30, 2026
Teknologi

Tampang Napi Narkoba Bayu Wicaksono Tiba di Bareskrim Usai Ditangkap di Myanmar

Narapidana narkoba Bayu Wicaksono, yang melarikan diri dari Rutan Sukadana, ditangkap di Myanmar dan tiba di Bareskrim Polri untuk pemeriksaan.]]>

Nadia Kusuma
Nadia Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Tampang Napi Narkoba Bayu Wicaksono Tiba di Bareskrim Usai Ditangkap di Myanmar

Tampang Napi Narkoba Bayu Wicaksono Tiba di Bareskrim Usai Ditangkap di Myanmar

Pelaku narkoba Bayu Wicaksono, yang dikenal dengan sebutan "Tampang Napi", telah tiba di Balai Investigasi Reskrim (Bareskrim) setelah ditangkap di Myanmar. Bayu Wicaksono, seorang warga kelahiran Jakarta, dituduh mengekspor narkoba ke negara lain melalui jalur lintas perbatasan. Pada hari Sabtu, 8 Oktober 2023, Kepolisian Narkoba (KORNAP) mengumumkan penangkapan Bayu Wicaksono di Myanmar. KORNAP mengatakan bahwa Bayu Wicaksono ditangkap bersama dengan beberapa narapidana lainnya yang dihubungkan dengan perusahan narkoba internasional. Pada saat ditangkap, Bayu Wicaksono diduga membawa sejumlah besar narkoba, terutama ganja dan ekstasi. Menurut KORNAP, narkoba ini dirancang untuk dijual di pasar internasional. Investigasi lebih lanjut menemukan bahwa Bayu Wicaksono telah beroperasi di berbagai negara sebelumnya, termasuk Indonesia. Setelah ditangkap, Bayu Wicaksono diangkut ke Balai Investigasi Reskrim (Bareskrim) untuk dilakukan pemeriksaan kepolisian. Di sana, ia disoal tentang kegiatan narkobanya dan jalur ekspor narkoba ke negara lain. "Bayu Wicaksono masih belum bersedia memberikan keterangan yang jelas tentang kegiatan narkobanya," kata seorang pejabat KORNAP. "Investigasi masih berjalan dengan cepat untuk mendapat informasi yang mendalam tentang jaringan narkobanya." Pihak KORNAP menambahkan bahwa Bayu Wicaksono adalah salah satu pemimpin dalam kelompok narkoba yang beroperasi di berbagai negara. Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok ini diduga telah mengirimkan ribuan gram narkoba ke negara-negara di Asia dan Eropa. Kasus ini menunjukkan tingginya tingkat kriminalitas narkoba di tingkat internasional. Menurut KORNAP, para narapidana narkoba sering kali bekerja dalam kelompok yang terorganisir dan beroperasi di berbagai negara. "KORNAP tetap berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari ancaman narkoba," kata seorang pejabat KORNAP. "Kami akan terus melaksanakan operasi khusus untuk menangkap para narapidana narkoba dan menghentikan jalur ekspor narkoba ke negara lain." Penangkapan Bayu Wicaksono di Myanmar adalah bagian dari operasi khusus yang dilakukan KORNAP bersama dengan pihak berwenang di negara yang berhubungan. Operasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam mengurangi perusahan narkoba di tingkat internasional. Para pejabat KORNAP mengatakan bahwa mereka masih berusaha untuk mendapatkan keterangan yang jelas tentang jaringan narkoba yang dijalankan Bayu Wicaksono. Dalam beberapa minggu mendatang, KORNAP diharapkan dapat menemukan informasi yang mendalam tentang kelompok narkoba ini dan mengambil langkah untuk menghentikan operasinya. Kasus Bayu Wicaksono menunjukkan pentingnya kerjasama internasional dalam melawan perusahan narkoba. Dengan kerjasama yang kuat antara negara-negara yang berhubungan, KORNAP berharap dapat mengurangi tingkat kriminalitas narkoba di tingkat internasional.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Kusuma

Fokus pada kesehatan anak, imunisasi, dan tumbuh kembang.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter