17, 2026
Nasional

Memperbaiki Sekolah, Membuka Jalan, Menguatkan Warga Solok Selatan

Perubahan infrastruktur di Solok Selatan memudahkan akses masyarakat dan pendidikan. Jalan dan bus sekolah baru dukung mobilitas dan kenyamanan belajar siswa.]]>

Intan Kusuma
Intan Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Memperbaiki Sekolah, Membuka Jalan, Menguatkan Warga Solok Selatan

Memperbaiki Sekolah, Membuka Jalan, Menguatkan Warga Solok Selatan

Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan melalui berbagai program terus berupaya meningkatkan kualitas pembangunan di wilayahnya. Fokus utama meliputi perbaikan fasilitas pendidikan, peningkatan infrastruktur transportasi, serta pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan kemajuan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

Perbaikan Fasilitas Pendidikan sebagai Fondasi Pembangunan

Upaya memperbaiki fasilitas sekolah di Solok Selatan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Sebanyak 25 unit gedung sekolah di berkecamatan telah direhabilitasi dan dibangun ulang dalam tiga tahun terakhir. Proyek ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi para siswa dan guru.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa rehabilitasi gedung sekolah dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan fungsional dan keamanan. "Kami memastikan setiap sekolah memiliki akses air bersih, listrik stabil, serta ruang kelas yang memadai. Selain itu, kami juga membangun laboratorium sederhana perpustakaan, dan lapangan olahraga mini untuk menunjang kegiatan belajar mengajar," ujarnya.

Program ini tidak hanya berfokus pada fisik bangunan, tetapi juga peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan workshop. Sebanyak 200 guru di seluruh kabupaten telah mengikuti pelatihan metodologi pengajaran modern serta pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran.

Peningkatan Infrastruktur Jalan untuk Memperlancar Akses

Infrastruktur transportasi menjadi penentu penting dalam percepatan pembangunan di daerah terpencil seperti Solok Selatan. Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 miliar untuk membangun dan memperbaiki jalan lintas kabupaten yang selama ini menjadi penghambat mobilitas warga.

"Dari total 120 kilometer jalan yang direncanakan untuk dibangun dan diperbaiki, 85 kilometer telah selesai dibangun hingga akhir tahun 2023. Jalan-jalan ini menghubungkan pusat kecamatan dengan desa-desa terpencil, sehingga memudahkan akses warga terhadap pasar, fasilitas kesehatan, dan pusat pendidikan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Solok Selatan, Hendri Gunawan.

Selain itu, pembangunan jalan juga bertujuan untuk meningkatkan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Dengan akses yang lebih baik, hasil pertanian seperti kopi, cengkeh, dan kakao dapat diangkut dengan lebih efisien ke pasar, sehingga harga jual dapat lebih kompetitif.

Pemberdayaan Masyarakat untuk Menciptakan Ketahanan Ekonomi

Pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan UMKM menggandeng warga untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. Program pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha mikro, serta akses modal melalui koperasi telah membantu puluhan kelompok masyarakat meningkatkan pendapatannya.

"Kami melihat bahwa potensi ekonomi Solok Selatan sangat besar, namun perlu diarahkan dan dibina. Melalui program ini, kami telah membantu 50 kelompok koperasi mengembangkan usaha pengolahan hasil pertanian dan kerajinan tangan. Produk-produk ini kini sudah mulai dikenal di luar daerah bahkan diekspor ke beberapa provinsi lain," jelas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Siti Aminah.

Salahan contoh sukses adalah kelompok pengrajin anyaman bambu di Kecamatan Sangir Batang Hari. Dibantu pelatihan dan pemasaran, produk mereka kini tidak hanya dipasarkan secara lokal tetapi juga melalui platform online hingga ke pasar nasional.

Selain itu, pemberdayaan perempuan juga menjadi fokus utama. Sebanyak 200 perempuan di desa-desa terpencil telah mendapatkan pelatihan keterampilan seperti pembuatan makanan ringan, pembenihan tanaman hias, serta pengolahan produk pertanian. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan kontribusi perempuan dalam perekonomian keluarga.

Wakil Bupati Solok Selatan, Rusli, menyatakan bahwa pembangunan di daerah harus berorientasi pada partisipasi masyarakat. "Kami percaya bahwa pembangungan yang berkelanjutan hanya dapat tercapai jika masyarakat turut terlibat dan merasa memiliki terhadap setiap program yang dijalankan. Oleh karena itu, pendekatan partisipatif menjadi kunci utama dalam setiap kebijakan pembangunan di Solok Selatan," ujarnya.

Dengan berbagai program yang berkelanjutan, pemerintah daerah berharap dapat menciptakan Solok Selatan yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Perbaikan sekolah, pembangunan jalan, serta pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat saling melengkapi dalam mewujudkan visi tersebut.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter