24, 2026 ID
Banten

Gempa M5,8 Guncang Pandeglang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan guncangan tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami sehingga tidak diperluka

Gempa M5,8 Guncang Pandeglang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan guncangan tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami sehingga tidak diperlukan peringatan dini bagi masyarakat di wilayah pesisir.

Berdasarkan informasi BMKG, episenter gempa terletak di daratan Pandeglang dengan kedalaman dangkal. Getaran terasa cukup kuat dan dirasakan warga di sejumlah wilayah Banten, antara lain Pandeglang, Serang, dan Lebak. Saat guncangan terjadi, sebagian warga yang sedang beraktivitas di dalam rumah maupun gedung sempat berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Setelah guncangan mereda, warga yang sempat mengungsi ke luar rumah berangsur kembali ke tempatnya masing-masing setelah memastikan kondisi aman. Sebagian sekolah dan perkantoran sempat menghentikan aktivitas sejenak untuk memeriksa keselamatan penghuninya sebelum kembali beroperasi.

BMKG menjelaskan gempa ini merupakan gempa bumi dangkal yang diduga dipicu oleh aktivitas sesar aktif di daratan Banten. Dari hasil analisis mekanisme sumber, gempa dinyatakan tidak berpotensi tsunami karena episenternya berada di daratan, bukan di dasar laut. Guncangan dilaporkan terasa hingga ke sejumlah kabupaten dan kota di sekitarnya. Masyarakat diminta mewaspadai kemungkinan gempa susulan yang dapat terjadi dengan kekuatan lebih kecil.

Warga Banten Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Menanggapi peristiwa itu, BMKG mengimbau masyarakat Banten agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal sebelum kembali masuk ke dalam rumah, terutama jika terdapat retakan atau kerusakan akibat guncangan.

Aparat pemerintah daerah setempat terus memantau kondisi di lapangan untuk mendata dampak gempa di sejumlah kecamatan. Hingga laporan ini ditulis, belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut, sementara aktivitas warga dilaporkan berangsur kembali normal.

BMKG juga mengingatkan warga yang tinggal di dekat tebing atau lereng curam untuk mewaspadai potensi longsor susulan, sementara warga di pesisir diminta tidak panik karena status tsunami dipastikan tidak ada. Masyarakat diminta terus mengikuti informasi resmi dari kanal BMKG dan tidak menyebarkan berita bohong terkait gempa.

Wilayah Banten dikenal sebagai daerah rawan gempa karena berada di dekat jalur sesar aktif dan zona subduksi. Karena itu, BMKG mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, mulai dari memahami langkah evakuasi, menentukan titik kumpul aman, hingga menyiapkan tas siaga bencana. Dengan kesiapsiagaan yang baik, risiko dampak gempa susulan dapat diminimalkan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS admin

Komentar (0)

User

Paling Dibaca

24 jam

Newsletter

Tag