17, 2026
Nasional

MU Kalah dari Man City, Wayne Rooney Bela Michael Carrick dan Sentil INEOS: Semuanya Terasa Tumpul

Hesti Kusuma
Hesti Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Defeat to Man City Sparks Rooney Defense of Carrick, Criticism of INEOS

Manchester United mengalami kekalahan telak 3-0 dari Manchester City pada pertandingan Manchester derby di Stadion Etihad, Sabtu (17/2/2024). Hasil buruk ini memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk legenda klub Wayne Rooney yang langsung membela pelatih interim Michael Carrick sekaligus menyentil peran INEOS dalam pengelolaan klub.

Rooney, yang pernah menjadi kapten United dan mencatatkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak klub, tidak ragu menyatakan pendapatnya setelah pertandingan. Ia menilai bahwa Carrick, yang baru mengambil alih kursi pelatih dari Erik ten Hag sementara, tidak pantai disalahkan atas kekalahan telak tersebut.

Rooney: Carrick Bukan Penyebab Kekalahan

"Michael Carrick bukanlah masalah di sini," ujar Rooney dalam analisisnya untuk media. "Ia baru saja datang dan mencoba memberikan stabilitas. Masalah yang ada jauh lebih dalam daripada itu."

Keputusan INEOS untuk memecat Ten Hag secara tiba-tiba setelah pertandingan sebelumnya dinilai Rooney sebagai langkah yang merusak stabilitas tim. "Ketika Anda membuat perubahan seperti itu di tengah musim, terutama dengan cara yang dilakukan INEOS, Anda menciptakan ketidakpastian," tambahnya.

Carrick, yang menjabat sebagai asisten Ten Hag sebelumnya, diangkat sebagai pelatih interim selama 48 jam sebelum Ruben Amorim diumumkan sebagai pengganti jangka panjang. Namun, proses transisi ini terjadi tepat sebelum derby krusial, menciptakan situasi yang ideal bagi City untuk memanfaatkannya.

Analisis Performa United di Derby

Performa United di lapangan benar-benar mengecewakan. The Red Devils terlihat kebingungan, tidak terorganisir, dan tidak mampu mengimbangi dominasi City sejak menit awal. Gol-gol dari Phil Foden, John Stones, dan Julian Alvarez pada babak pertama membuat United harus bermain dari posisi tertinggal sejak awal.

Rooney menyoroti masalah fundamental dalam tim. "Kita tidak bisa hanya melihat hasilnya dan menyalakan pelatih. Ada masalah struktural dalam tim ini yang telah berlangsung selama bertahun-tahun," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa perubahan manajerial yang frekuensi tidak menyelesaikan masalah inti. "Setiap musim ada perubangan pelatih, pemain datang dan pergi, tetapi masinya tetap ada. Itu karena masalahnya ada di level kepemimpinan klub, bukan di lapangan."

Kritikan Terhadap Kepemimpinan INEOS

Sebagai bagian dari konsorsium yang mengakuisisi saham mayoritas United, INEOS telah melakukan beberapa perubahan signifikan dalam struktur klub. Namun, Rooney menyatakan bahwa pendekatan mereka justru merusak.

"Mereka datang dengan angin segar dan janji besar, tetapi cara mereka mengelola situasi menunjukkan ketidakdewasaan," kritik Rooney. "Mengapa Anda memecat pelatih Anda tepat sebelum derby terbesar? Ini bukan cara membangun tim yang konsisten."

Rooney juga menyoroti kurangnya kejelasan dalam visi jangka panjang klub di bawah kepemimpinan INEOS. "Klub seperti Manchester United membutuhkan rencana yang jelas dan stabil. Perubangan yang konstan tidak membawa kestabilan yang dibutuhkan tim untuk berkembang."

Tantangan Mendatang bagi United

Dengan kekalahan ini, posisi United di klasemen semakin terguncang. Mereka kini berada di posisi ke-8 dengan 34 poin dari 27 pertandingan, menjauh dari posisi Liga Champions. Situasi ini memaksa INEOS untuk segera menunjukkan arah yang jelas untuk klub.

Keputusan tentang Ruben Amorim, pelatih Sporting CP yang diumumkan sebagai pengganti jangka panjang, menjadi sorotan. Apakah ia akan langsung mengambil alih atau menunggu akhir musim? Jawaban atas pertanyaan ini akan menentukan nasib United di sisa musim ini.

Sementara itu, Carrick yang kini menjadi juru taktis sementara, akan tetap memimpin tim hingga keputusan final diambil. Meski demikian, kekalahan telak dari City menunjukkan bahwa masalah di United tidak akan selesai dengan sekali pergantian pelatih.

Rooney menutupkan kritiknya dengan pesan yang jelas: "Manchester United membutuhkan lebih dari sekadar pelatih baru. Mereka membutuhkan stabilitas, visi jangka panjang, dan kepemimpinan yang tahu bagaimana membangun tim yang konsisten. Itulah yang belum mereka dapatkan di bawah pengelolaan INEOS."

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Kusuma

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter