Kelakar Prabowo di HUT PAN, Lebih Suka Dipanggil Mas Bowo
Prabowo Subianto menunjukkan sisi berbeda saat menjadi pembicara utama dalam perayaan Hutan Partai Amanat Nasional (PAN) yang ke-29. Mantan Panglima Kostrad ini tampil dengan gaya santai dan penuh kelakar, bahingga membuat para hadirin terhibur. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan jika lebih suka dipanggil "Mas Bowo" daripada "Presiden Prabowo".
Acara yang digelar di Jakarta pada Sabtu (17/9/2023) ini dihadiri oleh ribuan kader PAN dari seluruh Indonesia. Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ini hadir sebagai narasumber utama dalam rangkaian perayaan HUT PAN ke-29. Dalam pidatonya, Prabowo tidak membahas hal serius seperti kebijakan pemerintah, melainkan lebih menitikberatkan pada hubungan personal dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan kader-kader partai.
Kedekatan dengan PAN
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkapkan kedekatannya dengan PAN sejak lama. "Saya punya hubungan panjang dengan PAN, sejak zaman Gus Dur (Abdurrahman Wahid). Saya senang bisa berkumpul bersama kader-kader PAN yang setia dan berdedikasi," ujarnya sambil tersenyum.
Prabowo juga mengingat-ingat masa lalunya ketika masih berada di militer dan bagaimana PAN selalu menjadi mitra dalam berbagai kegiatan. "PAN adalah partai yang selalu konsisten dengan prinsip-prinsipnya. Itulah yang membuat saya menghormati mereka," tambahnya.
Gaya Santai dan Banyak Kelakar
Yang menjadi sorotan adalah gaya bicara Prabowo yang santai dan penuh humor. Ia tidak ragu bercanda dengan para hadiran, termasuk dengan menirukan gaya bicara beberapa tokoh politik. Ketika disebut "Presiden Prabowo", Prabowo dengan cepat menepisnya dan mengatakan, "Lebih baik panggil saja Mas Bowo, lebih akrab dan tidak terlalu formal."
Dalam pidatonya, Prabowo juga bercerita tentang pengalamannya ketika masih menjadi calon presiden. Ia mengaku bahwa PAN selalu menjadi salah satu pendukung paling setianya. "Kalau dulu sering disebut 'presiden', sekarang jadi 'mas bowo'. Itu menunjukkan bahwa kita tidak boang jauh dari akar kita," ujarnya sambil tertawa.
Prabowo juga tidak segan menyebut beberapa kenangan lucu dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. "Dulu saya dan Zulhas sering bertengkar soal kebijakan, tapi sekarang kita menjadi rekan dekat. Itu adalah keajaiban politik," katanya lagi.
Kritikan Konstruktif
Meski tampil santai, Prabowo juga menyampaikan kritik konstruktif kepada PAN. Ia menegarkan agar partai ini tetap menjadi partai yang berpegang pada ideologi dan tidak tergoda dengan kekuasaan. "Jangan lupa jati diri PAN sebagai partai yang berpegang pada nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan," pesannya.
Prabowo juga meminta PAN untuk terus berinovasi dalam menyampaikan gagasan-gagasannya kepada masyarakat. "Waktu berubah, cara berpolitik juga harus berubah. Tapi prinsip-prinsip inti tidak boah berubah," tambahnya.
Respon Positif dari Kader PAN
Kehadiran Prabowo di HUT PAN mendapat respon positif dari para kader. Mereka mengapresiasi gaya bicara santai dan penuh humor yang ditampilkan Prabowo. "Saya senang Bapak Prabowo tampil santai seperti ini. Ini menunjukkan bahwa beliau masih dekat dengan rakyat," kata seorang kader PAN asal Jawa Barat.
Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengaku bangga dengan kehadiran Prabowo dalam perayaan HUT partainya. "Kehadiran Presiden Prabowo ini adalah kehormatan besar bagi kami. Semoga hubungan baik antara PAN dan pemerintah terus berlanjut," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-29 untuk PAN. Ia berharap PAN tetap menjadi partai yang relevan dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa. "Selamat ulang tahun PAN. Semoga tetap kuat dan menjadi pilar bagi demokrasi Indonesia," tutupnya.
Komentar (0)