Ledakan Akibat Tabung Gas Bocor di Bekasi, Ayah dan Anak Meninggal
Tragedi memilukan terjadi di Jalan Raya Bekasi Timur, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Pekayon, Kota Bekasi, Rabu (15/3) dini hari. Sebuah ledakan gas yang diduga berasal dari tabung LPG (Liquid Petroleum Gas) menewaskan dua orang, seorang ayah dan anaknya. Insiden ini menimpa keluarga yang sedang tidur pulih dalam keadaan tidak sadar akibat ledakan yang cukup powerful.
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Pekayon Kompol Eko Budi Santoso mengungkapkan bahwa ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Korban yang tewas adalah Agus Sutrisno (45) dan anaknya, Muhammad Fauzan (15). Kedua korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam rumahnya yang sudah runtuh sebagian akibat ledakan.
"Ledakan sangat dahsyat. Rumah korban mengalami kerusakan parah, terutama bagian depan dan samping. Dari saksi mata, kami mendapat informasi bahwa korban sedang tidur saat ledakan terjadi. Diduga gas dari tabung LPG bocor dan terjadi kontak dengan api, sehingga memicu ledakan," jelas Kompol Eko Budi Santoso saat dihubungi, Rabu siang.
Kronologi Insiden
Berdasarkan keterangan saksi mata dan hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), kronologi kejadian dimulai saat korban Agus Sutrisno dan keluarga sedang tidur pulang. Sebelum tidur, Agus sempat memasak menggunakan kompor gas di dapur rumah.
"Kami mendapat laporan dari warga sekitar bahwa terdengar suara ledakan yang sangat keras. Setelah itu, warga melihat api melalap rumah milik korban. Beberapa warga berusaha menyelamatkan korban, tetapi api terlalu besar sehingga mereka tidak bisa masuk ke dalam rumah," ujar salah seorang saksi, Ahmad (40), tetangga korban.
Tim pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bekasi tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah mendapat laporan. Mereka membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengendalikan api yang sudah menjalar ke sejumlah bangunan sekitarnya.
Kerusakan dan Evakuasi Korban
Setelah api berhasil dipadamkan, tim gabungan dari Polsek Pekayon, Satuan Reskrim Polresta Bekasi, dan tim medis dari Puskesmas Pekayon melakukan evakuasi korban. Dari hasil olah TKP, ditemukan dua jenazah di dalam ruang tamu rumah yang sudah runtuh.
"Kami menemukan dua jenazah di lokasi kejadian. Diduga mereka terjebak di dalam rumah saat ledakan terjadi. Jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Abdul Moeloek untuk dilakukan autopsi," tambakan Kompol Eko.
Rumah korban yang berukuran sekitar 60 meter persegi mengalami kerusakan parah. Atap dan sebagian dinding runtuh, sementara jendela dan pintu pecah berantakan. Beberapa perabotan rumah seperti kursi, meja, dan lemari hancur lebur akibat ledakan dan api.
Respon Pemerintah dan Pemeriksaan Lebih Lanjut
Wali Kota Bekasi, Muhammad Iqbal, langsung turun ke lokasi kejadian untuk memastikan kondisi dan memberikan bantuan kepada keluarga korban. Pemerintah Kota Bekasi menyatakan akan membantu biaya pemakaman korban dan merawat korban yang selamat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perizinan dan Tata Ruang (DPTR) Kota Bekasi, Budi Santoso, mengatakan pihaknya akan memeriksa izin bangunan dan kepatuhan standar keamanan dalam penggunaan tabung gas di lokasi kejadian. "Kami akan melakukan inspeksi mendatang di sejumlah rumah warga untuk memastikan penggunaan tabung gas sudah sesuai standar keamanan," tambah Budi.
Tips Penggunaan Tabung Gas Aman
Insiden ini mengingatkan kembali pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan tabung gas di rumah. Beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah kecelakaan serupa antara lain:
1. Selalu periksa kondisi selang dan regulator tabung gas secara berkala. Ganti jika ada tanda-tanda aus atau retak.
2. Jangan pernah menggunakan tabung gas yang sudah berkarat atau mengalami kerusakan.
3. Pastikan ventilasi di dapur cukup baik untuk mencegara gas menumpuk.
4. Matikan kompor setelah selesai digunakan dan pastikan katup tutup rapat.
5. Jangan pernah meninggalkan kompor yang sedang digunakan tanpa pengawasan.
6. Segera keluar dari rumah jika mencium bau gas dan hubungi pihak terkait.
Kasus ini masih dalam pemeriksaan Satuan Reskrim Polresta Bekasi. Pihak kepolisian akan mengumpulkan keterangan dari saksi dan melakukan pemeriksaan forensik untuk mengetahui pasti penyebab ledakan tersebut.
Komentar (0)