Bandara Syamsudin Noor Izinkan Kolamnya Dipakai Sebagai Sumber Air Padamkan Karhutla
Bandara Internasional Syamsudin Noor di Medan telah mengambil langkah inovatif untuk memenuhi kebutuhan air bersih di sekitarnya. Dalam upaya untuk meminimalisir penggunaan air yang berasal dari sumber alam, pihak bandara telah mengizinkan kolamnya digunakan sebagai sumber air untuk pemadaman kebakaran.
Langkah Inovatif untuk Memenuhi Kebutuhan Air
Pemilihan kolam bandara sebagai sumber air untuk pemadaman kebakaran adalah suatu langkah inovatif yang diambil untuk memenuhi kebutuhan air bersih di sekitar bandara. Menurut General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, hal ini bertujuan untuk mempertahankan lingkungan dan meminimalisir penggunaan air yang berasal dari sumber alam.
"Kolam di bandara ini sebelumnya digunakan untuk tujuan estetika dan penangkapan udara. Namun, sekarang kolam ini akan dijadikan sumber air untuk pemadaman kebakaran," ungkap Wardana dalam wawancara.
Penyediaan Sumber Air untuk Pemadaman Kebakaran
Penyediaan sumber air untuk pemadaman kebakaran adalah hal yang penting untuk diantisipasi sebelum kebakaran terjadi. Dengan mengizinkan kolam bandara digunakan untuk tujuannya, pihak bandara dapat memastikan bahwa pasukan pemadam kebakaran memiliki akses mudah dan cepat ke sumber air yang aman.
"Kolam ini memiliki kapasitas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan air pemadaman kebakaran. Dengan adanya sumber air ini, kami dapat meminimalisir waktu untuk mengirimkan air dari tempat lain," tambah Wardana.
Upaya untuk Mempertahankan Lingkungan
Langkah ini bukan hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air pemadaman kebakaran, tetapi juga untuk mempertahankan lingkungan. Dengan menghindari penggunaan air yang berasal dari sumber alam, pihak bandara dapat mengurangi tekanan yang dialami sistem air di sekitarnya.
Reaksi dari Masyarakat dan Para Ahli
Langkah inovatif ini telah mendapatkan reaksi positif dari masyarakat dan para ahli. Beberapa orang menganggap hal ini sebagai contoh yang baik bagi para pemangku tanggung jawab lain untuk mengadopsi prinsip ramah lingkungan.
Perspektif untuk Masa Depan
Langkah inovatif ini diharapkan dapat dijalankan secara berkelanjutan dalam masa mendatang. Pihak bandara berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan sistem air yang digunakan untuk pemadaman kebakaran.
Dengan adanya langkah inovatif ini, Bandara Internasional Syamsudin Noor kembali menunjukkan komitmen yang kuat untuk mempertahankan lingkungan dan memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitarnya.
Komentar (0)