Pemotor Tewas Tertabrak Truk di Pelabuhan Priok, Motor Serseret Hingga Terbakar
Seorang pemotor tewas secara tragis setelah ditabrak truk di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (15/3) dini hari. Kecelakaan berdarah itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Raya Tanjung Priok dekat Gerbang Timur Pelabuhan. Menurut keterangan saksi mata, korban yang diketahui bernama Ahmad Fauzi (32) warga Sunter, Jakarta Utara, mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi B 1234 XYZ.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Iwan Setiawan mengatakan, truk kontainer yang mengangkut barang dari pelabuhan tersebut dikemudikan oleh Suparman (45) warga Bekasi. Kendaraan bermuatan berat itu sedang melaju menuju arah Tanjung Priok Utara saat terjadi kecelakaan. "Kondisi jalan di lokasi kejadian cukup gelap dan minim penerangan, mungkin ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kecelakaan," ujar Iwan Setiawan saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan keterangan polisi, korban Ahmad Fauzi sedang melaju dari arah Sunter menuju arah Pelabuhan Priok. Saat melewati tikungan dekat Gerbang Timur, korban diketahui kehilangan kendali atas kendaraannya dan menyimpang ke jalur truk yang sedang melaju. Suparman, pengemudi truk, mengaku tidak sempat menghindar karena jarak yang sudah terlalu dekat.
"Truk menabrak sepeda motor dari samping kanan. Akibatnya, korban terlempar dan jatuh di jalan. Sementara motor korban terseret sejauh sekitar 20 meter sebelum terhambat oleh badan truk," jelas Iwan. Menurutnya, setelah terseret, motor korban tergolek dan terjadi gesekan dengan aspal yang menyebabkan percikan api. Api pun segera membesar dan membakar motor hingga meleleh.
Personel Polres Metro Jakarta Utara yang mendapat laporan segera datang ke lokasi dan melakukan evakuasi korban. Sayangnya, korban sudah dalam kondisi tewas sebelum sempat dibawa ke rumah sakit. Jenazah korban langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi dan proses lebih lanjut.
Tanggapan Pihak Terkait
Kepala Pelabuhan Tanjung Priok, Heru Santoso, mengaku prihatin dengan kejadian ini. Ikan menyatakan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan menyeluruh. "Kami akan memeriksa rekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengetahui kronologi yang lebih jelas," ujarnya.
Heru juga menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan keselamatan di kawasan pelabuhan, terutama terkait penerangan jalan dan patuhi lalu lintas. "Kami akan mengevaluasi kembali sistem pencahayaan di sejumlah titik rawan kecelakaan di pelabuhan ini," tambahnya.
Upaya Polda Metro Jaya
Kepala Polda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat berkendara di kawasan pelabuhan, terutama pada malam hari. "Kondisi jalan di pelabuhan seringkali padat dan minim penerangan. Para pengendara harus ekstra hati-hati," kata Fadil.
Polisi juga mengingatkan para pengemudi truk untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melampaui batas kecepatan. "Kendaraan bermuatan berat seperti truk membutuhkan jarak pengereman yang lebih jauh dan waktu reaksi yang lebih lama. Oleh karena itu, kecepatan harus disesuaikan," ujar Fadil.
Sementara itu, keluarga korban yang diberitahu kejadian tersebut tampak sangat shock dan tidak menyangka jika Ahmad Fauzi menjadi korban kecelakaan. "Kami tidak tahu apa-apa, tiba-tiba ada yang memberitahu bahwa Fauzi meninggal dalam kecelakaan. Kami masih bingung dan belum bisa percaya," ucap salah satu kerabat korban yang tidak mau disebutkan namanya.
Polisi masih menyelidiki kasus ini dan akan memeriksa keterangan saksi serta mengamankan truk dan rekaman CCTV sebagai bukti. Pihak kepolisian berjanji akan memberikan keadilan bagi korban dan menindak tegas pelaku jika terbukti bersalah dalam kecelakaan yang mengakibatkan korban tewas ini.
Komentar (0)