17, 2026
Politik

Dari Kie Raha ke Jakarta, Pemprov Malut Buka Jalan WUB & IKM Naik Kelas

Pemerintah Maluku Utara dukung Wira Usaha Baru dan IKM melalui Tjipta UMKM Fair. Pelaku usaha perkenalkan produk lokal dan bangun jejaring pasar lebih luas.]]>

Mira Permata
Mira Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Dari Kie Raha ke Jakarta, Pemprov Malut Buka Jalan WUB & IKM Naik Kelas

Dari Kie Raha ke Jakarta, Pemprov Malut Buka Jalan WUB & IKM Naik Kelas

Provinsi Maluku Utara terus menggandakan upaya dalam meningkatkan kualitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di wilayahnya. Melalui berbagai program strategis, pemerintah provinsi berupaya membuka akses dan meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Gubernur Maluku Utara, Drs. H. Abdul Ghani Kasuba, menyatakan bahwa pembinaan dan pengembangan UMKM serta UKM merupakan salah satu prioritas utama dalam program pemerintah daerah. Menurutnya, potensi UMKM dan UKM di Maluku Utara sangat besar namun masih memerlukan dukungan untuk dapat berkembang pesat.

"Kita melihat banyak potensi UMKM dan UKM di Maluku Utara yang memiliki kualitas unggul namun belum dapat menembus pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, kita harus membantu mereka untuk naik kelas, baik dalam hal kualitas produk, pemasaran, maupun akses modal," ujar Ghani Kasuba.

Program Pembinaan Komprehensif

Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah merancang program pembinaan yang komprehensif bagi para pelaku UMKM dan UKM. Program ini mencakup berbagai aspek mulai dari pelatihan keterampilan, pendampingan bisnis, akses pembiayaan, hingga bantuan pemasaran.

"Kita tidak hanya memberikan bantuan semata, tetapi kita membimbing mereka secara menyeluruh. Mulai dari perencanaan bisnis, pengembangan produk, hingga strategi pemasaran yang efektif," jelas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara, H. Muhammad Thaib.

Salah satu program unggulan yang sedang digelarkan adalah program "Naik Kelas" yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produk UMKM agar dapat memenuhi standar nasional dan internasional. Program ini bekerjasama dengan berbagai lembaga pelatihan dan sertifikasi nasional.

Peningkatan Akses Pembiayaan

Salah tantangan utama yang dihadapi para pelaku UMKM dan UKM adalah akses terhadap pembiayaan. Untuk mengatasi hal ini, Pemprov Maluku Utara telah bekerja sama dengan sejumlah lembaga keuangan dan koperasi.

"Kita telah membentuk sinergi dengan bank-bank umum, koperasi, dan lembaga pembiayaan mikro untuk menyediakan fasilitas kredit yang lebih mudah diakses oleh para pelaku UMKM dan UKM. Kita juga memberikan jaminan bagi mereka yang memerlukan," ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku Utara, H. Muhammad Arsyad.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendirikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang khusus fokus pada pembiayaan UMKM dan UKM. BUMD ini bertujuan untuk memfasilitasi akses modal bagi para pelaku usaha yang memerlukan modal kerja atau investasi.

Perluasan Pasar dan Akses Pemasaran

Untuk membantu produk UMKM dan UKM Maluku Utara menembus pasar yang lebih luas, pemerintah daerah aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan pemasaran. Termasuk partisipasi dalam pameran produk nasional dan internasional.

Selain itu, pemerintah juga mendorong para pelaku UMKM dan UKM untuk memanfaatkan platform e-commerce sebagai saluran pemasaran alternatif. Program pelatihan digital marketing dan pengembangan toko online rutin diselenggarakan bagi para pelaku usaha.

Peningkatan Infrastruktur dan Logistik

Salah satu hambatan utama dalam pengembangan UMKM dan UKM di Maluku Utara adalah infrastruktur dan akses logistik. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah daerah terus memperbaiki jaringan jalan dan pelabuhan di seluruh wilayah.

Pemerintah juga mendukung pengembangan sentra-sentra industri UMKM di berbagai daerah. Sentra-sentra ini dirancang untuk memfasilitasi para pelajar usaha dalam mengembangkan produknya secara terintegrasi mulai dari bahan baku hingga produk jadi.

Dampak Positif bagi Ekonomi Daerah

Program-program yang digelar Pemprov Maluku Utara mulai menunjukkan hasil positif. Banyak UMKM dan UKM di provinsi ini yang berhasil meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, hingga meningkatkan omzet usahanya.

Menurut data Dinas Perindustrian dan Perdagangan, jumlah UMKM di Maluku Utara dalam tiga tahun terakhir meningkat sebesar 23%, sedangkan untuk UKM meningkat sebesar 15%. Angka ini menunjukkan bahwa program pengembangan yang dilakukan pemerintah daerah telah memberikan hasil yang signifikan.

Dengan berbagai program yang terus dikembangkan, Pemprov Maluku Utara optimis dapat mewujudkan visi menjadi provinsi yang maju dan sejahtera dengan basis ekonomi yang kuat didominasi oleh UMKM dan UKM yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Mira Permata

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter