18, 2026
Gaya Hidup

Jenazah Sopir Travel Korban Penembakan OPM Dipulangkan ke Toraja

Jenazah Aris Sanda, sopir travel korban penembakan OPM, akan dipulangkan ke Toraja untuk dimakamkan. Proses pemulangan dijadwalkan besok.]]>

Hesti Kusuma
Hesti Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jenazah Sopir Travel Korban Penembakan OPM Dipulangkan ke Toraja

Jenazah Sopir Travel Korban Penembakan OPM Dipulangkan ke Toraja

Jenazah Yohanes Bondar (45), sopir travel yang menjadi korban penembakan kelompok separatis bersenjata (KSB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Intan Jaya, Papua, telah tiba di Toraja, Sulawesi Selatan. Pulangnya jenazah korban tragedi yang menewaskan empat orang lainnya ini ditandai dengan prosesi penguburan yang dilaksanakan secara khidmat dalam adat Toraja pada Rabu (15/3/2023).

Yohanes Bondar, warga asli Tana Toraja yang bekerja sebagai sopir travel di Papua, tewas bersama tiga rekannya dan seorang warga setempat dalam serangan KSB di Distrik Bilogai, Intan Jaya pada 28 Februari 2023. Kejadian tragis itu terjadi saat korban bersama rombongan sedang dalam perjalanan menukarkan hasil kebun di pasar.

Kronologi Tragedi yang Mengguncang Papua

Menurut keterangan Kepala Kepolisian Resor Intan Jaya, AKBP Iwan Setiawan, serangan terjadi sekitar pukul 10.00 WIT saat korban sedang melintasi jalan di Distrik Bilogai. Kelompok bersenjata yang diduga anggota OPM membawa senjata api jenis SS dan senapan laras panjang lainnya secara tiba-tiba membuka tembakan kepada rombongan korban.

"Korban beserta rombongan diserang secara mendadak oleh kelompok KSB saat melintasi jalur tersebut. Empat orang tewas di tempat, sedangkan Yohanes Bondar mengalami luka tembak parah dan dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong," ujar AKBP Iwan Setiawan saat konferensi pers seusai insiden.

Kejadian ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Papua dan Toraja. Keluarga korban yang berada di Toraja mendapat kabar duka dengan sangat berat. Istri korban, Yuliana Bondar, mengaku sangat terpukul dengan kepergian suaminya yang menjadi tulang punggung keluarga.

Prosesi Penguburan Menurut Adat Toraja

Set melalui proses evakuasi dan identifikasi jenazah di Papua, jenazah Yohanes Bondar akhirnya tiba di Toraja pada Selasa (14/3/2023) dan langsung disambut oleh keluarga besar serta masyarakat setempat. Prosesi penguburan dilaksanakan pada Rabu (15/3/2023) dengan mengikuti adat istiadat Toraja yang kental.

Dalam prosesi tersebut, jenazah dibawa dengan menggunakan rumah duka adat Toraja disertai dengan tarian ritual yang dipimpin oleh para tokoh adat. Rombongan pemakaman mengikuti jalan menua yang melewati beberapa desa di Tana Toraja sebelum akhirnya dikebumikan di pemakaran keluarga di Rantepao.

Kepala adat setempat, Pong Masandang, mengatakan bahwa prosesi pemakaran ini dilakukan sesuai dengan adat Toraja untuk menghormati almarhum sebagai pahlawan yang gugur di tanah Papua. "Meski meninggal di tanah orang, Yohanes Bondar tetap dihormati sebagai pahlawan bagi masyarakat Toraja karena dia gugur demi menghidupi keluarganya," ucap Pong.

Respons Pemerintah dan Masyarakat

Tragedi yang menewaskan lima orang ini mendapat respon serius dari pemerintah pusat. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengutamakan keamanan di wilayah perbatasan Papua dan memerintahkan pihak kepolisian untuk menindak tegas pelaku kekerasan.

"Kami tidak akan mentoleransi kekerasan apapun bentuknya. Apalagi jika merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku dan kami yakin mereka akan segera ditangkap," kata Mendagri dalam konferensi pers di Jakarta.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, menyatakan dukungan penuh kepada keluarga korban. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan membantu biaya pemulangan jenazah dan biaya pemakaran sesuai adat Toraja.

Dunia usaha di Papua juga mengecam keras serangan tersebut. Asosisi Travel Indonesia (ASTINDO) menyatakan kecaman mereka terhadap aksi kekerasan yang mengancam keselamatan para sopir dan penumpang.

Harapan untuk Damai Papua

Kelompok kemanusiaan dan aktivis hak asasi manusia meminta semua pihak untuk bersikap tenang dan tidak terpancing emosi. Mereka berharap insiden ini tidak memperdalam kesalahpahaman antara pemerintah dan masyarakat di Papua.

"Kami mengutuk keras tindakan kekerasan yang menelan korban jiwa. Namun, solusi untuk Papua bukanlah kekerasan, melainkan melalui dialog dan pemenuhan hak asasi manusia dasar," kata Aktivitas HAM, Theo Rorimpandey.

Tragedi ini menunjukkan bahwa situasi di Papua masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Dalam kesempatan terpisah, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya untuk membangun Papua yang damai dan sejahtera melalui pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pulangnya jenazah Yohanes Bondar ke Toraja menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Meski lahir dan besar di tanah Toraja, korban telah memberikan jasa bagi masyarakat Papua dengan bekerja sebagai sopir travel yang menghubungkan antar daerah.

Dengan prosesi pemakaran yang penuh penghormatan adat, masyarakat Toraja memberikan penghormatan terakhir bagi putra terbaik mereka yang gugur di tanah Papua. Semoga semangat persatuan dan kesatuan yang terpancang dalam prosesi ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh bangsa Indonesia untuk terus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Kusuma

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter