17, 2026
Nasional

Inter Milan dan 'Kutukan' 60 Tahun di Bernabeu

Inter Milan tidak cuma menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu. Tapi, Nerazzurri harus mengakhiri catatan buruk enam dekade di sana.]]>

Rizky Amelia
Rizky Amelia Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Inter Milan dan 'Kutukan' 60 Tahun di Bernabeu

Inter Milan dan 'Kutukan' 60 Tahun di Bernabeu

Sejarah panjang antara Inter Milan dan Real Madrid di ajang Liga Champions selalu menjadi sorotan. Kini, pertemuan keduanya di babak perempat final musim 2022/2023 membawa lagi ingatan akan "kutukan" yang menjerat Inter selama 60 tahun di kandang Real Madrid, Santiago Bernabeu.

Kutukan tersebut merujuk pada catatan memalang di mana Inter Milan tidak pernah meraih kemenangan di Bernabeu sejak pertemuan pertama mereka pada tahun 1962. Dalam rentang waktu yang panjang itu, Inter gagal meraih kemenangan dalam 12 kunjungan ke markas Los Blancos, dengan catatan enam kali kalah dan enam kali seri.

Kisah Pertemuan Sejarah

Sejarah pertemuan antara dua raksasa Eropa ini di Bernabeu dimulai pada babak perempat final Liga Champions 1961/1962. Saat itu, Inter berhasil meraih hasil imbang 1-1 di leg pertama di San Siro, namun di leg kedua di Bernabeu, mereka dikalahkan 0-3 oleh skuat yang dibesut oleh Miguel Munoz.

Sejak pertemuan itu, Inter selalu kesulitan meraih kemenangan di markas Real Madrid. Dari tahun 1962 hingga 2022, Inter mencoba beberapa kali untuk memecahkan kutukan tersebut, terutama di babak-babak penting Liga Champions.

Usaha Memecahkan Kutukan

Salah satu upaya paling nyata untuk mengakhiri kutukan terjadi pada babak semifinal Liga Champions 2002/2003. Di leg pertama di San Siro, Inter menang 2-0 atas Real Madrid. Harapan untuk lolos ke final sangat besar, namun di leg kedua di Bernabeu, Inter dikalahkan 0-3 dan akhirnya tersingkir karena gol tandang.

Pada babak perempat final Liga Champions 2010/2011, Inter kembali bertemu Real Madrid. Setelah imbang 1-1 di leg pertama di San Siro, Inter kembali gagal meraih kemenangan di Bernabeu. Kali ini mereka hanya bermain imbang 0-0, yang cukup untuk lolos ke semifinal berkat aturan gol tandang.

Pada musim 2022/2023, kembali Inter yang menjadi lawan Real Madrid di babak perempat final. Di leg pertama di San Siro, Inter menang 1-0 lewat gol Edin Dzeko. Namun, di leg kedua di Bernabeu, Inter kembali gagal mempertahankan keunggulan. Setelah unggul lebih dulu lewat gol Federico Dimarco, akhirnya mereka dikalahkan 2-1 dan tersingkir karena kalah agregat 2-3.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi

Beberapa faktor diyakini menjadi alasan mengapa sulit bagi Inter untuk meraih kemenangan di Bernabeu. Pertama, atmosfer di Santiago Bernabeu yang selalu penuh dan dukungan yang luar biasa bagi tuan rumah menjadi faktor psikologis yang tidak mudah diatasi oleh tim tamu.

Kedua, sejarah pertemuan yang selalu berpihak pada Real Madrid menciptakan tekanan psikologis tersendiri bagi para pemain Inter. Catatan buruk tersebut sering kali menjadi beban mental sulit dihilangkan.

Ketiga, strategi permainan Real Madrid di kandang yang sering kali agresif dan dominan membuat tim tamu kesulit untuk mengendalikan jalannya pertandingan.

Rekor Buruk di Eropa

Selain kutukan di Bernabeu, Inter juga memiliki catatan buruk lainnya di kompetisi Eropa. Sejak memenangi Liga Champions pada 2010, Inter tidak lagi mampu lolos ke babak final. Mereka sering kali tersingkir di babak-babak sebelumnya, termasuk perempat final dan semifinal.

Kegagalan untuk lolos ke final Liga Champions dalam lebih dari satu deade menjadi beban tersendiri bagi klub yang dulunya dijuluki "Il Grande Inter". Pada era tersebut, Inter mampu menjadi juara Eropa tiga kali secara berturut-turut pada 1964 dan 1965.

Harapan di Masa Depan

Meskipun memiliki catatan buruk di Bernabeu, Inter tetap memiliki harapan untuk memecahkan kutukan tersebut. Dengan skuat yang kompeten dan pelatih handal seperti Simone Inzaghi, Inter diyakini memiliki peluang untuk mengakhiri rentetan kekalahan di markas Real Madrid.

Pertemuan di Liga Champions musim 2022/2023 menjadi bukti bahwa Inter masih mampu bersaing dengan Real Madrid. Performa yang ditunjukkan di leg pertama di San Siro menunjukkan bahwa Inter memiliki kualitas untuk meraih kemenangan, bahkan di Bernabeu.

Bagi Inter, mengakhiri kutukan 60 tahun di Bernabeu bukan hanya soal prestasi semata, tetapi juga bukti bahwa mereka masih mampu bersaing dengan klub-klub elite Eropa. Apakah kutukan ini akan terus berlanjut atau akhirnya pecah di masa depan, hanya waktu yang akan menjawabnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizky Amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter