Jakarta – AFC telah mengumumkan pembagian pot untuk drawing Kualifikasi Piala Asia U17 2027. Indonesia masuk dalam pot unggulan, sebuah modal penting bagi Garuda Muda untuk menghindari lawan-lawan berat pada babak penyisihan grup.
Status unggulan tersebut ditentukan berdasarkan hasil Indonesia pada Piala Asia U17 2023 di Thailand. Saat itu, Garuda Muda tampil impresif hingga mencapai perempat final. Sayangnya, pada edisi 2025 di Arab Saudi, Indonesia gagal melaju setelah kalah bersaing di babak kualifikasi.
Dengan berada di pot satu, Indonesia dijamin tidak akan bertemu tim-tim kuat seperti Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Uzbekistan pada fase grup. Meski demikian, Garuda Muda tetap harus waspada. Tim nonunggulan kerap tampil mengejutkan di kompetisi kelompok umur, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan sepanjang kualifikasi.
Pengundian resmi yang akan berlangsung di markas AFC menjadi momen yang dinantikan. Selain menentukan lawan, hasil drawing juga akan memengaruhi rencana perjalanan tim, termasuk pemilihan lokasi pemusatan latihan serta kesiapan menghadapi perbedaan iklim dan kondisi lapangan di negara tuan rumah grup.
Format Kualifikasi dan Peluang Garuda Muda
Kualifikasi Piala Asia U17 2027 akan diikuti sejumlah tim yang dibagi ke dalam sepuluh grup. Pertandingan digelar dengan sistem terpusat di negara tuan rumah masing-masing grup. Juara setiap grup otomatis melaju ke putaran final, bergabung dengan lima runner-up terbaik serta tuan rumah Bahrain yang sudah dipastikan tampil tanpa melalui kualifikasi.
Konsekuensinya, hanya satu tiket langsung yang tersedia bagi setiap juara grup. Indonesia pun diharapkan mampu memenangi seluruh laga penyisihan agar lolos tanpa harus bergantung pada perhitungan runner-up terbaik yang kerap menjadi penentu di menit-menit akhir klasemen.
Jadwal kualifikasi direncanakan berlangsung pada September hingga Oktober 2026. PSSI pun diyakini akan langsung merespons hasil drawing dengan menyusun persiapan, mulai dari pemusatan latihan, pemantauan calon lawan, hingga uji coba internasional untuk mengasah kesiapan tim.
Target lolos ke putaran final di Bahrain pada 2027 menjadi prioritas utama. Kehadiran pemain-pemain muda berbakat hasil pembinaan usia dini diharapkan mampu mengembalikan Indonesia ke panggung sepak bola Asia sekaligus membangun fondasi bagi tim senior di masa depan.
Dukungan suporter juga dinilai menjadi faktor penting. Garuda Muda diharapkan tampil percaya diri memanfaatkan status unggulan, sekaligus membuktikan bahwa pembinaan usia muda Indonesia berada di jalur yang tepat menuju Piala Asia U17 2027.
Komentar (0)