17, 2026
Teknologi

Bos Adhi Karya Minta Maaf, Janji Selesaikan Masalah LRT City

Direktur Utama PT Adhi Karya, Moeharmein Zein, meminta maaf atas proyek LRT City yang mangkrak dan berkomitmen menyelesaikannya sesuai tenggat waktu.]]>

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bos Adhi Karya Minta Maaf, Janji Selesaikan Masalah LRT City

Bos Adhi Karya Minta Maaf, Janji Selesaikan Masalah LRT City

Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Mohammad Choliq, secara resmi meminta maaf atas berbagai masalah yang terjadi dalam proyek LRT Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (LRT Jabodebek). Choliq mengakui adanya kekurangan dalam pelaksanaan proyek yang mengakibatkan berbagai kendala bagi masyarakat pengguna jasa transportasi massal tersebut.

Dalam konferensi pers yang digunakan pada Rabu (15/3), Choliq menegaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas kondisi saat ini dan berkomitmen untuk menyelesaikan semua masalah yang dihadapi oleh LRT City. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat. Kami akan melakukan perbaikan secara maksimal," ujar Choliq.

Kendala yang Dihadapi Pengguna LRT

LRT Jabodebek yang dioperasikan oleh Adhi Karya melalui anak usahanya, PT Adhi Karya Transit Development, telah beroperasi sejak pertengahan tahun 2022. Namun, sejak awal operasional, proyek ini menghadapi berbagai masalah teknis dan operasional yang sering mengganggu layanan.

Beberapa masalah yang sering dihadapi pengguna antara lain adalah kerusakan sistem kereta yang menyebabkan penundaan keberangkatan, masalah pada sistem tiket yang sering macet, serta kurangnya fasilitas penunjang yang memadai. Selain itu, frekuensi keberangkatan kereta yang tidak sesuai dengan jadwal juga menjadi keluhan utama para penumpang.

"Sering kali saya terlambat ke karena kereta LRT terlambat atau bahkan batal berangkat. Sistem tiket juga sering macet sehingga saya harus mengulang berkali-kali," ujar Ahmad, seorang pengguna LRT yang rutin bekerja dari Bogor ke Jakarta.

Langkah-langkah Perbaikan

Sebagai respons terhadap keluhan yang muncul, Adhi Karya telah membentuk tim khusus yang akan fokus menyelesaikan masalah-masalah teknis dan operasional yang dihadapi LRT Jabodebek. Tim ini terdiri dari para ahli teknis dari Adhi Karya serta mitra teknis dari Jepang yang terlibat dalam proyek tersebut.

"Kami telah mengidentifikasi masalah utama yang terjadi dan sedang melakukan perbaikan sistem secara bertahap. Beberapa komponen kritis seperti sistem sinyal dan power supply sedang diperbaiki untuk meningkatkan stabilitas operasional," jelas Choliq.

Selain perbaikan teknis, Adhi Karya juga berencana untuk meningkatkan jumlah personel di setiap stasiun untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada penumpang. Fasilitas seperti toilet area tunggu juga akan ditingkatkan kualitasnya.

Peran Pemerintah dan Masyarakat

Dalam konferensi pers tersebut, Choliq juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menyelesaikan berbagai masalah administratif dan perizinan yang terkait dengan operasional LRT.

"Kami berharap masyarakat memberikan kesempatan kepada kami untuk memperbaiki sistem. Kami berjanji akan memberikan layanan terbaik sesuai standar internasional," tambah Choliq.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan juga telah membentuk tim monitoring yang akan mengawasi perkembangan perbaikan yang dilakukan oleh Adhi Karya. Tim ini akan melaporkan langsung kepada Gubernur DKI Jakarta agar dapat segera ditindaklanjuti.

Prospek Masa Depan LRT Jabodebek

Meskipun menghadapi berbagai masalah, LRT Jabodebek tetap dianggap sebagai proyek strategis untuk meningkatkan sistem transportasi massal di wilayah Jakarta Raya. Pemerintah berencana akan mengembangkan jaringan LRT ke arah lebih jauh seperti ke Tangerang dan Bekara Selatan.

Untuk memastikan kelancaran operasional di masa depan, Adhi Karya berencana untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keseluruhan sistem operasional LRT. Evaluasi ini akan mencakup aspek teknis, sumber daya manusia, serta manajemen operasional.

"Kami melihat LRT Jabodebek sebagai proyek andalan yang akan menjadi tulang punggung transportasi massal di Jabodetabek. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin dapat menghadirkan layanan yang terbaik untuk masyarakat," pungkas Choliq.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter