19, 2026
Politik

DPR Gelar Rapat Paripurna Hari Ini, 151 Anggota Dewan Hadir

DPR menggelar rapat paripurna ke-5 dengan 151 anggota hadir. Agenda mencakup laporan dan pengambilan keputusan terkait beberapa RUU penting.]]>

Taufik Syahputra
Taufik Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

DPR Gelar Rapat Paripurna Hari Ini, 151 Anggota Dewan Hadir

DPR Gelar Rapat Paripurna, 151 Anggota Hadir dalam Sidang Penting

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar rapat paripurna pada hari ini dengan kehadiran 151 anggota dewan dari total 575 anggota. Sidang yang berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta ini membahas sejumlah isu strategis yang menjadi prioritas bagi lembaga legislatif. Rapat paripurna ini berlangsung cukup meriah dengan hadirnya sejumlah pejabat tinggi negara dan undangan khusus.

Agenda Rapat Paripurna yang Padat

Rapat paripurna yang digelar pada pagi hari ini membahas beberapa agenda penting. Pertama, pembahasan tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) untuk tahun anggaran mendatang. Kedua, isu terkait penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) yang berkaitan dengan percepatan pembangunan infrastruktur. Ketiga, serta evaluasi kinerja pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19 dan rencana langkah-langkah selanjutnya.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dengan eksekutif dalam mewujudkan program-program prioritas pemerintah. "Kita harus bersinergi untuk memastikan setiap kebijakan yang kita hasilkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," ujar Puan Maharani.

Hadirnya Pejabat Tinggi Negara

Sidang paripurna ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, serta Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Mereka memberikan keterangan resmi terkait isu yang dibahas dalam rapat tersebut.

Menteri Airlangga Hartarto menjelaskan perkembangan ekonomi Indonesia pasca pandemi dan strategi yang akan ditempuh untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang positif. "Kita optimistis ekonomi Indonesia akan tumbuh di atas 5% pada tahun depan dengan berbagai program yang telah kita siapkan," jelas Airlangga.

Respon dari Fraksi-Fraksi DPR

Sejumlah fraksi di DPR memberikan respons berbeda terkait isu yang dibahas dalam rapat paripurna. Fraksi Partai Golkar menyoroti pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur untuk menunjang pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, Fraksi Partai Demokrat meminta penjelasan lebih detail mengenai mekanisme penanganan pandemi COVID-19 yang dianggap belum optimal.

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa rapat paripurna ini merupakan wujud dari komitmen DPR untuk menjalankan fungsi pengawasan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945. "Kita harus memastikan setiap kebijangan yang diambil pemerintah benar-benar transparan dan akuntabel," tegas Dasco.

Prosedur dan Tata Tertib Rapat

Rapat paripurna ini berlangsung sesuai dengan tata tertib yang berlaku di DPR. Setiap anggota dewan diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan memberikan usulan terkait isu yang dibahas. Rapat ini juga disiarkan langsung melalui saluran streaming resmi DPR RI agar masyarakat dapat mengikuti jalannya sidang.

Ketua Badus Kehormatan DPR, Fadli Zon, menekankan pentingnya menjaga sikap dan ucapan yang selaras selama rapat berlangsung. "Kita harus menunjukkan contoh yang baik bagi masyarakat tentang cara berdiskusi yang konstruktif," ujar Fadli.

Rekomendasi Hasil Rapat

Sebagai hasil dari rapat paripurna ini, DPR memutuskan untuk membentuk panitia khusus (pansus) yang akan mengevaluasi pelaksanaan program percepatan pembangunan infrastruktur. Selain itu, DPR juga meminta pemerintah untuk meningkatkan transparansi dalam penyalokan anggaran penanganan pandemi COVID-19.

Rapat paripurna yang berlangsung selama empat jam ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman antara DPR dengan pemerintah terkait sinergi dalam percepatan pembangunan ekonomi nasional. Ketua DPR menyatakan bahwa rapat serupa akan terus digelar secara berkala untuk memastikan pengawasan yang efektif.

Dengan hadirnya 151 anggota dewan dalam rapat ini, menunjukkan tingkat partisipasi yang cukup tinggi meskipun tidak mencapai kuorum penuh. Angka ini menjadi catatan tersendiri mengenai tingkat kehadiran anggota DPR dalam sidang paripurna yang membahas isu-isu strategis bagi bangsa dan negara.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Taufik Syahputra

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter