Menuju Satu Abad, Persebaya Tetapkan Target Juara BRI Super League 2026/2027
Persebaya Surabaya menetapkan target meraih gelar juara BRI Super League pada musim 2026/2027, sebuah ambisi yang diumumkan dalam rangka persiapan perayaan satu abad keberadaan klub legendaris tersebut. Target ini menjadi puncak dari serangkaian rencana strategis yang sedang disusun oleh manajemen untuk membangun tim yang kompetitif di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Visi Jangka Panjang Menuju Abad Ke-2
Dalam konferensi pers yang digunakan di Surabaya, Direktur Utama Persebaya, Achsanul Qosasi, menjelaskan bahwa target juara pada 2026/2027 merupakan bagian integral dari visi jangka panjang klub menuju perayaan 100 tahun keberadaannya pada tahun 2037. "Kami tidak hanya ingin merayakan ulang tahun dengan pesta, tetapi dengan trofi. Target juara BRI Super League 2026/2027 adalah bukti nyata komitmen kami untuk kembali menjadi tim terbaik di Indonesia," ujar Achsanul.
Manajemen Persebaya telah membentuk tim khusus yang akan merumuskan strategi jangka panjang, mulai dari pengembangan infrastruktur, akademi pemain, hingga peningkatan kualitas tim utama. Target 2026/2027 dipilih karena memberikan waktu yang cukup bagi klub untuk membangun fondasi yang kokoh tanpa terburu-buru.
Strategi Pembangunan Tim
Untuk mewujudkan target tersebut, Persebaya akan mengembangkan strategi pembangunan tim yang berkelanjutan. Salah satu pilar utama adalah pengembangan akademi pemain yang telah dimulai beberapa tahun terakhir. "Kami percaya bahwa bibit-bibit unggul dari Surabaya dan sekitarnya adalah aset berharga bagi klub. Melalui akademi, kami mencetak pemain yang tidak hanya berbakat tetapi juga memiliki loyalitas tinggi terhadap Persebaya," jelas Kepala Akademi Persebaya, Fachrudin Arifin.
Selain pengembangan pemain muda, Persebaya juga akan melakukan investasi strategis pada pemain-pemain berpengalaman yang dapat menjadi pemimpin di lapangan. Manajemen berencana merekrut beberapa pemain kualitas asing yang mampu meningkatkan level kompetisi tim. "Kami akan mencari pemain asing yang tidak hanya berprestasi tetapi juga dapat beradaptasi dengan budaya dan filosofi Persebaya," tambah Achsanul.
Infrastruktur dan Dukungan Sosial
Target juara juga didukung oleh peningkatan infrastruktur yang sedang direncanakan. Pembangunan stadion baru dengan kapasitas lebih besar dan fasilitas lengkap menjadi prioritas utama. Saat ini, Persebaya masih menggunakan Gelora Bung Tomo sebagai markas utama, namun manajemen berencana memiliki stadion yang sepenuhnya dimiliki oleh klub.
Dukungan suporter yang tak henti-hentinya juga menjadi faktor penting dalam rencana ini. Persebaya memiliki basis pendukung yang sangat besar dan setia, yang menjadi kekuatan tersendiri bagi tim. "Suporter adalah jiwa Persebaya. Dengan dukungan mereka, kami percaya dapat mewujudkan mimpi juara," ujar Ketua Umum Persebaya, Budi Prawiro.
Target Tertentu Sebelum 2026/2027
Sebelum menargetkan juara pada musim 2026/2027, Persebaya menetapkan beberapa target perantara. Pada musim 2024/2025, tim diharapkan dapat menjadi pesaing serius di papan atas klasemen. Pada musim 2025/2026, target adalah finis empat besar dan lolos ke kompetisi AFC. "Setiap musim memiliki targetnya sendiri. Kami tidak ingin melompat terlalu jauh, tetapi membangun langkah demi langkah," jelas pelatih kepala Persebaya, Aji Santoso.
Dengan rencana yang matang dan dukungan penuh dari seluruh elemen klub, Persebaya menunjukkan komitmennya untuk kembali memuncaki sepak bola Indonesia. Menuju satu abad keberadaannya, klub berjuluk Macan Putih ini tidak hanya ingin menjadi tim yang dihormati, tetapi juga tim yang selalu bersaing untuk meraih gelar juara.
Komentar (0)