Pesawat Aerosport Jatuh di Persawahan Blora, Pilot Selamat
Sebuah pesawat Aerosport jenis fixed-wing Sky Ranger jatuh dan terbakar di persawahan di Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Rabu (6/9/2023). Kejadian ini membuat warga sekitar panik, namun untungnya pilot yang mengendarai pesawat itu selamat dari kecelakaan.
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Japah, Ajun Komisaris Polisi (Akomis) Eko Prasetyo, mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Menurutnya, pesawat tersebut sedang melakukan aktivitas terbang ketabahan ketabahan ketika tiba-tiba mengalami kerusakan mesin.
"Awalnya pesawat terlihat terbang normal, tiba-tiba kita lihat turun dengan cepat dan kemudian jatuh di persawahan. Setelah jatuh, pesawat langsung terbakar," ujar Eko saat dikonfirmasi.
Warga sekitar yang melihat kejadian segera berdatangan ke lokasi kejadian untuk membantu korban. Mereka berhasil memadamkan api yang membakar pesawat menggunakan alat-alat seadanya seperti ember dan selang.
"Warga sekitar yang melihat api langsung memadamkan dengan menggunakan air dari sawah dan ember. Kita juga segera turun ke lokasi untuk membantu," kata salah satu warga setempat, Budi Santoso.
Pilot Selamat Dari Kecelakaan
Pilot yang mengendarai pesawat tersebut diketahui bernama Anton (35), warga Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen. Anton berhasil melontar diri sebelum pesawat jatuh ke tanah. Ia mengalami luka ringan di bagian kaki dan tangan.
"Saya sedang melakukan uji terbang untuk tes ketabahan pesawat. Tiba-tiba mesin mati secara mendadak. Saya berusaha mengendalikan pesawat, tapi tidak bisa. Akhirnya saya memutuskan untuk melontar diri," jelas Anton saat ditemui di RSUD Blora.
Anton menjelaskan bahwa sebelum kejadian, ia sudah merasakan ada masalah dengan mesin pesawat. Namun ia masih bisa mengendalikan pesawat hingga beberapa saat sebelum akhirnya memutuskan untuk melontar diri.
Tim Investigasi Datang ke Lokasi
Setelah mendapat laporan, tim dari Polres Blora, Basarnas, dan Dishub Jatga segera tiba di lokasi kejadian. Mereka melakukan olah tempat kejadian (OLTC) untuk menyelidiki penyebab kecelakaan.
"Kita sudah mendapat laporan dan segera turun ke lokasi. Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini," kata Kepala Polres Blora, Komisaris Besar Polisi (Kompol) Budi Santoso.
Tim investigasi juga telah mengamankan puing-puing pesawat untuk dianalisis lebih lanjut. Puing-puing pesawat yang mengalami kerusakan parah itu kemudian dibawa ke kantor Polres Blora untuk penyelidikan lebih lanjut.
Penyebab Kecelakaa Masih Diselidiki
Sampai saat ini penyebab pasti kecelakaan masih diselidiki oleh tim investigasi. Beberapa kemungkinan penyebab sedang dipertimbangkan, seperti kerusakan mesin, kesalahan pilot, atau cuaca yang tidak mendukung.
"Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini. Beberapa kemungkinan sedang kita pertimbangkan," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatga, Slamet Hidayat.
Dishub Jatga juga mengimbau kepada para pilot untuk selalu memeriksa kondisi pesawat sebelum terbang, terutama mesin yang menjadi faktor krusial dalam keamanan penerbangan.
"Kita imbau kepada para pilot untuk selalu memeriksa kondisi pesawat sebelum terbang. Ini untuk menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan," tambah Slamet.
Kecelakaan Pesawat Bukan Hal Baru di Blora
Ini bukan kali pertama kecelakaan pesawat terjadi di Blora. Pada tahun 2020, sebuah pesawat jenis drone juga jatuh di Kecamatan Blora. Namun, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Blora, yang memiliki beberapa lapangan terbang kecil, sering digunakan untuk kegiatan penerbangan rekreasi dan uji coba pesawat. Namun, infrastruktur yang terbatas menjadi tantangan dalam menjamin keselamatan penerbangan di daerah tersebut.
Pemerintah daerah berencana untuk meningkatkan infrastruktur lapangan terbang di Blora agar lebih aman digunakan. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di masa depan.
"Kita berencana untuk meningkatkan infrastruktur lapangan terbang di Blora. Ini penting untuk menjamin keselamatan penerbangan di daerah kita," kata Bupati Blora, Joko Purnomo.
Sementara itu, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan pesawat Aerosport di Blora. Hasil investigasi diharapkan bisa segera keluar agar dapat diambil langkah-langkah pencegahan kecelakaan di masa depan.
Komentar (0)