17, 2026
Teknologi

Pram: Ada Usul Tiket TM Ragunan Naik Jadi Rp 10 Ribu, Segera Saya Putuskan

Gubernur Pramono Anung menilai harga tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan,, saat ini lebih rendah dibandingkan kebun binatang di negara lain.]]>

Galih Nasution
Galih Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pram: Ada Usul Tiket TM Ragunan Naik Jadi Rp 10 Ribu, Segera Saya Putuskan

Pemerintah DKI Jakarta Pertimbangan Kenaikan Tiket Taman Margasatwa Ragunan Menjadi Rp 10 Ribu

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mempertimbangkan usulan kenaikan tarif tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan menjadi Rp 10 ribu. Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menyatakan bahwa usulan tersebut sedang ditinjau dan akan segera diputuskan.

Dalam jumpa pers yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menjelaskan bahwa kenaikan tarif tiket Ragunan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan pemeliharaan di kawasan wisata tersebut. "Ada usulan tiket Ragunan naik jadi Rp 10 ribu. Segera saya putuskan," ujar Heru.

Gubernur menegaskan bahwa kenaikan tarif tiket tidak akan dilakukan secara sembarangan. Pihaknya akan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kualitas layanan yang akan diberikan kepada pengunjung dan kondisi finansial Taman Margasatwa Ragunan saat ini. "Kita harus lihat dari sisi pelayanan juga. Kalau sudah naik harga, harus ada peningkatan kualitas," tambahnya.

Tinjauan Mendalam Terhadap Usulan Kenaikan Tarif

Usulan kenaikan tarif tiket Ragunan menjadi Rp 10 ribu telah mendapatkan berbagai respons dari berbagai pihak. Beberapa pihak mendukung usulan tersebut dengan alasan bahwa kualitas layanan di Ragunan memang perlu ditingkatkan. Di sisi lain, ada juga yang khawatir kenaikan tarif akan membuat pengunjung berkurang, terutama dari kalangan menengah ke bawah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Ananda, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan studi kelayakan terkait usulan kenaikan tarif tiket Ragunan. "Kita sedang mengevaluasi berbagai aspek, termasuk dampaknya terhadap kunjungan wisatawan dan kemampuan keuangan Taman Margasatwa Ragunan," jelas Andhika.

Menurut Andhika, kenaikan tarif tiket menjadi Rp 10 ribu sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan di tempat wisata milik pemerintah. Selain itu, pihaknya juga berencana melakukan berbagai peningkatan fasilitas di Ragunan, seperti renovasi kandang hewan, peningkatan sanitasi, dan penambahan wahana edukasi.

Peningkatan Kualitas Layanan di Prioritas

Heru Budi Hartono menekankan bahwa peningkatan kualitas layanan menjadi prioritas utama jika usulan kenaikan tarif tiket Ragunan disetujui. Pihaknya berencana mengalokasikan sebagian dari pendapatan tiket untuk pemeliharaan hewan, peningkatan infrastruktur, dan peningkatan pengalaman wisatawan.

Selain itu, pihak juga berencana meningkatkan fasilitas untuk pengunjung, seperti area bermain anak, tempat istirahat, dan area makan yang lebih nyaman. "Kita ingin Ragunan tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga menjadi pusat edukasi konservasi yang bermanfaat untuk masyarakat," tambahnya.

Respon Masyarakat dan Pihak Terkait

Usulan kenaikan tarif tiket Ragunan menjadi Rp 10 ribu mendapatkan berbagai respons dari masyarakat. Beberapa warga mendukung usulan tersebut dengan alasan bahwa kualisan layanan di Ragunan memang perlu ditingkatkan.

"Saya setuju jika harga tiket dinaikkan asalkan kualitas layanan juga ikut meningkat. Karena selama ini memang ada beberapa fasilitas yang perlu diperbaiki," ujar Rina, warga Jakarta Selatan yang sering berkunjung ke Ragunan bersama keluarga.

Di sisi lain, ada juga warga yang khawatir kenaikan tarif akan membuat pengunjung berkurang, terutama dari kalangan menengah ke bawah. "Kalau harganya terlalu mahal, mungkin saya dan keluarga tidak sering ke Ragunan lagi. Padahal ini tempat wisata yang bagai untuk anak-anak," kata Budi, warga Jakarta Timur.

Sementara itu, Koordinator Aliansi Jurnalis Independen (AJI) DKI Jakarta, Ahmad Zaki, meminta pemerintah untuk melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan terkait kenaikan tarif tiket Ragunan. "Harus ada partisipasi publik yang lebih baik dalam menentukan kebijakan ini, terutama karena ini menyangkut fasilitas umum," ujar Zaki.

Heru Budi Hartono menegaskan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan berbagai masukan dari masyarakat sebelum mengambil keputusan final terkait usulan kenaikan tarif tiket Ragunan. "Kami akan terbuka untuk menerima masukan dari berbagai pihak. Karena tujuan kami adalah memberikan layanan terbaik untuk masyarakat," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Galih Nasution

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter