17, 2026
Nasional

KTT BRICS 2026 Hasilkan Deklarasi New Delhi, Ubah Komitmen Jadi Aksi Nyata

Lestari Maharani
Lestari Maharani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

KTT BRICS 2026 Hasilkan Deklarasi New Delhi, Ubah Komitmen Jadi Aksi Nyata

KTT BRICS 2026 yang diselenggarakan di New Delhi, India, menghasilkan deklarasi bersejarah yang bertujuan untuk mengubah komitmen anggota menjadi aksi nyata di berbagai bidang. Pertemuan tahunan yang dihadiri oleh kepala negara dan pemerintahan dari lima negara anggota asli Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan, serta negara-negara baru yang bergabung, menandai langkah signifikan dalam kerja sama multilateralisme alternatif.

Deklarasi New Delhi, yang disepakati pada hari terakhir KTT, menyoroti berbagai isu global mulai dari ekonomi dan perdagangan hingga keamanan dan pembangunan berkelanjutan. Dokumen ini menegankan kembali komitmen BRICS terhadap reformasi tatanan global yang lebih inklusif dan adil, serta menyoroti pentingnya representasi negara-negara berkembang dalam lembaga multilateral.

Isi Utama Deklarasi

Deklarasi New Delhi terdiri dari 12 poin utama yang menggarisbawahi visi BRICS untuk masa depan. Salah satu poin penting adalah komitmen untuk memperkuat kerja sama ekonomi melalui peningkatan perdagangan bilateral dan investasi. Para pemimpin setuju untuk mempercepat implementasi mekanisme pembayaran dalam mata uang lokal guna mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan mempromosikan stabilitas finansial regional.

Poin kedua menyoroti pentingnya transformasi digital dan kolaborasi dalam teknologi informasi. BRICS berjanji untuk bekerja sama dalam pengembangan infrastruktur digital, keamanan siber, dan standar teknologi yang inklusif. Dokumen ini juga menekankan perlunya investasi dalam inovasi dan penelitian bersama untuk mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim dan kesehatan.

Ekspansi dan Integrasi Baru

KTT BRICS 2026 menandai periode baru dengan keanggotaan yang diperluas. Enam negara baru – Iran, Mesir, Ethiopia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Nigeria – secara resmi diterima sebagai anggota penuh, meningkatkan representasi geografis dan ekonomi blok. Ekspansi ini dirancang untuk memperkuat suara negara-negara Global Selatan dalam forum internasional.

Untuk mendukung integrasi yang lebih erat, BRICS meluncurkan beberapa mekanisme baru. Di antaranya adalah BRICS Development Bank yang diperkuat dengan modal yang ditingkatkan dan cakupan geografis yang lebih luas, serta BRICS Trade and Investment Platform yang dirancang untuk memfasilitasi pertukaran barang dan jasa antar anggota. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih terhubung dan mandiri.

Respons Terhadap Tantangan Global

Deklarasi New Delhi menanggapi berbagai tantangan global dengan serangkaian komitmen konkret. Dalam bidang keamanan, BRICS menekankan pentingnya dialog politik untuk menyelesaikan konflik dan menolak penggunaan unilateral sanksi sebagai alat kebijakan luar negeri. Para pemimpin juga menyatakan dukungan terhadap negara-negara yang menjadi korak sanksi ekonomi ilegal.

Mengenai perubahan iklim, BRICS menegaskan komitmennya terhadap Prinsip Tanggung Jawab Bersama yang Berbeda tetapi Merata (CBDR-RC), namun menyorosi perlunya aksi yang lebih signifikan dari negara-negara maju dalam mengurangi emisi dan memberikan dukungan finansial kepada negara-negara berkembang. Blok ini juga berjanji untuk meningkatkan kerja sama dalam energi terbarukan dan teknologi bersih.

Tantangan dan Masa Depan

Meskipun deklarasi New Delhi menunjukkan ambisi yang tinggi, BRICS menghadapi berbagai tantangan dalam mengubah komitmen menjadi aksi nyata. Perbedaan ekonomi, politik, dan geopolitik antara anggota dapat menjadi hambatan dalam implementasi kebijakan yang konsisten. Selain itu, tekanan eksternal dari negara-negara yang tidak setuju dengan visi BRICS juga dapat mempersulit kemajuan.

Untuk mengatasi hambatan ini, BRICS memutuskan untuk meningkatkan mekanisme koordinasi dan dialog antar anggota. Blok ini juga berencana untuk melakukan pertemuan tingkat tinggi secara lebih teratur dan mendirikan komisi kerja khusus untuk memantau implementasi deklarasi New Delhi. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan bahwa visi BRICS tidak hanya tetap di atas kertas, tetapi juga terwujud dalam kebijakan dan program konkret.

KTT BRICS 2026 di New Delhi menandai tonggak baru dalam sejarah kerja sama multilateral. Dengan deklarasi yang komprehensif dan komitmen untuk aksi nyata, BRICS berpotensi membentuk tatanana global yang lebih adil dan representatif, meskipun jalan menuju implementasi penuh masih panjang dan penuh tantangan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Maharani

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter