17, 2026
Nasional

Momen Prabowo Disambut PM India Modi saat Tiba di KTT ke-18 BRICS

Eko Wibowo
Eko Wibowo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Prabowo Disambut Hangat oleh PM India Modi saat Tiba di KTT ke-18 BRICS

Kaliningrad, Rusia - Calon Presiden nomor urut dua Prabowo Subianto menerima sambutan hangat dari Perdana Menteri India Narendra Modi saat tiba di lokasi Konferencia Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS. Pertemuan bilateral singkat ini menunjukkan hubungan bilateral yang terus membaik antara Indonesia dan India, terutama dalam konteks kerja sama di forum multilateral seperti BRICS.

Sambutan Hangat di Arena Internasional

Saat tiba di venue KTT BRICS, Prabowo Subianto didekati oleh PM Modi yang menyampaikan salam dan ucapan selamat datang. Pertemuan ini berlangsung singkat namun penuh makna, menyoroti posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam diplomasi global. Kedua tokoh terlihat akrab saat berjabat tangan dan bercakap-cakap beberapa saat sebelum agenda KTT resmi dimulai.

Sumber yang dekat dengan tim Prabowo menyatakan bahwa PM Modi menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Indonesia dalam berbagai isu global khususnya dalam kerja sama antara negara-negara berkembang. Pertemuan ini juga membahas potensi peningkatan kerja sama bilateral di berbagai bidang, perdagangan, dan pertahanan.

Konteks KTT BRICS yang Penting

KTT BRICS tahun ini menjadi ajang penting mengingat dinamika geopolitik global yang semakin kompleks. Lima negara anggota BRICS - Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan - terus memperkuat posisi mereka sebagai blok ekonomi dan politik yang signifikan di dunia. Indonesia, meski bukan anggota resmi, aktif berpartisipasi sebagai mitra dialog dalam forum ini.

Dalam pidato pembukaannya, Presiden Vladimir Putin menekankan pentingnya reformasi institusi keuangan global untuk mencerminkan keseimbangan kekuatan ekonomi di abad ke-21. Isu ini menjadi pusat perhatian selama KTT, dengan berbagai negara anggota menyampaikan pandangannya mengenai rencana ekspansi BRICS ke negara-negara lain.

Posisi Indonesia dalam Diplomasi Global

Kehadiran Prabowo Subianto di KTT BRICS menunjukkan komitmen Indonesia untuk terus aktif dalam diplomasi global, terlepas dari hasil pemilu yang akan datang. Sebagai calon presiden, kehadirannya di forum internasional semakin memperkuat citra Indonesia sebagai pemain penting dalam kancah global.

Dalam berbagai kesempatan, Prabowo menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya menjaga stabilitas regional sambil memperkuat posisi Indonesia dalam hubungan internasional. Ia menekankan bahwa Indonesia perlu memainkan peran yang lebih proaktif dalam menyelesaikan konflik global dan mendorong kerja sama ekonomi antara negara-negara berkembang.

Kerja Sama Bilateral yang Terus Berkembang

Hubungan Indonesia-India telah mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam bidang perdagangan, investasi, dan pertahanan. Dua negara ini telah menandatangani berbagai kesepakatan kerja sama yang mencakup sektor teknologi, energi, dan pembangunan infrastruktur.

Data dari Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa volume perdagangan bilateral antara Indonesia dan India pada tahun 2022 mencapai US$26,3 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya. India juga menjadi salah satu investor terbesar di Indonesia, terutama dalam sektor farmasi, otomotif, dan TI.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meski hubungan bilateral terus membaik, tantangan masih ada dalam bentuk ketimpangan perdagangan dan persaingan di pasar global. Namun, potensi kerja sama di berbagai bidang masih sangat besar, terutama dengan rencana percepatan transformasi digital dan transisi energi yang sedang dijalani kedua negara.

Dalam pidato singkatnya di sela-sela KTT, Prabowo menyampaikan optimisme mengenai masa depan hubungan Indonesia-India. Ia menekankan bahwa dengan visi yang sama mengenai kesejahteraan rakyat dan stabilitas regional, kedua negara dapat mewujudkan potensi kerja sama yang lebih besar lagi.

Kehadiran Prabowo di KTT BRICS ini tidak hanya menunjukkan komitmen Indonesia terhadap diplomasi global, tetapi juga membuka peluang baru untuk memperkuat posisi Indonesia dalam kancah internasional. Dengan hubungan bilateral yang semakin erat dengan negara-negara penting seperti India, Indonesia diharapkan dapat memainkan peran yang lebih strategis dalam menyelesaikan isu global dan mendorong agenda ekonomi negara-negara berkembang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eko Wibowo

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter