18, 2026
Nasional

Kapolri Minta Personel Berprestasi Diberi Pengembangan Karier

Kapolri Jenderal Sigit minta pengembangan karier bagi personel berprestasi. Kompolnas Awards 2026 jadi dorongan untuk tingkatkan kinerja dan profesionalisme.]]>

Mira Permata
Mira Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kapolri Minta Personel Berprestasi Diberi Pengembangan Karier

Kapolri Minta Personel Berprestasi Diberi Pengembangan Karier

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa personel Polri yang berprestasi harus diberikan pengembangan karier yang sesuai. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah acara di Mabes Polri, Jakarta, pada Rabu (15/3). Kapolri menekankan pentingnya memberikan penghargaan dan kesempatan bagi personel yang menunjukkan dedikasi dan prestasi luar biasa dalam menjalankan tugas.

Dalam sambutannya, Kapolri menyatakan bahwa Polri sebagai institisi kepolisian modern harus mampu mengakomodir potensi dan kemampuan personelnya. "Kita harus memastikan bahwa setiap personel yang berprestasi mendapatkan pengakuan dan pengembangan karier yang adil. Ini penting untuk memotivasi seluruh jajaran agar selalu memberikan yang terbaik," ujar Sigit Prabowo.

Program Pengembangan Karier Berbasis Prestasi

Kapolri mengungkapkan bahwa pihaknya sedang merancang program pengembangan karier berbasis prestasi. Program ini bertujuan untuk memberikan jalur karier yang jelas bagi personel yang menunjukkan performa luar biasa. "Kita sedang menyusun mekanisme yang lebih transparan dalam penilaian prestasi. Nantinya, akan ada kriteria yang jelas mengenai penilaian kinerja dan pengembangan karier," jelasnya.

Program ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penilaian kinerja rutin hingga pencapaian khusus dalam menghadapi tugas-tugas sulit. Personel yang berhasil memenuhi kriteria yang ditetapkan akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan lanjutan, penempatan pada posisi strategis, bahkan promisi jabatan.

Peran Kepala Satuan Kerja dalam Mengidentifikasi Potensi

Sigit Prabowo menekankan peran penting kepala satuan kerja dalam mengidentifikasi potensi personel. Menurutnya, para pejabat di lapangan yang langsung berinteraksi dengan personel memiliki peran krusial dalam menilai kinerja dan dedikasi. "Kepala satuan kerja harus aktif dalam mengidentifikasi talenta dan prestasi yang ditunjukkan oleh anak buahnya. Dengan begitu, kita bisa memastikan bahwa pengembangan karier tepat sasar," tambahnya.

Kapolri juga meminta agar para pejabat di tingkat satuan kerja tidak ragu untuk merekomendasikan personel berprestasi. "Jangan ada rasa takut atau ragu untuk merekomendasikan personel yang berprestasi. Kita harus bersama-sama membangun budaya positif di mana prestasi dihargai dan diapresiasi," ujar Sigit Prabowo.

Tantangan dalam Implementasi Program

Meski demikian, Kapolri mengakui bahwa implementasi program pengembangan karier berbasis prestasi tidak akan mudah. Terdapat beberapa tantangan yang perlu dihadapi, mulai dari subjektivitas dalam penilaian hingga perubahan budaya organisasi yang sudah mapan. "Kita sadar bahwa perubakan memerlukan proses. Tapi kita harus mulai dari sekarang untuk membangun sistem yang lebih adil dan transparan," katanya.

Salah satu tantangan utama adalah memastikan bahwa penilaian prestasi dilakukan secara objektif dan tidak ada bias. Untuk mengatasi hal ini, Polri berencana mengimplementasikan sistem penilaian yang multi dimensi, melibatkan berbagai pihak dan menggunakan indikator yang jelas. "Kita akan menggunakan berbagai parameter dalam menilai prestasi, bukan hanya berdasarkan hasil tugas, tetapi juga meliputi integritas, disiplin, dan inovasi," jelas Sigit Prabowo.

Dampak Program terhadap Kinerja Institusi

Penerapan program pengembangan karier berbasis prestasi diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja institusi Polri secara keseluruhan. Dengan memberikan penghargaan dan pengembangan yang adil, diharapkan seluruh personel akan termotivasi untuk meningkatkan kinerja dan dedikasi.

"Ketika personel melihat bahwa prestasi mereka dihargai dan mereka mendapatkan pengembangan yang sesuai, mereka akan lebih termotivasi untuk memberikan yang terbaik. Ini akan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif," tambah Kapolri.

Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk bergabung dengan Polri. "Dengan adanya sistem pengembangan karier yang jelas dan berbasis prestasi, kita bisa menarik talenta-talenta muda berkualitas untuk bergabung dengan Polri. Ini penting untuk menjaga keberlanjutan institusi di masa depan," ujar Sigit Prabowo.

Langkah-Langkah Selanjutnya

Untuk mewujudkan program ini, Polri akan melakukan beberapa langkah strategis. Pertama, penyusunan regulasi dan pedoman pelaksanaan yang jelas mengenai penilaian prestasi dan pengembangan karier. Kedua, pelaksanaan pelatihan bagi para pejabat dalam menilai kinerja secara objektif. Ketiga, implementasi sistem monitoring dan evaluasi untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.

Kapolri juga mengajak seluruh jajaran Polri untuk mendukung program ini. "Program pengembangan karier berbasis prestasi adalah tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak seluruh jajaran untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaannya. Hanya dengan bersama-sama, kita bisa membangun Polri yang lebih baik," pungkas Sigit Prabowo.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Mira Permata

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter