17, 2026
Nasional

Gempa M 4,3 Sukabumi Berpusat di Laut, Dirasakan hingga Bandung Barat

Gempa magnitudo 4,3 mengguncang Sukabumi, Jabar. Pusat gempa di laut dirasakan hingga Cianjur dan Bandung Barat.]]>

Sandi Setiawan
Sandi Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Gempa M 4,3 Sukabumi Berpusat di Laut, Dirasakan hingga Bandung Barat

Gempa M 4,3 Sukabumi Berpusat di Laut, Dirasakan hingga Bandung Barat

Gempa bumi dengan magnitudo 4,3 yang mengguncang wilayah Sukabumi dan sekitarnya pada Rabu (15/3) pagi berpusat di laut. Gempa yang terjadi sekitar pukul 08:42 WIB ini dirasakan hingga wilayah Bandung Barat, menimbulkan kepanikan di sejumlah wilayah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Menurut informasi dari BMKG, gempa bumi ini berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer. Lokasi episentrumnya terletak pada koordinat 6.87 lintang selatan dan 106.38 buah timur, atau sekitar 89 kilometer barat daya dari Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.

Kondisi Setelah Gempa

Setelah gempa terjadi, sejumlah warga di Sukabumi dan sekitarnya langsung keluar rumah menuju lokasi terbuka untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi. Warga yang panik ini berusaha mencari tempat aman karena khawatir akan terjadi gempa susulan atau bahkan tsunami.

Kepala Pemerintahan Daerah (Pemda) Sukabumi, Ahmad Syaikhu, mengatakan pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memantau situasi. "Kita sudah koordinasi dengan BPBD, Dinas Sosial, dan unsur TNI/Polri untuk memastikan tidak ada korban jiwa atau kerusakan signifikan akibat gempa ini," ujarnya.

Hingga berita ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai adanya korban jiwa atau kerusakan infrastruktur parah akibat gempa tersebut. Namun, beberapa warga melaporkan kerusakan ringan pada rumah warga yang berada di wilayah pesisir Sukabumi.

Respons Pemerintah Daerah

Pemerintah Daerah Sukabumi segera membentuk posko pengungsian sementara di beberapa titik untuk mengantisipasi jika ada warga yang membutuhkan tempat sementara. "Posko sudah kita siapkan di beberapa titik strategis, meski hingga kini belum ada warga yang mengungsi secara masif," jelas Syaikhu.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab. "Pemerintah provinsi sudah siap membantu pemerintah kabupaten Sukabumi dalam melakukan penanganan pasca gempa. Kita mohon masyarakat tetap waspada namun tidak panik," ujarnya.

Mekanisme Gempa dan Potensi Bahaya

Kepala Bidang Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa yang terjadi di wilayah Sukabumi ini merupakan gempa bumi dangkal yang disebabkan aktivitas sesar lokal. "Gempa ini terjadi akibatan aktivitas pada sesar yang ada di wilayah pesisir Jawa Barat," katanya.

Daryono menambahkan, meskipun gempa ini terjadi di laut, namun karena magnitudonya di bawah 5,0 maka tidak berpotensi tsunami. "Kondisi seperti ini biasanya hanya menimbulkan getaran yang dirasakan di permukaan tanah namun tidak berdampak signifikan," jelasnya.

BMKG juga menyatakan telah memantau aktivitas gempa susulan yang mungkin terjadi setelah gempa utama. "Kita terus memantau aktivitas gempa di wilayah tersebut. Untuk saat ini aktivitas gempa susulan masih dalam level normal," kata Daryono.

Persiapan Warga untuk Menghadapi Bencana

Insiden gempa ini kembali mengingatkan pentingnya persiapan masyarakat dalam menghadapi bencana alam. Sejumlah warga di Sukabumi mengaku telah belajar dari pengalaman gempa sebelumnya untuk lebih siap menghadapi bencana.

Disdikpora Sukabumi juga menyatakan akan menggelar simulasi gempa di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesiapsiapan siswa dan guru dalam menghadapi bencana alam. "Kita akan intensifikasikan simulasi gempa di sekolah-sekolah agar siswa dan guru terbiasa dengan prosedur evakuasi yang benar," kata Kepala Disdikpora Sukabumi, Hendar Permana.

Penutup

Gempa bumi magnitudo 4,3 yang mengguncang Sukabumi dan sekitarnya kembali menunjukkan bahwa wilayah Indonesia yang berada di cincin api pasifik rawan terhadap gempa bumi. Pihak berwenang terus memantau situasi dan meminta masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada.

Masyarakat diimbau untuk selalu mempersiapkan diri menghadapi bencana alam, termasuk memiliki rencana evakuasi dan persiapan darurat. Dengan demikian, dampak dari gempa bumi dan bencana alam lainnya dapat diminimalkan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Sandi Setiawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter