Cakupan CKG di Banten Capai 5,9 Juta Jiwa
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Banten telah menjangkau 5,9 juta jiwa hingga periode terakhir pelaksanaannya. Capaian itu mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam layanan deteksi dini yang menjadi program prioritas pemerintah pusat untuk seluruh warga Indonesia.
Dinas Kesehatan Provinsi Banten mencatat cakupan tersebut tersebar di delapan kabupaten dan kota di Banten, mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir, balita, anak usia sekolah, dewasa, hingga lanjut usia.
Pelaksanaan CKG dilakukan melalui tiga skema utama. Pertama, pemeriksaan kesehatan gratis saat warga berulang tahun di puskesmas. Kedua, pemeriksaan kesehatan anak di sekolah. Ketiga, pemeriksaan khusus pada momen tertentu, seperti Hari Kesehatan Nasional, Hari Anak Nasional, dan peringatan Hari Diabetes Sedunia.
Jenis pemeriksaan disesuaikan dengan kelompok usia, antara lain pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, pemeriksaan gigi dan mata, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Hasil pemeriksaan dicatat petugas dan langsung ditindaklanjuti apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan.
Dengan total penduduk Banten yang diperkirakan mencapai lebih dari 12 juta jiwa, cakupan 5,9 juta jiwa berarti hampir separuh warga telah memanfaatkan layanan ini. Dinas Kesehatan menilai angka tersebut masih dapat ditingkatkan melalui sosialisasi yang lebih masif di tingkat kecamatan hingga desa.
Pemerintah provinsi juga menggandeng puskesmas, rumah sakit, serta kader kesehatan di tingkat RT, RW, dan kelurahan untuk memperluas jangkauan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan pelayanan, khususnya di kawasan berpenduduk padat seperti Tangerang Raya.
Program CKG dinilai efektif menekan angka kesakitan melalui penanganan dini. Temuan kasus seperti hipertensi, diabetes, gangguan ginjal, hingga stunting pada anak dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih berat dan berbiaya tinggi.
Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan CKG secara mandiri tanpa menunggu undangan. Warga cukup datang ke puskesmas terdekat dengan membawa dokumen kependudukan, lalu mengikuti pemeriksaan yang berlangsung tanpa dipungut biaya apa pun.
Dengan capaian 5,9 juta jiwa, Banten dinilai berada di jalur yang tepat untuk memenuhi target nasional. Dinas Kesehatan setempat berkomitmen menjaga mutu layanan dan memastikan warga yang belum terlayani segera memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis.
Komentar (0)