17, 2026
Nasional

Gempa M 5,2 Guncang Malang

Gempa M 5,2 mengguncang Kabupaten Malang, Jatim, pada 14 September 2026. Pusat gempa di laut, kedalaman 10 km, dan tidak berpotensi tsunami.]]>

Bagus Nugroho
Bagus Nugroho Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Gempa M 5,2 Guncang Malang

Gempa M 5,2 Guncang Malang, Warga Panik

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Malang dan sekitarnya pada Rabu (15/3) siang. Gempa yang terjadi sekitar pukul 13.45 WIB ini menyebabkan panik di kalangan warga, namun hingga kini belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan signifikan yang dilaporkan.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer dan pusat gempa berada di laut sekitar 74 kilometer barat daya Kabupaten Malang. Gempa ini dirasakan hingga berbagai wilayah di Jawa Timur, termasuk Surabaya, Probolinggo, dan sekitarnya.

"Kita sudah menerima laporan adanya gempa dari masyarakat di wilayah Malang dan sekitarnya. Saat ini tim sedang melakukan monitoring untuk mengetahui dampaknya," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (PDIKK) BMKG, Raditya Jati, dalam keterangannya.

Warga Keluar Rumah dan Gedung

Getaran gempa yang dirasakan cukup kuat membuat warga di Malang segera keluar rumah dan gedung berlantai tinggi. Di beberapa pusat perbelanjaan dan kantor pemerintahan, warga melakukan evakuasi secara spontan untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi.

"Sedang berada di lantai 3 saat tiba-tiba gedung bergoyang. Saya langsung turun ke luar karena takut terjadi sesuatu yang buruk," ujar salah satu warga yang berada di pusat kota Malang.

Di beberapa wilayah terdapat kerusakan ringan seperti retak pada dinding rumah, pecahnya kaca jendela, dan barang-barang yang jatuh karena guncangan gempa. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban luka atau jiwa akibat gempa ini.

Respons Pemerintah Daerah

Pemerintah Daerah (Pemda) Malang segera melakukan koordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk mengetahui dampak gempa. Tim dari BPBD langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan di beberapa titik yang dilaporkan mengalami kerusakan.

"Kami sudah mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik. Selain itu, kami juga meminta masyarakat untuk selalu waspada terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi," kata Kepala BPBD Malang, Budi Santoso.

Untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Pemda Malang telah membuka posko darurat di beberapa titik. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dalam penanganan dampak gempa dan sebagai tempat informasi bagi warga.

Wilayah Rawan Gempa

Kawasan Malang dan sekitarnya merupakan wilayah yang rawan gempa karena berada di jalur cekungan Jawa Selatan. Wilayah ini memiliki aktivitas tektonik yang cukup tinggi karena adanya pertemuan antara lempengan Eurasia dan lempengan Australia.

"Wilayah Malang memang termasuk dalam jalur gempa aktif. Meskipun begitu, aktivitas gempa di daerah ini relatif stabil. Namun, masyarakat tetap harus waspada dan memahami prosedur evakuasi saat terjadi gempa," jelas Kepala Divisi Mitigasi Bencana Gempa BMKG, Haryono.

Tips Tetap Aman Saat Gempa

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang saat terjadi gempa. Beberapa tips yang bisa dilakukan saat gempa terjadi adalah:

1. Tetap tenang dan tidak panik. Ketakutan dapat membuat keputusan yang salah.

2. Segera cari tempat aman seperti di bawah meja, kursi, atau dinding terkuat. Hindari jendela, lemari, atau benda yang dapat jatih.

3. Jika berada di luar ruangan, menjauhi bangunan, pohon, atau tiang listrik yang dapat roboh.

4. Setelah gempa berhenti, evakuasi diri secara perlahan dan hati-hati. Jangan menggunakan lift saat evakuasi.

5. Segera periksa kondisi keluarga dan tetangga. Bantu mereka yang membutuhkan bantuan.

Dengan memahami tips ini, diharapkan masyarakat dapat mengurangi risiko yang mungkin terjadi saat gempa bumi terjadi. Pemantauan terhadap aktivitas gempa tetap dilakukan secara intensif oleh BMKG untuk memberikan informasi yang akurat dan cepat kepada masyarakat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Bagus Nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter