga 40-50% pada beberapa daerah.

"Kami sudah mulai mempersiapkan skenario mitigasi untuk mengurangi dampak negatifnya. Salah satunya adalah dengan mempromosikan varietas tanaman yang lebih tahan kekeringan dan mengoptimalkan sistem irigasi," kata Siti.

Dampak terhadap Kesehatan dan Ekosistem

Selain sektor pertanian, fenomena El Nino juga berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat. Penurunan debit air bersih dan meningkatnya suhu udara dapat memicu penyebaran penyakit seperti diare, demam berdarah, dan penyakit kulit. Selain itu, kekeringan juga dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi menyebabkan bencana asap.

Dampak ekologis juga menjadi perhatian serius. Kondisi laut yang lebih panas akibat El Nino dapat menyebabkan bleaching (pengapusan) terumbu karang yang merusak ekosistem laut. Kepala Pusat Oseanografi BRIN, Dr. Ahmad Rifai menjelaskan bahwa bleaching terumbu karang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem laut dan mempengaruhi kelangsungan hidup biota laut.

Persiapan dan Mitigasi

Mengantisipasi dampak yang akan ditimbulkan, pemerintah melalui BRIN sedang mempersiapkan berbagai strategi mitigasi. Salah satu langkah yang sedang dikembangkan adalah sistem peringan dini yang lebih akurat untuk memantau perkembangan fenomena El Nino. Selain itu, BRIN juga bekerja sama dengan instansi terkait untuk menyusun rencana aksi yang komprehensif.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran khusus untuk mengatasi dampak El Nino. "Kita akan memperkuat infrastruktur irigasi, menyediakan air bersih untuk masyarakat, dan memastikan ketahanan pangan selama periode El Nino," ujarnya.

BRIN juga meminta kepada masyarakat untuk mempersiapkan diri dengan menghemat penggunaan air, menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, dan menyesuaikan pola budi daya pertanian sesuai dengan kondisi iklim yang diprediksi. Dengan persiapan yang matang, diharapkan dampak negatif dari fenomena El Nino dapat diminimalisir.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Julia Halim

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter