Mengulik Harga Tiket Kandang PSIM di BRI Super League 2026/2027: Naik, Ada Season Pass
PSIM Yogyakarta telah merilis informasi mengenai harga tiket pertandingan kandang untuk musim kompetisi BRI Super League 2026/2027. Dalam rilis resmi yang diterima oleh media, manajemen klub mengumumkan adanya beberapa perubahan harga tiket dibandingkan musim sebelumnya, serta pengenalan produk baru berupa season pass bagi para suporter setia.
Untuk pertandingan kelas utama melawan tim-tim besar seperti Persija Jakarta, Bhayangkara FC, dan PSM Makassar, harga tiket untuk tribun utama dinyatakan mengalami kenaikan sebesar 15% dari musim lalu. Harga tiket untuk laga-laga tersebut di tribun utama akan dibanderol dengan harga Rp100.000 per orang untuk pertandingan reguler dan Rp125.000 untuk pertandingan derbi atau laga puncak.
Sementara itu untuk tribun tengah, harga tiket mengalami kenaikan yang lebih moderat, sekitar 10%. Dibanderol dengan harga Rp75.000 untuk pertandingan reguler dan Rp90.000 untuk pertandingan derbi. Sedangkan untuk tribun selatan dan barat, harga tiket hanya mengalami kenaikan 5%, dari sebelumnya Rp50.000 menjadi Rp52.500 untuk pertandingan reguler.
"Kenaikan harga ini merupakan upaya kami untuk memastikan kualitas layanan yang lebih baik bagi suporter," ujar Direktur Operasional PSIM, Budi Santoso, dalam konferensi pers yang digunakan klub. "Kami juga mempertimbangkan berbagai aspek termasuk biaya operasional, keamanan, dan kenyamanan di stadion yang terus kami tingkatkan."
Season Pass: Solusi bagi Suporter Setia
Salah satu inovasi yang dihadirkan PSIM untuk musim 2026/2027 adalah produk season pass. Tiket ini dirancang khusus bagi suporter yang ingin menonton seluruh pertandingan kandang PSIM sepanjang musim kompetisi.
Ada dua jenis season pass yang ditawarkan. Pertama, Full Season Pass yang mencakup semua pertandingan kandang, baik laga reguler maupun derbi. Harga untuk produk ini dibanderol Rp1.750.000, yang jika dihitung per pertandingan setara dengan harga tiket tribun tengah untuk pertandingan reguler.
Kedua, Half Season Pass yang hanya berlaku untuk babak pertama kompetisi. Harga untuk tiket ini adalah Rp900.000. Manajemen PSIM menyatakan bahwa season pass ini memberikan beberapa keistimewaan, seperti akses prioritas ke area tertentu, merchandise eksklusif, serta diskon 20% di warung- warung official klub yang berada di sekitar stadion.
"Season pass bukan hanya sekadar tiket, melainkan bentuk komitmen kami terhadap suporter. Dengan membeli season pass, mereka tidak hanya menghemat biaya tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar PSIM," tambah Budi Santoso.
Tanggapan Suporter dan Strategi Klub
Reaksi dari kelompok suporter PSIM, Brigata Curva Sud, terhadap kenaikan harga tiket dan pengenalan season pass cukup beragam. Beberapa di antaranya memahami alasan di balik kenaikan harga, sementara ada pula yang khawatir kenaikan ini akan mengurangi jumlah penonton di stadion.
"Kami memahami bahwa klub memerlukan dana untuk operasional, tetapi harapan kami adalah kualitas layanan di stadion juga sebanding dengan kenaikan harga tersebut," kata Ketua Brigata Curva Sud, Ahmad Fauzi, dalam wawancara terpisah.
Di sisi lain, manajemen PSIM telah menyusun strategi untuk memastikan stadion tetap ramai. Selain melalui program season pass, klub juga akan mengadakan beberapa program khusus seperti tiket gratis untuk anak-anak usia 12 tahun ke bawah yang didampingi orang tua, serta program tiket keluarga dengan harga paket.
"Kami berkomitmen untuk membuat stadion Maguwoharjo menjadi benteng ke-12 bagi tim. Kualitas suporter adalah aset berharga bagi kami, dan semua kebijakan ini diambil dengan pertimbangan matang untuk menjaga kebersamaan itu," jelas Budi Santoso menutup konferensi persnya.
Dengan demikian, PSIM Yogyakarta menunjukkan upaya serius dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan suporter sekaligus memastikan keberlanjutan finansial klub melalui kebijakan harga tiket yang telah dirilis untuk musim kompetisi mendatang.
Komentar (0)