17, 2026
Olahraga

Rio Ferdinand Murka! Menyebut VAR Tidak Masuk Akal Setelah Sahkan Gol Erling Haaland ke Gawang MU

Dian Gunawan
Dian Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Rio Ferdinand Kritik Ketidaklogisan VAR Setelah Gol Erling Haaland Dikabulkan

Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, menyampaikan kekecewaan mendalam terkapai keputusan Video Assistant Referee (VAR) yang mengizinkan gol Erling Haaland dinyatakan valid saat Manchester City menang 3-1 atas Manchester United pada pertandingan Manchester Derby di Stadion Etihad, Sabtu (17/10/2023). Keputusan tersebut menjadi poin pembicaraan utama setelah pertandingan, dengan Ferdinand menyebut proses penggunaan VAR saat itu "tidak masuk akal".

Insiden krusial terjadi pada menit ke-36 ketika Haaland menyundul bola masuk ke gawang United setelah sepak pojok. Awalnya, wasit utama Craig Pawson tidak memberikan gol, namun setelah merujuk ke VAR, gol tersebut akhirnya dikabulkan. Keputusan ini segera memicu protes dari pemain dan pelatih Manchester United yang meyakini ada pelanggaran terhadap bek United, Lisandro Martínez, saat bola ditendang.

Polemika Pada Keputusan VAR

Menurut analisis ulang, terlihat jelas Martínez terjatuh setelah kontak dengan Haaland saat bola sedang dalam proses diarahkan. Beberapa ahli sepak bola dan mantan pemain sekelas Ferdinand menganggap ada pelanggaran di area penalti yang seharusnya diperiksa oleh VAR. Namun, setelah melihat ulang berulang kali, wasit tetap mempertahankan keputusan untuk mengizinkan gol.

"Saya tidak mengerti proses VAR di sini," ujar Ferdinand melalui platform media sosialnya. "Anda memiliki wasit yang melihat ulang insiden, melihat kontak jelas, dan tidak melakukan apa-apa. Saya bingung bagaimana VAR bisa tidak melihat hal ini. Ini bukan hanya soal gol, tetapi tentang keadilan dalam permainan."

Reaksi dari Pihak Manchester United

Pelatih Manchester United, Erik ten Hag, menunjukkan kekecewaannya dengan gestur jelas setelah gol Haaland dinyatakan valid. Ten Hag berargumen bahwa ada dua pelanggaran yang terjadi: kontak antara Martínez dan Haaland, serta kemudian kontak antara Haaland dengan bek United lainnya, Raphaël Varane.

"Saya melihat dua pelanggaran di area itu," kata Ten Hag dalam konferensi pers usai pertandingan. "Yang pertama jelas, dan itu harus diperiksa VAR. Saya tidak mengerti mengapa wasit tidak melihatnya. Ini mempengaruhi hasil pertandingan."

Sementara itu, pemain Manchester United seperti Luke Shaw dan Diogo Dalot juga menyampaikan frustrasi mereka. Shaw mengatakan bahwa insiden tersebut mengubah arus permainan dan memberikan keunggulan tak adil kepada Manchester City.

Pandangan dari Para Ahli

Banyak analis sepak bola yang setuju dengan kritikan Ferdinand. mantan wasit Premier League, Mark Clattenburg, mengatakan bahwa VAR seharusnya intervensi dalam kasus ini. "Menurut panduan FIFA, kontak jelas seperti itu yang menyebabkan pemain jatuh harus diperiksa," ujar Clattenburg. "Keputusan untuk tidak memberikan penalti atau bahkan tidak mengulang insiden adalah sebuah kesalahan besar."

Di sisi lain, mantan wasit Keith Hackett mempertanyakan konsistensi penerapan VAR. "Kita melihat VAR intervensi untuk hal-hal kecil, namun melewatkan insiden yang jelas seperti ini. Ini menciptakan ketidakpastian dan kecurigaan terhadap sistem," tambahnya.

Dampak pada Kompetisi

Kasus ini kembali menyoroti isu konsistensi dalam penerapan VAR di Premier League. Sejak diperkenalkan, VAR sering menjadi subjek perdebatan karena interpretasi yang berbeda-beda terkapai apa yang dianggap sebagai "kesalahan jelas" yang bisa dikoreksi.

Keputusan dalam pertandingan Manchester Derby ini memiliki dampak signifikan bagi jalannya klasemen sementara. Dengan kemenangan ini, Manchester City semakin memperkuat posisi mereka di puncak klasemen, sementara Manchester United kehilangan peluang untuk menutupi jarak.

Ferdinand menambahkan bahwa insiden ini dapat memberikan dampak psikologis bagi timnya. "Ketika Anda merasa tidak adil seperti ini, sulit untuk bangkit kembali. Tapi itu bagian dari pekerjaan kami, untuk terus melihat ke depan," tutupnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dian Gunawan

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter