24, 2026 ID
Papua

Pemprov Papua Tengah Waspadai Karhutla di Hutan Lindung dan Konservasi

Pemerintah Provinsi Papua Tengah meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi terjadi di kawasan hutan lindung dan kawasan konservasi. Antisipasi diperketat seiring masuknya musim kemarau, ketika ve

Pemerintah Provinsi Papua Tengah meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi terjadi di kawasan hutan lindung dan kawasan konservasi. Antisipasi diperketat seiring masuknya musim kemarau, ketika vegetasi mudah mengering dan risiko munculnya titik api semakin tinggi di sejumlah wilayah di provinsi tersebut. Peringatan ini juga menyusul meningkatnya potensi kebakaran pada periode cuaca kering yang dipengaruhi fenomena iklim global.

Pemantauan titik panas dan patroli terpadu

Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua Tengah memperkuat pemantauan melalui deteksi dini titik panas yang bersumber dari citra satelit. Hasil pantauan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan patroli terpadu bersama aparat keamanan, instansi terkait, serta masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan hutan.

Pengawasan difokuskan pada hutan lindung dan kawasan konservasi, termasuk kawasan Taman Nasional Lorentz yang sebagian wilayahnya berada di Papua Tengah. Kawasan tersebut memiliki nilai ekologis tinggi karena menjadi habitat berbagai flora dan fauna endemik, sekaligus berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat setempat.

Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama pada musim kemarau. Kebiasaan membakar lahan dinilai berisiko menyebabkan api menjalar ke kawasan hutan lindung dan konservasi, sehingga menimbulkan kerugian ekologis yang sulit dipulihkan serta mengancam keselamatan warga.

Selain patroli, sosialisasi dan pembentukan kelompok masyarakat peduli api terus digencarkan di tingkat kampung dan distrik. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap tebal di sekitar kawasan hutan agar dapat ditangani lebih cepat oleh petugas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait turut disiagakan untuk merespons cepat apabila terjadi kebakaran. Posko pemantauan, peralatan pemadam, serta jalur komunikasi darurat disiapkan di sejumlah titik rawan yang tersebar di wilayah Papua Tengah guna mempercepat penanganan di lapangan.

Masyarakat adat yang selama ini menjadi penjaga kawasan hutan juga dilibatkan dalam pengawasan. Peran mereka dinilai penting karena memiliki pengetahuan tentang kondisi wilayah serta mampu mendeteksi potensi kebakaran lebih awal sebelum api meluas. Mereka juga membantu menyampaikan imbauan agar warga tidak membakar lahan saat membuka kebun.

Pemprov Papua Tengah menegaskan bahwa pengendalian karhutla merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Dengan kesiapsiagaan sejak dini serta keterlibatan seluruh elemen, diharapkan kawasan hutan lindung dan konservasi di Papua Tengah tetap terjaga dari ancaman kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag