BRI Super League: Ondrej Rudzan Ungkap Tantangan Debut Bersama PSIM
Debut Ondrej Rudzan bersama PSIM Yogyakarta di BRI Super League membawa pengalaman berbeda bagi penyerber asal Slovakia ini. Rudzan yang bergabung dengan PSIM di tengah musim kompetisi mengakui ada beberapa tantangan yang dihadapi saat pertama kali tampil bersama tim asal Kota Gudeg ini.
Penyerber berusia 27 tahun ini mengungkapkan bahwa adaptasi dengan sistem permainan PSIM serta memahami gaya bermain rekan-rekan setim menjadi tantangan utamanya di awal bergabung. "Saya tahu ada tantangan di awal, tapi saya siap untuk bekerja keras dan beradaptasi dengan tim," ujar Rudzan saat ditemui usai latihan.
Rudzan yang sebelumnya bermain untuk klub-klub di Slovakia dan Eropa Timur ini mengaku terkesan dengan antusiasme suporter PSIM. "Suporter PSIM sangat luar biasa. Saya bisa merasakan dukungan mereka setiap pertandingan, ini memberi motivasi besar untuk saya," tambahnya.
Dalam debutnya, Rudzan langsung menunjukkan kontribsi dengan mencetak gol kemenangan saat PSIM menang 2-1 atas Persikabo 1973. Gol tersebut menjadi momen spesial bagi penyerber yang kerap disapa Rudzi ini. "Saya senang bisa membantu tim sejak debut. Gol pertama selalu istimewa, tapi yang lebih penting adalah kemenangan tim," tuturnya.
Kesulitan Adaptasi di Lingkungan Baru
Menyesuaikan diri dengan lingkungan baru memang tidak mudah bagi Rudzan. Ia harus beradaptasi dengan budaya sepak bola Indonesia yang berbeda dengan di Eropa. "Di Eropa, tempo permainan lebih cepat dan fisis pemain lebih kuat. Di sini, saya harus belajar cara bermain yang berbeda," jelasnya.
Selain itu, komunikasi juga menjadi tantangan tersendiri bagi Rudzan yang masih belajar Bahasa Indonesia. "Komunikasi di lapangan sangat penting. Awalnya saya kesulitan, tapi sekarang saya sudah mulai memahami apa yang dikatakan rekan-rekan saya," ungkapnya dengan tersenyum.
pelatih PSIM, Widodo Cahyono Putro, memberikan apresiasi atas adaptasi cepat Rudzan. "Ondrej pemain dengan kualitas bagus. Ia cepat beradaptasi dan sudah bisa membawa dampak positif untuk tim. Saya yakin ia akan semakin baik di pertandingan mendatang," ujar Widodo.
Target Bersama PSIM
Setelah debut yang sukses, Rudzan menargetkan dapat memberikan kontribsi lebih untuk PSIM di sisa kompetisi BRI Super League. "Target utama kami adalah tetap kompetitif setiap pertandingan dan mencapai posisi sebaik mungkin di klasemen," ujarnya.
Rudzan juga mengaku terinspirasi dengan semangat juang yang dimiliki para pemain PSIM. "Semangat tim sangat tinggi. Setiap pemain ingin memberikan yang terbaik untuk klub dan suporter. Ini membuat saya termotivasi untuk bermain lebih baik," tambahnya.
Dalam setiap pertandingan, Rudzan berusaha memberikan yang terbaik bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk suporter setia PSIM. "Suporter adalah bagian terpenting dari sebuah klub. Mereka selalu mendukung kami di kandang dan tandang. Saya ingin membalas kepercayaan mereka dengan permainan yang baik," pungkasnya.
Dengan penampilan yang konsisten, Rudzan diharapkan bisa menjadi salah satu pemain kunci PSIM dalam meraih target musim ini. Potensi yang dimiliki pemain internasional ini akan menjadi aset berharga bagi PSIM dalam menghadapi sisa pertandingan BRI Super League.
Komentar (0)