17, 2026
Nasional

Kapal Pesiar hingga Venue Dipersiapkan, Nagoya Bersiap Gelar Asian Games 2026

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/16/6aa9fd3862433-kapal-pesiar-disiapkan-untuk-asian-games-2026_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Tania Sari
Tania Sari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Nagoya Bersiap Gelar Asian Games 2026 dengan Persiapan Komprehensif

Pemerintah kota Nagoya, Jepang, mempercepat persiapan penyelenggaraan Asian Games 2026 dengan berbagai infrastruktur dan fasilitas mulai disiapkan. Salah satu persiapan yang menarik perhatian adalah penggunaan kapal pesiar sebagai akomodasi bagi atlet dan ofisial selama event berlangsung. Inovasi ini menunjukkan komitmen Nagoya dalam menyelenggarakan ajang olahraga multievent terbesar kedua di Asia dengan standar internasional.

Penggunaan Kapal Pesiar sebagai Solusi Akomodasi

Dalam konferensi pers terkini, walikota Nagoya mengungkapkan bahwa kapal pesier akan menjadi salah satu solusi inovatif untuk mengatasi keterbatasan akomodasi hotel di kota saat penyelenggaraan Asian Games. "Kami memanfaatkan lokasi Nagoya yang berada di pesisir Teluk Ise untuk menyediakan akomodasi tambahan yang nyaman dan berkualitas bagi para tamu internasional," jelas Walikota Nagoya, Takehiko Hashimoto.

Sebanyak tiga kapal pesier berkapasitas besar akan disiapkan yang mampu menampung lebih dari 2.000 orang. Kapal-kapal ini akan dilengkapi dengan fasilitas lengkap termasuk ruang tidur, ruang konferensi, area rekreasi, dan pusat kebugaran. Kapal pesier akan dioperasikan sebagai hotel mengambang yang terhubung dengan darat melalui fasilitas transportasi air yang disediakan panitia.

Kepala Komite Penyelenggara Asian Games 2026, Hiroshi Yamada, menjelaskan bahwa penggunaan kapal pesier bukan hanya solusi praktis namun juga menambah nilai unik bagi penyelenggaraan event. "Kami ingin memberikan pengalaman berbeda bagi para atlet dan ofisial. Selain itu, solusi ini juga mendukung konsep sustainable games yang kamiusung dengan meminimalkan pembangunan infrastruktur baru," ujarnya.

Pembangunan Venue Olahraga Berstandar Internasional

Selain akomodasi, persiapan venue olahraga juga menjadi fokus utama penyelenggaraan Asian Games 2026. Nagoka memanfaatkan sejumlah stadion dan fasilitas olahraga yang sudah ada sebelumnya serta membangun beberapa venue baru yang memenuhi standar internasional.

Stadion Nagoya, yang menjadi venue utama upacara pembukaan dan penutupan, sedang dalam tahap renovasi besar-besaran. Stadion dengan kapasitas 55.000 penonton ini akan dilengkapi dengan teknologi canggih termasuk sistem pencahayaan dan suara yang memadai untuk siaran televisi global. Selain itu, atap stadion juga akan dirancang dengan teknologi ramah lingkungan yang mampu menyerap panas dan mengurangi konsumsi energi.

Untuk cabang olahraga air seperti renang, terjun, dan polo air, akan dibangun kompleks akuatik baru di area pesisir. Kompleks ini dilengkapi dengan kolam berstandar Olimpiade dan fasilitas penonton yang mampu menampun 15.000 orang. Venue ini dirancang dengan konsep environmentally friendly, menggunakan sistem daur ulang air dan energi surya.

Peningkatan Infrastruktur Transportasi

Infrastruktur transportasi juga menjadi prioritas dalam persiapan Asian Games 2026. Pemerintah kota Nagoya telah mengumumkan investasi sebesar 500 miliar Yen untuk meningkatkan sistem transportasi umum dan konektivitas antar lokasi venue.

Sebuah jalur kereta cepat baru akan dibangun menghubungkan Bandara Internasional Chubu Centrair dengan area pusat kota serta lokasi-lokasi utama venue. Selain itu, sistem bus transit cepat juga akan diperluas dengan rute-rute khusus yang menghubungkan venue-venue olahraga.

"Kami ingin memastikan semua peserta dan penonton dapat berpindah dengan mudah dan cepat antar lokasi. Sistem transportasi yang efisien adalah kunci kesuksesan penyelenggaraan event skala seperti Asian Games," ujar Kepala Dinas Perhubungan Nagoya, Kenji Tanaka.

Program Volunter dan Promosi Budaya

Program relawan (volunteer) juga sedang digalakan untuk mempersiapkan tenaga sukarela yang akan mendukung berbagai aspek penyelenggaraan Asian Games. Diperkirakan sekitar 20.000 relawan akan direkrut dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, komunitas olahraga, dan warga Nagoya.

Selain itu, panitia juga merancang program promosi budaya yang akan memamerkan kekayaan budaya Jepang khususnya dari wilayah Chubu. "Asian Games bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang memperkenalkan budaya dan pariwisata kepada dunia. Kami akan menyelenggarakan berbagai pameran dan pertunjukan budaya selama event berlangsung," tambah Wakil Walikota Nagoya untuk Uruan Pariwisata, Yuki Sato.

Dengan berbagai persiapan yang sedang berjalan, Nagoka menunjukkan komitmen serius dalam menyelenggarakan Asian Games 2026 yang sukses dan berkesan. Inovasi dalam penggunaan kapal pesier, pembangunan venue modern, serta program promosi budaya diharapkan akan membuat Asian Games 2026 menjadi ajang yang tak terlupakan bagi seluruh peserta dan penonton.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Tania Sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter