24, 2026 ID
Sumatera Utara

Pendukung Ukraina Berkumpul di Kyiv saat Perang Memuncak, Pertahanan Udara Menipis

KYIV — Koalisi Para Pendukung Ukraina (Coalition of the Willing) menggelar pertemuan puncak di Kyiv di tengah eskalasi perang yang mematikan, saat persediaan sistem pertahanan udara Ukraina dilaporkan semakin menipis. KTT tersebut akan dipi

KYIV — Koalisi Para Pendukung Ukraina (Coalition of the Willing) menggelar pertemuan puncak di Kyiv di tengah eskalasi perang yang mematikan, saat persediaan sistem pertahanan udara Ukraina dilaporkan semakin menipis. KTT tersebut akan dipimpin bersama oleh para pemimpin Inggris, Prancis, dan Jerman. Koalisi yang beranggotakan puluhan negara sekutu ini dibentuk untuk mengoordinasikan dukungan militer, politik, dan kemanusiaan bagi Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia.

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham tiba di Kyiv dalam kunjungan luar negeri pertamanya sejak menjabat. Sejumlah pemimpin negara lain dijadwalkan mengikuti pertemuan secara daring, sementara Presiden Dewan Eropa Antonio Costa juga dijadwalkan hadir langsung di ibu kota Ukraina untuk membahas langkah lanjutan dukungan terhadap Kyiv, termasuk penguatan pertahanan udara.

Serangan Rudal Rusia Meningkat, Korban Sipil Bertambah

Pertemuan ini berlangsung di tengah serangan Rusia yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Rusia terus menghujani Kyiv dengan rudal balistik, merobek bangunan apartemen, dan menewaskan puluhan warga sipil di ibu kota Ukraina. Sistem pertahanan udara menjadi penentu utama kemampuan Ukraina bertahan menghadapi rudal balistik yang sulit dicegat.

Korban jiwa warga sipil akibat serangan yang meningkat ini dilaporkan mencapai level tertinggi sejak bulan-bulan awal invasi Rusia pada 2022. Hampir setiap serangan memaksa puluhan ribu warga berlindung di jaringan metro Kyiv, sementara lebih banyak lagi mengungsi di ruang bawah tanah dan tempat perlindungan lain di seluruh kota. Stasiun-stasiun metro dan tempat perlindungan bawah tanah menjadi andalan utama warga setiap kali sirine peringatan serangan berbunyi.

Setelah hampir setiap serangan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan permohonan terbuka kepada negara-negara sekutu untuk tambahan sistem pertahanan udara dan rudal pencegat. Dari pertemuan di Kyiv ini, Ukraina berharap lahir komitmen baru berupa tambahan sistem pertahanan udara, rudal, serta dukungan keuangan untuk kebutuhan perang dan pemulihan.

Ukraina Terus Menyerang Logistik Rusia

Menjelang pertemuan, Ukraina melanjutkan kampanye serangannya terhadap lokasi logistik Rusia. Beberapa gudang milik raksasa e-commerce Ozon menjadi sasaran. Ozon melaporkan kebakaran di gudangnya di Krasnodar dan Makhachkala, keduanya di Rusia selatan, pada Senin pagi. Perusahaan itu menambahkan bahwa lokasi di Adygeysk dan Nevinnomyssk dievakuasi akibat ancaman serangan drone. Serangan terhadap fasilitas logistik ini merupakan bagian dari upaya Ukraina melemahkan dukungan pasokan bagi militer Rusia.

Sementara itu, otoritas Rusia menyatakan puing-puing dari serangan drone Ukraina menewaskan dua anak-anak dan melukai sembilan orang lainnya.

Berikut sejumlah poin utama situasi terkini:

  • KTT Koalisi Para Pendukung dipimpin bersama pemimpin Inggris, Prancis, dan Jerman.
  • PM Inggris Andy Burnham menjalani kunjungan luar negeri pertama sejak dilantik.
  • Serangan rudal balistik Rusia dalam beberapa pekan terakhir menewaskan puluhan warga sipil di Kyiv.
  • Ukraina menyerang gudang-gudang logistik Ozon di Rusia selatan.

Hari Kemerdekaan dan Tekad Sekutu

Senin ini Ukraina merayakan hari kemerdekaannya, yang bertepatan dengan genap empat setengah tahun sejak Rusia menginvasi pada 24 Februari 2022. Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perang telah berlangsung jauh lebih lama dari perkiraan banyak pihak saat pertama kali dimulai.

"Rusia tidak boleh ragu dengan tekad kami," kata Burnham dalam pernyataannya sebelum tiba di Kyiv. "Kami tidak akan mundur sampai tercapai perdamaian yang adil dan langgeng." Pernyataan itu disampaikan di tengah harapan sekutu bahwa dukungan politik terhadap Ukraina tetap terjaga meski perang memasuki tahun kelima.

Relevansi bagi Sumatera Utara

Bagi warga Sumatera Utara, kelanjutan perang ini ikut memengaruhi harga pangan dan energi global, termasuk gandum dan pupuk, yang berimbas pada biaya rumah tangga serta ongkos produksi pertanian di Sumatera Utara. Di sisi lain, komunitas keturunan Ukraina yang telah lama menetap di Medan turut memantau perkembangan di tanah leluhur mereka, sementara Indonesia secara konsisten menyerukan perdamaian dan penghormatan terhadap kedaulatan serta keutuhan wilayah Ukraina.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag