17, 2026
Nasional

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru di Anak Krakatau Diperpanjang, Ini Alasannya

Operasi pencarian 8 orang hilang di Gunung Anak Krakatau diperpanjang 3 hari. Harapan untuk keselamatan mereka tetap tinggi.]]>

Andi Prasetyo
Andi Prasetyo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru di Anak Krakatau Diperpanjang, Ini Alasannya

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru di Anak Krakatau Diperpanjang, Ini Alasannya

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung memperpanjang operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru produksi yang dikabarkan hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau sejak Sabtu (25/3/2023). Operasi pencarian yang sebelumnya direncanakan berakhir pada Minggu (26/3/2023) ini diperpanjang hingga Selasa (28/3/2023) dengan mempertimbangkan beberapa faktor.

Kondisi Cuaca Buruk Memperlambat Pencarian

Kepala BPBD Lampung, Budi Santoso, mengatakan bahwa kondisi cuaca buruk di sekitar Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu alasan utama pemperpanjangan pencarian. "Hari ini cuaca di sekitar Anak Krakatau masih buruk dengan tinggi gelombang mencapai 1,5 hingga 2 meter. Hal ini membuat tim pencarian kesulitan untuk menjangkau area-area yang potensial sebagai lokasi keberadaan korban," jelas Budi dalam konferensi pers di Kantor BPBD Lampung, Senin (27/3/2023).

Menurut Budi, selain kondisi cuaca, arus laut yang cukup deras juga menjadi hambatan utama dalam proses pencarian. "Tim pencarian menggunakan beberapa kapal dengan ukuran berbeda-beda namun tetap kesulitan melawan arus yang kuat. Kami terpaksa harus berhati-hati demi keselamatan tim itu sendiri," tambahnya.

Tim Pencarian Diperkuat dengan Alat Teknologi Tinggi

Unt mempercepat proses pencarian, BPBD Lampung telah memperkuat tim pencarian dengan menyertakan alat teknologi tinggi. "Kami telah mengerahkan drone untuk memantau area sekitar Anak Krakatau dari atas. Selain itu, juga digunakan sonar untuk mendeteksi adanya benda di bawah permukaan air," ujar Budi.

Tim pencarian terdiri dari personel dari BPBD Lampung, Basarnas, TNI/Polri, serta relawan dari organisasi kemanusiaan. Mereka dibagi menjadi beberapa tim yang bertugas di area berbeda sekitar Pulau Anak Krakatau dan sekitarnya.

Kronologi Hilangnya Jurnalis dan Kru Produksi

Lima jurnalis dan tiga kru produksi yang hilang sedang melakukan liputan tentang aktivitas Gunung Anak Krakatau. Mereka berangkat dari Pelabuhan Labuhan, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (24/3/2023) dengan menggunakan kapal motor KM Siguntal.

Kondisi Gunung Anak Krakatau yang Masih Aktif

Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda ini diketahui masih dalam kondisi aktif. Pihak PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) telah menetapkan status gunung ini pada level II (Waspada).

Pemerintah Provinsi Lampung telah membentuk satgas khusus untuk menangani pencarian dan evakuasi korban. Selain itu, pihak juga memberikan bantuan psikologis bagi keluarga korban yang menunggu di Pelabuhan Labuhan.

Sementara itu, keluarga korban terus menunggu di pelabuhan dengan harapan bisa segera mendapat kabar tentang keberadaan sanak saudara mereka. "Kami masih berharap yang terbaik. Mereka adalah orang-orang yang berprofesi dengan penuh tanggung jawab dan kami percaya mereka akan selamat," ucap salah satu keluarga korban yang tidak mau disebutkan namanya.

Operasi pencarian masih terus berlanjut dengan mempertimbangkan keselamatan tim pencarian. Pihak BPBD Lampung berjanji akan memberikan informasi terkini secepatnya jika ada perkembangan mengenai keberadaan korban. Semoga para jurnalis dan kru produksi yang hilang segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Andi Prasetyo

Kontributor bidang kebugaran dan olahraga. Menulis tips workout dan gaya hidup aktif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter