Bandara Soetta Dibuka Lagi, Penumpang Rela Antre Tunggu Jadwal Terbang
Bandara Internasional Soekarno-Hatta atau Soetta kembali dibuka untuk penerbangan domestik setelah sempat ditutup selama beberapa hari akibat erupsi Gunung Merapi. Meski demikian, kondisi bandara belum sepenuhnya normal. Banyak penumpang yang harus rela antre cukup lama untuk menunggu jadwal penerbangan mereka karena masih ada beberapa keterbatasan operasional.
Kepala Unit Hubungan Masyarakat Bandara Soetta, Agus Purnomo, mengatakan bahwa operasional penerbangan domestik sudah sepenuhnya normal. Namun, penerbangan internasional masih dalam tahap pembukaan bertahap. "Untuk penerbangan domestik, semua sudah kembali normal. Sedangkan untuk internasional, kami masih membuka secara bertahap sesuai arahan pemerintah," ujar Agus dalam keterangannya, Minggu (14/11).
Sejak dibukanya kembali, bandara Soetta ramai dikunjungi penumpang yang sudah lama tidak bisa terbang akibat pandemi COVID-19 dan penutupan sepihak akibat erupsi Gunung Merapi. Banyak di antara mereka yang tampak antre di loket check-in, meskipun jadwal penerbangan mereka masih beberapa jam lagi.
Kondisi Bandara Setelah Dibuka Kembali
Setelah ditutup selama dua hari akibat abu vulkanik dari Gunung Merapi, Bandara Soekarno-Hatta kembali beroperasi. Namun, kondisi bandara masih belum sepenuhnya normal. Meski penerbangan domestik sudah berjalan normal, beberapa fasilitas masih dalam tahap pemulihan.
Area check-in dan security terlihat ramai penumpang. Beberapa maskapai masih menerapkan sistem check-in online untuk mengurangi antrean di loket. Namun, banyak penumpang yang masih lebih memilih check-in manual karena kesulitan menggunakan aplikasi atau belum familiar dengan sistem digital.
Di area keberangkatan, beberapa gerai makanan dan toko oleh-oleh masih dalam proses pembukaan kembali. Beberapa gerai yang sudah buka hanya melayani pembelian secara online atau melalui aplikasi pesan antar.
Antrean Panjang di Loket Check-in
Banyak penumpang yang harus rela antre cukup lama di loket check-in. Meski sudah ada sistem online, banyak penumpang yang masih lebih memilih check-in manual karena berbagai alasan. "Saya lebih mudah check-in manual karena bisa langsung tanya-tanya tentang jadwal penerbangan dan bagasi," kata Budi, salah seorang penumpang yang akan terbang ke Surabaya.
Antrean juga terjadi di area security check. Beberapa petugas security mengimbau penumpang untuk datang lebih awal agar tidak terlambat. "Kami sarankan penumpang datang minimal dua jam sebelum jadwal penerbangan untuk antisipasi antrean," ujar salah seorang petugas security.
Reaksi Penumpang
Reaksi penumpang beragam. Ada yang senang akhirnya bisa terbang kembali setelah lama tidak bisa bepergian akibat pandemi dan penutupan bandara. "Sudah lama nggak bisa pulang ke kampung. Senang akhirnya bandara dibuka lagi," ujar Siti, penumpang yang akan pulang ke Yogyakarta.
Namun, ada juga yang kecewa karena jadwal penerbangan mereka batal atau terlambat. "Jadwal penerbangan saya tiga kali batal. Harus booking ulang dan jadi telat jadwal kerja," keluh Ahmad, seorang penumpang yang akan terbang ke Jakarta.
Maskapai penerbangan mengakui ada beberapa keterlambatan penerbangan akibat penyesuaian jadwal setelah bandara ditutup. "Kami masih melakukan penyesuaian jadwal penerbangan. Ada beberapa penerbangan yang mengalami keterlambatan," kata juru bicara salah satu maskapai penerbangan.
Persiapan Bandara untuk Menghadapi Lonjakan Penumpang
Untuk menghadapi lonjakan penumpang, bandara Soetta telah menambah petugas di berbagai area. "Kami telah menambah petugas di loket check-in, security, dan area keberangkatan untuk memperlancar arus penumpang," kata Agus Purnomo.
Selain itu, bandara juga telah meningkatkan protokol kesehatan. Penumpang masih diwajibkan untuk memakai maskar, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. "Kami terus mengingatkan penumpang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama," ujar Agus.
Dengan dibukanya kembali bandara Soetta, diharapkan mobilitas masyarakat dapat kembali normal. Namun, pihak bandara dan maskapai penerbangan tetap waspada untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi.
Komentar (0)